Pajak 1% ?PMK NO. 107/PMK.11/2013 Sebagai Petunjuk Teknis dari PP 46/2013 (6)

Pajak 1% ?PMK NO. 107/PMK.11/2013 Sebagai Petunjuk Teknis dari PP 46/2013 (6)

2 2206

Diawal saya menulis artikel ini, saya kebingungan mau menulis judulnya. Intinya saya mau menulis tentang peraturan teknis terbaru dari PP 46/2013. Seperti 5 artikel sebelumnya terkait PP 46/2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu sekarang sudah terbit PMK 107/PMK.11/2013 tentang Tata Cara Penghitungan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Ringkasnya adalah PMK 107/PMK.11/2013 adalah petunjuk penjelas yang lebih terperinci atas PP 46/2013.  Jadi yang masih bingung cara menghitung PPh Final 1% atas UKM bisa baca di PMK 107. Link downloadnya ada di akhir artikel.

Sekarang apa isinya PMK 107/PMK.11/2013 ini? Setelah saya baca isi pasalnya masih tidak jauh berbeda dengan PP 46/2013, tetapi jika dibaca di bagian lampiran terdapat banyak contoh ilustrasi perhitungan dari beberapa macam kondisi usaha wajib pajak. Bahkan ada juga contoh bagaimana bila wajib pajak mengalami rugi dan cara untuk mengkompensasikan rugi tersebut ke tahun-tahun pajak berikutnya.

Bagi yang masih penasaran dan ingin mengunduh/download PMK 107/PMK.11/2013 tentang Tata Cara Penghitungan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. silakan klik disini. Mohon maaf salinan peraturan yang ada masih berupa raw scan jadi sulit untuk di kopi paste isinya. Lain kali akan saya upload file PDF 107/PMK.11/2013 yang mudah untuk disalin isinya.  Jika ingin mendownload Lampiran PMK 107/PMK.11/2013 bisa klik disini

Credits:

  1. Irfan H atas info PMK
  2. Triyani atas artikelnya

2 Komentar

  1. selamat pagi pak,, saya termasuk orang awam mengenai pajak, dan masih belajar,,saya mau tanya pak dwi,,
    kalau perusahaan sudah mebayar pph final 1% dari juli hinga desember 2013, pada saat spt tahunannya apakah jumlah dari pph final 1% yang sudah di bayar tersebut akan menjadi beban?
    lalu bagaimana untuk cara penghitungannya pada akhir tahun?
    karna pada saat saya mebuta laporan keuangan (neraca, laporan laba rugi), timbul di neraca tidak balance sejumlah pph final 1% yang telah disetorkan tersebut..
    mohon berikan saya untuk penghitungannya pak.. trma kasih

    • Sore mbak Putri
      1.Atas setoran 1% tsb tidak menjadi beban, dan omset dari jul-des juga tidak perlu dihitung pajaknya. Hanya atas omset & beban semester 1 saja yg dicari pajaknya.
      2.Cara hitungnya disini ya mbak
      3.Bisa diemail ke saya ya mbak neracanya, identitasnya disamarkan, saya belum paham maksudnya

Tulis Komentar

To create code blocks or other preformatted text, indent by four spaces:

    This will be displayed in a monospaced font. The first four 
    spaces will be stripped off, but all other whitespace
    will be preserved.
    
    Markdown is turned off in code blocks:
     [This is not a link](http://example.com)

To create not a block, but an inline code span, use backticks:

Here is some inline `code`.

For more help see http://daringfireball.net/projects/markdown/syntax