Seri e-SPT PPN 1111 – 3. Cara Menghapus SPT PPN

Cara menghapus SPT PPN di aplikasi e-SPT sebenarnya mudah dilakukan. Tetapi beberapa kali saya bertemu dengan wajib pajak yang bingung tidak tahu cara menghapus SPT PPN. Untuk WP yang masih awal belajar biasanya salah klik ketika membuka file SPT di menu Setting, maunya mereka membuka file SPT PPN bulan tertentu untuk diedit dan dicetak tapi keliru memilih Buat SPT Pembetulan (N+1). Ketika memutuskan untuk menghapus SPT pastikan juga jika sebelumnya SPT tersebut ada faktur pajak yang direkam, Anda pikir dahulu apakah faktur pajak di masa yang pembetulan tersebut perlu untuk dihapus juga atau hanya cukup SPT PPN Induk +Lampirannya saja yang dihapus.
Oke lanjut ke step by step ya 😀

Contoh Kondisi SPT Yang Perlu Dihapus

media_1377064716385.png

Dalam skenario diatas, WP pajak tidak bermaksud membuat SPT Pembetulan, tetapi karena ketidaktahuan terklik tombol Buat SPT Pembetulan (N+1). WP menginginkan SPT Pembetulan ke-1 Juni tersebut dihapus. Caranya

Hapus SPT via e-SPT PPN

media_1377065024353.pngBuka menu SPT dan klik Hapus SPT

Pilih Masa SPT PPN Yang Akan Dihapus

media_1377065177257.png

  1. Pilih Masa yang akan dihapus
  2. Klik Hapus
  3. Klik Yes di kotak Hapus SPT

Pilih Ingin Menghapus Faktur Pajak Juga Atau Tidak

media_1377065377838.pngJika Anda ingin mepertahankan rekaman faktur pajak di masa tersebut silakan klik No tetapi jika Anda yakin bahwa rekaman faktur pajak di masa tersebut salah semua silahkan klik Yes

Konfirmasi Penghapusan Faktur Pajakmedia_1377067796065

Jika Anda memilih menghapus faktur pajak, maka akan muncul notifikasi seperti diatas. 0 record berhasil dihapus artinya aplikasi telah menghapus fakur pajak sebanyak 0 buah

Cukup mudah bukan? Sayangnya SPT PPN yang sudah terhapus tidak bisa dipulihkan kembali, otomatis nanti harus mengulang input jika mau membuat SPT serupa.

4 replies
  1. phei
    phei says:

    Malam pak dwi mau tanya jika e-SPT yang sudah di lapor ternyata ke hapus bagaimana solusinya?
    Contoh spt bln sept 2015 sudah saya lapor, ternyata ada nota retur dan saya mao buat pembetulan. Sebelum buat pembetulan saya kehapus spt bln sept 15 tsb.

    Balas
  2. kharis
    kharis says:

    mau tanya,

    kalau hapus espt untuk pph 23 bagaimana ya? karena kalau saya buka di spt tool dan pilih menu hapus, yang keluar list spt pembetulannya saja. kalau saya hapus yang pembetulan, nanti tidak ada record spt untuk masa tersebut

    thx.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang pak Kharis

      Sepertinya hapus disini berurut dari pembetulan paling akhir ke SPT normal. Simulasi saya barusan SPT PPh 23 normal 1, jumlah bupot 1 SPT PPh 23 pembetulan ke-1, jumlah bupot 2 (nambah 1 dari normal) SPT PPh 23 pembetulan ke-2, jumlah bupot 3 (nambah 1 dari betul ke-1)

      Ketika saya hapus yang pembetulan ke-2 maka 1 bupot yang saya input di pembetulan ke-2 sajalah yang hilang, masih ada sisanya pembetulan ke-1 dengan 2 bupot. Artinya ketika saya pilih hapus pembetulan ke-1, data pada SPT normal tidak akan hilang, selama saya tidak hapus SPT normalnya.

      Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *