Blog

    8 1406

    Selamat siang pengunjung sekalian.

    Setelah kemarin saya berbagi template/formulir SPT tahunan excel terbaru (1771, 1770, 1770S, 1770SS) sekarang masih nyambung juga topiknya yaitu tata cara pelaporannya ke KPP. Peraturannya diterbitkan melalui Per-29/PJ/2014 tentang Tata Cara Penerimaan & Pengolahan SPT Tahunan yang berlaku sejak 1 Januari 2015 nanti. Masih mirip-mirip dikit dengan peraturan terdahulu yaitu Per-26/PJ/2012. Apa saja poin pentingnya, akan saya coba rangkum dibawah ini.

      1 2660

      Info ini saya baru sadari pas kemarin ubek-ubek situs P2Humas internal, ada seorang AR yang berbagi formulir SPT Tahunan dalam bentuk excel. Awalnya saya nggak ngeh kirain nggak ada perubahan format SPT tahunan tapi tahunya udah terbit Per-19-PJ/2014 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-34/PJ/2010 Tentang Bentuk Formulir Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Dan Wajib Pajak Badan Beserta Petunjuk Pengisiannya. Dari judulnya udah kentara ya kalau ada perubahan baik pada form SPT tahunan orang pribadi maupun badan.

      0 930

      Selamat siang pengunjung sekalian

      Bagi yang demen mampir di web DJP pasti udah tahu ada e-book yang mengulas tentang pemotongan pemungutan PPh. Di luar negeri isitlah pemotongan dan pemungutan dikenal dengan witholding tax, intinya sih sama-sama ada penghasilan yang berkurang karena ada pajak yang diambil cuma siapa yg motong dan mungut menjadi beda lagi karena ada ketentuang siapa yg jadi pemotong dan siapa yg jadi pemungut. Bukti bahwa kita telah dipotong pajak adalah Bukti Potong untuk PPh (21 & 23) . Bukti bahwa kita telah dipungut adalah SSP untuk PPh Pasal 22 dan faktur pajak untuk PPN. Baik bukti potong maupun faktur pajak merupakan bukti bahwa kita telah membayar pajak. Karena itu bukti potong dan faktur pajak bisa dikreditkan.Saya yakin pasti ada sebagian yg bingung bedanya pemotongan dan pemungutan? Saya coba rangkum dari berbagai sumber.

      0 602

      Selamat pagi pengunjung sekalian.

      Semoga kabar baik selalu menghampiri semuanya. Ada 2 isi artikel kali ini, yang pertama saya berbagi e-book mini tentang penggunaan kode billing pajak, link unduhannya ada di akhir artikel dan tentang ralat SE-32/PJ/2014 ys isinya penegasan PP 46 lalu. Artikel kali ini terlambat semingguan saya sampikan, jadi ceritanya ada SE baru yang isinya meralat sebagian dari isi SE-32/PJ/2014 yaitu SE-38/PJ/2014.  SE-38/PJ/2014 ini tentang Ralat Surat Edaran Nomor SE-32/PJ/2014 Tentang Penegasan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Isinya pendek aja yaitu meralat isi dari Huruf E angka 5 huruf b.

      2 1053

      Menyambung artikel sebelumnya tentang syarat menjadi konsultan pajak. Kali ini berisi tetang ijin praktek konsultan. Sebelum lanjut ke isi, saya coba rangkumkan kondisi saat ini terkait masih minimnya petugas pajak dan konsultan terhadap jumlah wajib pajak. Selamat menyimak dan semoga berminat menjadi konsultan pajak untuk membantu wajib pajak memenuhi kewajiban perpajakan mereka secara benar.

      1 893

      Salah satu pekerjaan yang dijamin pasti laku saat ini dan dibutuhkan banyak masyarakat adalah menjadi konsultan pajak. Walaupun DJP sedang gencar-gencarnya mengotomatisasi administrasi perpajakan tetapi advice atau masukan dari konsultan tetaplah diperlukan agar usahawan/wajib pajak bisa mengatur prediksi profit tanpa harus melanggar aturan perpajakan. Untuk tahu siapa saja konsultan pajak yang resmi terdaftar di database DJP bisa klik link ini. Dari link tersebut ada sebagian yang ijinnya sudah dicabut jadi harap selektif dalam memilih konsultan pajak, kalau perlu minta info dari KPP Anda agar diberi tahu kinerja konsultan yg beroperasi di wilayah kerja KPP.

      Dukung Blog Ini!

      Dengan Klik salah satu tombol dibawah ini

      ×