Pajak 1% ? Saatnya Anda Tahu! PP 46 Tahun 2013 –Tanya Jawab? (4)

Alhamdulillah ini artikel penutup untuk seri PPh Final 1% atas omset tertentu. Mumpung masih ada waktu sebelum lebaran, kali ini saya akan rangkumkan beberapa pertanyaan yang bisa jadi referensi.

Semua tanya jawab ini saya dapatkan dari membaca PP 46 tahun 2013, dari sosialisasi yang diadakan Direktorat Jenderal Pajak, diskusi di kantor dan dari slide presentasi yang sebelumnya pernah saya bagi dan jika belum punya bisa unduh disini.
Oke, langsung aja ya dan silakan berdiskusi disini.
T: Untuk lapor SPT Masa PPh Final 1% apakah harus menggunakan formulir SPT Masa PPh 5 ayat (2)?
J: Tidak perlu menggunakan formulir SPT PPh 4 ayat (2). Setelah disetor dengan SSP atau melalui billing system pastikan setoran Anda sudah valid, caranya lihat saja apakah sudah diberi nomor NTPN atau belum. Tata cara lapornya masuh sama dengan membawa lembar 3 SSP PPh Final dan menyampaikannya di kantor pajak terdekat, jika Anda menggunakan pembayaran pajak via online maka secara otomatis struk atau bukti setor yang diterima sudah menjadi pengganti lembar 1 dan 3 SSP. Dan bisa disampaikan ke kantor pajak. Prinsipnya untuk pajak angsuran bulanan, jika setoran Anda sudah divalidasi dengan NTPN maka setoran Anda sudah masuk di kas negara, jadi tidak wajib menyampaikan SSP namun tetap dibolehkan untuk memyampaikan SSP angsuran ( PPh 25 ataupun PPh Final 1%), yang penting bukti setor yang ada NTPNnya sudah ada pegang sebagai arsip.
T: Apakah saya perlu mengulang setoran dari Januari- Juni 2013 dan menggantinya dengan kode PPh Final, biar seragam nanti untuk 1 tahun buku?
J: Tidak perlu (pendek amat yak 😀
T: Saya baru melaporkan 3 bulan saja untuk angsuran PPh 25 (Jan-Mar 2013),sementara tahun 2012 omset saya hanya 1 miliar jadi apakah perlu untuk masa april-juni 2013 saya setor 1% atau lanjut saja dengan angsuran PPh 25?
J: Karena PP 46 mulai berlakunya 1 juli 2013, maka masa april-juni 2013 tetap menggunakan angsuran PPh 25 dan mulai masa Juli 2013 menggunakan tarif 1%.
T: Apakah PPh final 1% ini harus menggunakan aplikasi e-SPT seperti PPN?
J: Sampai saat ini belum ada peraturan yang mewajibkan penggunaan e- SPT untuk angsuran PPh Final 1%, jadi masih manual, hanya cara bayarnya saat ini bisa dengan online.

Posted from WordPress for Android

31 Comments

  1. aldebaran Jan 18, 2015
    • Dwi Utomo Jan 20, 2015
  2. vonny Nov 26, 2014
    • Dwi Utomo Nov 26, 2014
  3. herlina radjak May 12, 2014
    • Dwi Utomo May 13, 2014
  4. tri_y Apr 7, 2014
    • Dwi Utomo Apr 8, 2014
  5. ilham Jan 12, 2014
  6. anto Jan 12, 2014
    • Irfan Hartono Jan 14, 2014
  7. Mochammad RIyadi Jan 6, 2014
    • Irfan Hartono Jan 6, 2014
  8. ratna Dec 6, 2013
    • Dwi Utomo Dec 8, 2013
  9. tari Nov 12, 2013
    • Dwi Utomo Nov 12, 2013
  10. arin Nov 9, 2013
    • Dwi Utomo Nov 9, 2013
  11. ipan nursyafa Oct 30, 2013
    • Dwi Utomo Oct 31, 2013
      • ipan nursyafa Oct 31, 2013
  12. Jaya Oct 19, 2013
    • Dwi Utomo Oct 19, 2013
      • Jaya Oct 19, 2013
        • Dwi Utomo Oct 19, 2013
          • Jaya Oct 20, 2013
            • Dwi Utomo Oct 20, 2013
              • wahyu Nov 10, 2016
                • Dwi Utomo Nov 29, 2016

Tinggalkan komentar Anda disini..

Dukung Blog Ini!

Dengan Klik salah satu tombol dibawah ini