Seri e-SPT PPN 1111 – 6. Cara Input Pajak Keluaran

Postingan ini masih satu rangkaian dari postingan sebelumnya tentang cara mengisi faktur pajak masukan. Sekarang cara mengisi faktur pajak keluaran di e-SPT PPN 1111. Salah satu yang harus sudah dipunyai PKP sebelum mengisi pajak keluaran adalah nomor faktur elektronik. Karena faktur pajak yang diterbitkan harus sudah menggunakan nomor faktur yang dijatah dari DJP.

Contoh transaksinya sebagai berikut di bulan agustus 2013:

    • 8 Agustus 2013 menjual 2 unit printer kepada Koh Guan (NPWP 06.418.161.3-953.000) sebesar Rp 30.000.000 dengan nomor faktur 010.900-13.22200001
    • 15 Agustus 2013 Koh Guan mengembalikan 1 unit printer senilai Rp 15.000.000 dengan nomor nota retur SNR-00012
    • Selama bulan Agustus melakukan penjualan eceran produk lain (Faktur Pajak Digunggung) senilai Rp 40.000.000

Posting Data faktur Pajak Keluaran

media_1380008345263.png

Urutan langkah posting

  1. Cek dahulu jumlahnya mungkin ada salah ketik angka
  2. Klik Posting
  3. Sesuaikan dengan masa SPT
  4. Pajak Masukan ada 2 karena dari postingan sebelumnya saya input dua pembelian, PK ada 2 yang menggunakan faktur

Buka Menu Pajak Masukan

Caranya mirip dengan di artikel sebelumnya. Jika dulu untuk membuka menu pajak masukan, sekarang lewat Input Data > Pajak Keluaran. Kemudian sesuaikan bulan dan klik Tampilkan dan klik tombol Baru untuk mulai mengisi pajak keluaran

Isian untuk Transaksi 8 Agustus 2013

media_1380005135427.png

Penjelasan urutan langkah

  1. Cukup Jelas
  2. Cukup Jelas (karena PPN-nya kita setor sendiri)
  3. Cukup Jelas
  4. Tinggal input nomor NPWP
  5. Pastikan nomor faktur pajak keluar sesuai dengan yang diinput di Referensi > Jatah Faktur Pajak, jika tidak sama pasti muncuk notifikasi error
  6. Pilih tanggal penerbitan faktur
  7. Isi harga penjualannya
  8. Simpan

Isian Untuk Transaksi Tanggal 15 Agustus 2013

media_1380006478865.png

Penjelasan urutan langkah

  1. Cukup Jelas
  2. Cukup Jelas
  3. Karena pengembalian maka pilih Nota Retur/ Nota Pembatalan
  4. Dokumen yang diretur atas faktur
  5. Pilih WP-nya
  6. Isi dengan nomor nota retur
  7. Isi dengan faktur pajak yang dretur
  8. Tanggal nota retur
  9. Jumlah yang diretur
  10. Simpan

Persiapan Menginput Penjualan Tanpa Faktur Pajak (FP Digunggung)

media_1380076743890.png

klik Setting > Setting SPT PPN 1111 dan akan muncul box seperti diatas, kemudian pilih masa agustus dan ikuti klik seperti yang ditunjukkan angka

Buka Lampiran AB Untuk Mengisi Transaksi Digunggung

media_1380076910908.png

Klik SPT > Lampiran SPT 1111 > Lampiran AB

Masukkan Nilai Digungung Pada Lampiran AB

media_1380077103475.png

Urutan Langkah:

  1. Masukkan nilai DPP transaksi eceran/yang digunggung pada B.2 di kolom DPP (Rupiah) dan tekan Enter sekali
  2. Jika tidak ada transaksi lain bisa langsung klik tab Bagian III agar fungsi tombol Simapan aktif
  3. Klik Simpan
  4. Klik Cetak (jika ingin)
  5. Klik Keluar untuk menyudahi

Input PPN Kurang Bayar di Bagian II Induk SPT PPN

media_1380077476388.png

Untuk membuka Induk SPT PPN 1111

  1. Klik SPT
  2. Klik Induk SPT 1111
  3. Klik Bagian II
  4. Lihat apakah PPn tersebut kurang bayar/nihil atau LB
  5. Isi di G. PPN yang kurang bayar dilunasi tanggal, klik di Kotak kecil

Cara Isi SSP Kurang Bayar

media_1380079468564.png

Sebelum isi ini pastikan PPN kurang bayar telah disetor terlebih dahulu dan mintalah nomor NTPN di lembar Bukti Penerimaan Negara yang diberikan Kantor Pos atau Bank Persepsi.
Pada Menu Input SSP Yang Telah Dibayar

  1. Pilih Kode Akun Pajak yang sesuai (100 untuk PPN yang dipungut sendiri)
  2. Input NTPN dari BPN (Bukti Penerimaan Negara)
  3. Masukkan pajak kurang bayar
  4. isi sesuai tanggal validasi di SSP
  5. Simpan
  6. Keluar
  7. Klik Tab Bagian VI, di bagian bawah ada kotak kosong untuk mengisi Kota tempat dibuatnya SPT dan tanggal SPT akan dilaporkan di kantor pajak
  8. Simpan dan
  9. Cetak

Cetak Induk SPT PPN dan Buat CSV PPN

media_1380080048883.png

Cetak Induk SPT tidak ada masalah berarti tinggal; klik ikon print
Untuk membuat CSV, masih sama dengan pembuatan CSV PPN Nihil seperti yang pernah saya bahas disini.

  1. Klik SPT > Buat CSV
  2. Sesuaikan dengan masa PPN
  3. Klik SImpan
  4. Pilih Yes (disitu terlihat nilai SSP dengan PPN apakah sudah benar atau masih selisih)
  5. Pilih direktori tempat meyimpan file CSV (saya lebih suka 1 folder 1 satu masa PPN, biar rapi)

87 replies
  1. dety
    dety says:

    saya mau tanya apabila saya masukan ppn masukan dan ppn keluaran, tapi di efaktur ada tulisan “nomor PEB/PIB” sudah terdaftar” nah itu solusinya bagaimana ya,, kita tinggal saja atau bagaimana?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore Ibu Dety
      Waduh udah masuk teknis exim, mohon maaf bu, saat ini saya belum dapat menjawabnya dikarenakan belum pernah nemu kejadian exim. Silahkan ditanyakan ke KPP tempat dikukuhkan PKP 🙂

      Balas
  2. Jerry
    Jerry says:

    Selamat sore pak.. mo nanya pak,, ada nd link atau tutorial untuk pengisian eFaktur pajak untuk penyedia jasa konstruksi? saya sedikit bingung pak untuk konstruksi yg jenis pembayaran dgn sistem MC atau Termin.. Bingung untuk pengisian kolom Nama Barang Kena Pajak/ Jasa Kena pajak.. Trims

    Balas
  3. rain_idat
    rain_idat says:

    pak, saya mau membayar Kurang bayar PPn, tapi untuk e-spt di aplikasi saya tidak ada kotak kecil.. sebelumnya ada. namun setelah ada update kotak kecil tersebut hilang. apakah ada cara lain untuk memasukkan NTPN dan nominalnya? terima kasih ya pak

    Balas
  4. DITA
    DITA says:

    selamat pagi pak, maaf sebelumnya saya mau tanya tentang spt kurang bayar saya pak, saya udah mengisi kekurangan bayar saya tetapi saat ingin memyimpan file di csv masih kurang bayra pak, gimana ya pak itu? terimakasih enter code here

    Balas
  5. DITA
    DITA says:

    selamat pagi pak, maaf sebelumnya saya mau tanya tentang spt kurang bayar saya pak, saya udah mengisi kekurangan bayar saya tetapi saat ingin memyimpan file di csv masih kurang bayra pak, gimana ya pak itu? terimakasih

    Balas
  6. steven
    steven says:

    Ada yg bisa bantu? saat pembuatan pembetulan ke 2, input pajak keluaran tidak bisa, keterangannya Faktur Pajak sudah di rekam di pembetulan 0 (Normal), sementara di pembetulan ke 1 tidak ada masalah.
    Kalau memang sudah pernah di rekam, harusnya warningnya sudah pernah di rekam di pembetulan ke-1

    Balas
  7. ita
    ita says:

    Pak saya mau tanya, bagaimana cara masukan faktur pajak keluaran bila saya melakukan ekspor barang?
    Terimakasih pak

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat pagi Ibu Ita
      Untuk ekspor PPN-nya 0%, silahkan ibu input di menu pajak keluaran dan ganti jenis transaksi ke ekspor maka nanti kolom isian akan menyesuaikan dengan transaksi ekspor dan PPN menjadi 0

      Balas
  8. Lusy Maukar
    Lusy Maukar says:

    Mau tanya pak, sebelumnya saya sudah melaporkan e spt masa PPN bulan juli 2014 NIHIL, tetapi pada bulan juli 2014 ada 6 faktur pajak keluaran

    04 juli 2014, No. FP 010.001.14.26027625 PPN Rp. 22.727.273
    11 juli 2014, No. FP 010.003.14.26414755 PPN Rp. 13.926.290
    11 juli 2014, No. FP 010.003.14.26414756 PPN RP. 495.000
    17 juli 2014, No. FP 010.003.14.26414759 PPN Rp. 1.408.275
    31 juli 2014, No. FP 010.003.14.26414760 PPN Rp. 2.812.695
    Pada tanggal 28 september 2014 saya sudah bayar item 3,4 dan 5 total Rp. 4.715.970
    Bagaimana cara pengisian e spt?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang pak/bu Lusy Maukar
      Silahkan buat SPT pebetulan masa pajak juli 2015 dan input semua FP yang terlewat, kemudian aplikasi akan menghitung dengan PM yang ada sehingga muncul PPN kurang bayar yang harus dilunasi.
      Untuk membuat SPT pembetulan masa PPN silahkan bisa dibaca panduannya disini

      Balas
  9. Zul
    Zul says:

    Slamat malam pak dwi. Saya mau tanya. Bulan juli 2015 saya lapor SPT MASA PPN pajak keluaran “NIHIL”. Lalu saya mau buat pembetulan. Waktu saya mau input SSP NTPN tdk bisa ad tulisan : **

    HANYA SPT KURANG BAYAR YANG BISA INPUT SSP

    **. Jd apa jalan keluarnya agar saya bisa input SSP seperti bulan2 lalu. Trims

    Balas
  10. Rico
    Rico says:

    apakah kode MAP pada aplikasi e-SPT PPN bisa diubah sesuai SSP yang disetor yakni kode MAP 411219 (PPN lainnya)

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Bisa pak Rico, pada tahapan “Cara Isi SSP Kurang Bayar” disitu pada kode jenis setoran bisa dirubah ke jenis pajak apa atas PPN yang akan dimasukkan data SSP-nya

      Balas
  11. Rico
    Rico says:

    bisakah mengubah kode MAP pada aplikasi e-SPT PPN ???? karena jenis MAP sesuai SSP yang di setor adalah 411219 (PPN lainnya)

    Balas
  12. rizky
    rizky says:

    Saya sudah mengupload faktur pajak keluaran ternyata ada kesalahan nama dan alamat . Mau saya buat faktur pengganti, tapi kok tidak bisa di ubah nama dan alamay nya. Mohon npetunjuk

    Balas
  13. andi
    andi says:

    apa yang harus saya lakukan bila saya mendapat surat dari KPP tentang kesalahan membuat nomor seri faktur pajak dengan tanggal sebelum diterbitkan nomor seri faktur pajak tersebut misalnya faktur pajak dibuat tanggal 1 juli 2015, sementara tanggal mendapatkan nomor seri Faktur pajaknya tgl 10 juli 2015 apakah faktur pajak saya dianggap faktur yang tidak lengkap dan bisa dikenakan denda

    Balas
  14. Arif Aji
    Arif Aji says:

    Untuk customer kode 070 saat input pajak keluaran, apakah kolom Pajak Pertambahan Nilai (PPN) perlu dikosongkan? Mohon penjelasannya

    Balas
  15. lanny
    lanny says:

    Sore pak, saya mau tanya
    bagaimana cara memasukan denda di espt ppn ya ? karena saya kena denda dari pajak sebesar 2% dari DPP dikarenakan saya mengeluarkan no seri yang tidak sesuai jatah. saya bingung denda yg harus dibayar ini apakah harus di input ke espt atau tidak ? klo iya bagaimana ya caranya ? terima kasih

    Balas
  16. Elza
    Elza says:

    salam kenal pak.
    Pak maaf saya mau tanya, ketika saya menginput data kepajak keluaran, kenapa kotak yang dibawah bertuliskan kata “BARU” tidak mau muncul pak?
    apa ada masalah dengan databasenya pak?

    Balas
  17. pujiono
    pujiono says:

    salah tgl dan bulan faktur pajak yang sudah dilaporkan
    contoh tgl faktur pajak 20 juli 2014 seharusnya 6 agustus 2014
    bagaimanan pembetulannya ?

    Balas
  18. Budi Warsono
    Budi Warsono says:

    Mau nanya mas…
    Saya kan mau melaporkan SSP Pembetulan, Saya input pajak keluaran setelah saya lengkapi semua dan saya mau simpan ko muncul tulisan “Nomor Seri Faktur Tidak Sesuai Jatah” itu gmana cara penangannya biar bisa ke simpan…
    Trimakash….

    Balas
  19. ismail
    ismail says:

    selamat gan .ane mau tanya .saya bergerak di dalam jasa konsultan ,gimanh caranya buat pajak bulanan dari pekerjaan jasa yn kami lakukan ,untuk pelaporan pajak setiap bulan

    Balas
  20. Fahmi N
    Fahmi N says:

    Sore pak, saya mau tanya, untuk eSPT : bagaimanakah pengisian untuk PPn Masukan dan PPn Keluaran?
    Contoh :
    Pada suatu perusahaan ada PPn masukan 3.000.000, ada PPn keluaran 2.000.000 (bisa dipotongkan dari ppn masukan), yang saya tanyakan bagaimana pengisian dalam eSPT, untuk lebih bayar saya kan sisa 1jt pak, mohon penjelasannya.
    Terima Kasih

    Balas
  21. Uly
    Uly says:

    Pak dwi mau nanya nih gmn kalo kasus nya gini saya beli barang dr salah satu perusahaan yg sudah PKP trus kan saya input ke pajak masukan tu, trus barangnya kan saya jual lagi itu di input ke pajak keluaran l;agi kan pak? tapi kok jadi kurang bayar ya?
    mohon dibantu ya. thank’s

    Balas
  22. ucup
    ucup says:

    Gan,mw tanya,bagaimana cara input daftar faktur pajak keluaran supermarket,sedangkan daftar faktur pajak masukan yg di input adalah faktur pajak pembelian barang dari perusahan atau distributor ,nah kalo ingin input daftar faktur pajak keluaran datanya darimana,
    Mohon bantuannya gan,maslahnya baru

    Balas
  23. tata
    tata says:

    pak mau nanya, tahun lalu laporan ppn untuk Okt, Nov 2014 saya buat nihil dulu (tdk ada transaksi/faktur) karena datanya belum lengkap, lha sekarangdatanya sdh lengkap.. saya mau melakukan pembetulan ke 1 untuk Okt, Nov 2014 tsbt. tapi ko pas saya masukkan no faktur (bukti pajak keluaran) pada ESPT PPN 1111 Pajak keluaran tdk bs y? apa harus minta jatah no faktur baru?

    Balas
  24. ayana
    ayana says:

    master’ mohon bantuannya…

    saya mengisi pajak keluaran di e spt,hanya pajak keluaran saja untuk pajak masukan tidak ada. setelah saya input daftar pajak keluaran maka formulir AB akan muncul otomatis angka total dari dpp akan tetapi saat saya buka formulir untuk spt induk kenapa dpp yang sudah ada tidak ikut muncul di spt induk???atau harus diketik manual???mohon bantuannya…

    Balas
  25. Budiman
    Budiman says:

    Numpang tanya.

    Pada Bulan November 2014 ada Pajak keluaran 6 x
    dan 2x ( karna Saya Input tidak bisa terus ) dan Saya Melapor kan jadi cuman 4x di Tanggl 15 Desember 2014

    Dan Pajak pengeluaran yg belom terinput 2x itu Saya Baru mau laporkan di Bulan januari 2015 Bagaimana caranya untuk melaporkan SPT pengeluaran yg terlambat Lapor. Mohon Bantuannya

    Balas
  26. Baihaki Ishak
    Baihaki Ishak says:

    siang pak saya mau menanyakan. perusahaan saya sekarang mendapatkan proyek dari pemerintahan untuk pelaporan pajaknya langsung melalui bendahara satker tetapi npwp satkernya tidak dicantumkan. nah yang jadi pertanyaan saya untuk laporan pemotongannya menggunakan kepada pihak yang bukan pemunggut PPN atau pihak bendaharawan nya pak.?
    apakah bisa pelaporan e-spt tanpa npwp lawan transaksinya?
    mohon penjelasannya pak.

    Terima kasih banyak sebelumnya.

    Balas
  27. Abdi
    Abdi says:

    Hi Pak Dwi, kalau saya ada nota retur dari pembeli dgn tgl.23 Sep 2014, apakah masih bisa dimasukkan di eSPT PPN bulan Nov 2014 ini? Trima kasih?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Dear rekan Abdi
      Nota retur diinputnya berpasangan dengan faktur pajak yang diretur, jika nota retur tersebut meretur atas FP september, maka buat SPT pembetulan september dan kurangkan PPN yang diretur tersebut. Terima Kasih

      Balas
  28. Fanny Mustika
    Fanny Mustika says:

    Saya mw tanya, saya kan input dokumen FP yang tertanggal bln Agustus dan saya laporkan di masa pajak bulan September karna transaksi pembayarannya dilakukan pd bulan trsebut. Kenapa pada saat saya akan input pajak keluaran terdapat konfirmasi tgl dokumen tidak sesuai dgn masa pajak?
    apakah jika FP dikirim ke pembeli pada bln agustus dan pembeli membayarnya dibulan berikutnya harus tetap dilaporkan juga di bln agustus atau bagaimana?
    mohon pencerahannya…

    Balas
  29. Arif Rachman Hakim
    Arif Rachman Hakim says:

    gan bisa kasih contoh pengisian espt pph21 n ppn untuk jasa konstruksi,
    misal cv.A mendapat proyek perbaikan 100juta,
    kan dipotong ppn dan pph final,
    itu gimana penginputan di espt ppn n pph21 nya?

    Terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Gan, untuk e-SPT PPN caranya sesuai dengan yg di artikel diatas, cuma nanti tentukan untuk Detail Transaksi apakah penyerahan jaskon tsb ke sesama PKP atau ke pemungut PPN. Sedangkan untuk e-SPT PPh 21 maka berbeda perlakuan antara pegawai tetap dan pegawai tidak tetap. Yg ini harus lebih spesifik status pegawainya.

      Balas
  30. Arif Rachman Hakim
    Arif Rachman Hakim says:

    gan mau tanya pengisian PPN untuk jasa konstruksi itu gimana,
    contohnya CV.A mendapat proyek perbaikan jalan 100juta,
    di potong ppn10%
    nah itu cara pengisian di EPPN111 gimana gan,

    tolong pentunjuknya

    Balas
  31. evi
    evi says:

    Pak saya mau hapus pm rev 0 gak bisa ya ? Sebelumny saya impor di pembetulan 1 , lalu ada dialogbox posting , saya suda ganti rev 1. Tapi yang saya impor trsb masuk d rev 0 . saya impor lagi di tolak , sudah terinput d rev 0 .
    Rev 0 tidak berubah nlai pm , dari sebelum saya impor .
    Mohon bantuanny . teimakasi 🙂

    Balas
  32. berta
    berta says:

    Saya mau input lawan traksaksi tapi tidak ada NPWP nya, saya sudah masukkan data 00.000.000.0-216.000 (216 kode daerah) dan 00.000.000.0.000.000 tidak jawabnya data vailid?, tolong mas gimana solusinya, soalnya saya mau lapor

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Saya coba input 00.000.000.0.000.000 di pajak keluaran bisa bu, saya pakai e-SPT PPN 1.5. Cuma nantinya FP-nya dikategorikan tidak lengkap dan pembelinya tidak bisa mengkreditkan PM-nya. Silahkan diupdate dulu ke 1.5 bu.

      Balas
  33. listiana
    listiana says:

    mohon maaf pak sebelumnya, saya butuh bantuan pak. Seharusnya bulan kemarin saya sudah melaporkan pajak bulanan perusahaan saya, tapi pas saya mau ngisi di e-sptnya dengan tanggal yg tercantum di faktur tidak bisa pak ” batas waktu sudah melebihi”. bagaimana ya pak cara mengatasinya. info dan bantuannya terima kasih pak

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat pagi bu Listia
      Misalkan ibu transaksi di agustus, tapi tgl fakturnya di september. Pastinya saat akan input FP september di amsa pelaporan agustus akan ditolak. Sehingga, mau nggak mau dilaporkan di masa PPN september sekalipun transaksinya agustus. Konsekuensinya, KPP bisa menerbitkan denda 2%xDPP FP yg telat dengan STP.

      Balas
  34. lyna
    lyna says:

    Dear Pak Dwi,
    Pada artikel bapak diatas bagian Cetak Induk SPT & Buat CSV:
    bagian 4. Pilih Yes (disitu terlihat nilai SSP dengan PPN apakah sudah benar atau masih selisih)–>
    apabila kejadiannya terjadi selisih apa yang harus dilakukan? Karena saat itu saya setoran saya ternyata lebih besar dari yang harusnya. (terjadi kelebihan setor)
    misal. nilai SSP 1500 sedangkan PPN kurang bayar hanya 1000 saja. Bagaimana dengan yang 500 diinput kemana ya biar balance?
    terima kasih banyak pak atas informasinya 😉

    Balas
  35. eliya
    eliya says:

    sy mau tanya apa setiap masuk espt ppn selalu n hrs mengisi profil wp n apa arti KLU dalam lembar profil Wajip Pajak? trmksh atas balasannya

    Balas
    • Irfan Hartono
      Irfan Hartono says:

      Pengisian Profil WP dilakukan hanya sekali saja saat pertama kali masuk ke aplikasi e-SPT. Setelah diisi dengan lengkap profilnya, jangan lupa disimpan ya… lalu setiap mau menutup aplikasi, jangan langsung tutup, tapi manfaatkanlah menu logout.

      KLU itu singkatan dari Klasifikasi Lapangan Usaha, Ibu Eliya dapat melihatnya pada Surat Keterangan Terdaftar yang dulu pernah diterima pada waktu pendaftaran NPWP. Demikian.

      Balas
  36. Andy
    Andy says:

    Met sore Pa Dwi
    Saya mo tanya, pada bulan Maret kami menerbitkan 2 nomer seri FP, satu nomer sudah di laporkan pada bulan April karena PPN-nya sudah di bayar oleh pembeli. satu no lagi baru di bayarkan pada bulan Mei, tata cara pembuatan e-spt pembetulan-nya bagaiman langkah2nya? terima kasih banyak

    Balas
  37. NITA
    NITA says:

    siang pak dwi, mohon bantuannya ya pak. Maklum pemula banget. Ada transaksi pembelian brg, jd kan diinput ke pajak masukan. trus saya jual, jd kan diinput ke pajak keluaran. PPN dipungut bendahara pemerintah. Ini masalah saya ( ketika mau buat csv spt ppn nya, muncul kurang bayar pak). gimana cara nya agar saya bisa buat csv nya ya? tq pak

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Pagi bu Nita
      Ini kayaknya dijualnya ke dinas ya? Jika ya pas input pajak keluaran di baris Detail Transaksi pilih yg Kepada Pemungut Bendaharawan . Nanti PPN tetap muncul namun pada bagian dipungut bendaharawan.

      Balas
  38. hasta
    hasta says:

    bagaimana cara merubah alamat pkp lawan transaksi pada faktur pajak keluaran, karena NPWP sudah benar tapi alamat nya yang salah dan harus di edit lagi>. saya sudah mencoba di menu>input data>pajak keluaran>centang pajak yang akan di edit tapi tidak bisa?
    Trims

    Balas
  39. dian
    dian says:

    mau tanya, penjualan ekspor jika kita kirim via dhl atau tnt itu d lapor seperti apa? trus nomor dokumen yg d cantum kan yg mana? awb kah?

    Balas
  40. jasmin
    jasmin says:

    Sore mas,saya mau nanya sejak Thn 2014 uda berapa bulan nie saya input pajak keluaran tapi d induknya tidak terbaca,,jika saya simpan di bagian lampiran AB pasti di induknya untuk pajak keluaran tidak terbaca tapi low lampiran AB-nya tidak di simpan baru mau terbaca,,apa ada masalah sama databasenya y…..Thank,s

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Coba pastikan aplikasi e-SPT PPN sudah diupdate ke versi 1.5. Kejadian ini saya belum pernah mengalami mbak, seharusnya pada lampiran AB kan berisi ringkasan PK-PM=KB. Jika CSV bisa disimpan (setelah input SSP) maka nggak ada masalah. Mungkin langsung ke KPP terdekat dengan bawa laptop bisa diidentifikasi lebih lanjut problemnya

      Balas
  41. Dwi Satria Hamonangan
    Dwi Satria Hamonangan says:

    selamat malam pak,sy mau belajar pajak sm bpk.
    kl cara membuat lapran spt pph 21 bulana tanpa ada transaksi masukan dan pengeluaran ( 0 ) bagaimana,terima kasih sebelumnya.

    dwi,

    Balas
      • Arif Rachman Hakim
        Arif Rachman Hakim says:

        Bung Dwi Utomo,
        bisa di buatkan contoh espt masa untuk PPN dan PPH21 untuk jasa konstruksi
        umpama cv.A mendapatkan proyek perbaikan jembatan 150juta
        itu gimana pengisian espt ppn dan pph21 gan ?

        Terimakasih
        Klo gk keberatan bisa di kirim keemail : skyarh@gmail.com

        Balas
  42. fajar amri
    fajar amri says:

    saya pernah ada tagihan ke bendahara dinas bulan februari saya mengeluarkan faktur pajak dan ssp ke dinas bulan februari pembayaran dinas ke kppn bulan maret dan untuk pengisian pajak keluaran di spt TANGGAL DOKUMEN diisi tanggal faktur saya ke dinas bulan februari atw diisi pembayaran dinas ke kppn?

    Balas
  43. fitri
    fitri says:

    Selamat malam Pak Dwi, saya mempunyai kesulitan untuk input pajak keluaran di espt. Pelanggan kami adalah non PKP. Ketika saya masukkan npwp 00000000000. Ketika akan disimpan dibilang nomor seri faktur pajak tidak sesuai jatah. Padahal sudah saya input sesuai dengan jatahnya. Bagaimana solusinya untuk ini ya Pak. Sementara utk pelanggan yg punya nomor npwp, tidak ada masalah.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu Fitri.
      Setahu saya kesalahan itu memang karena ketidaksesuaian penginputan jatah nomor FP. Pastikan cek kembali atau kalau perlu hapus dan input lagi jatahnya, karena saya udah coba barusan dengan kondisi seperti diatas dan berhasil buatnya.

      Balas
  44. TYA
    TYA says:

    Malam Pak, saya sudah coba ikuti. tapi saat membuka spt induk tidak ada angkanya(semua “0”). padahal saya sudah posting.
    itu bagaimana y???

    Balas
  45. juhli edi
    juhli edi says:

    malam mas,
    perusahaan kami kurang bayar ppn tapi belum mampu bayar krn uangnya terpakai tapi kami tetapm ingin lapor spy tak kena denda adm. Tp di program file csv tak bs dibuat kl tak ada ntpn sementara kurang bayar. Bgmn caranya buat csv dlm keadaan begininya mas ? trims mas..

    Balas
  46. Fara Dewi
    Fara Dewi says:

    Sore mas Dwi,
    Sejak tahun 2012 perusahaan ditempat saya bekerja menerbitkan invoice dengan PPN dan juga tidak dikenakan PPN. Untuk invoice dengan PPN selama ini tetap saya laporkan sebagai pajak yang tidak digunggungkan. Yang jadi persoalan bagaimana dengan penjualan yang tidak dikenakan PPN apakah wajib dilaporkan sebagai faktur pajak yang tidak digunggungkan ya mas? Dalam hal ini kami melakukan penjualan non PPN kepada orang pribadi dan juga badan.
    Mohon bantuannya ya mas

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore mbak Fara
      Yg tidak ada PPN-nya tetap di input pada menu pajak keluaran tetapi detail transaksinya sesuaikan apakah dibebaskan PPN atau tidak dipungut dsb.

      Balas
  47. yanto
    yanto says:

    Maaf mas, mo tanya nihh “perusahaan saya konstruksi, saya udh input di INPUT PAJAK KELUARAN dgn detail transaksi no.2 dan 3 yaitu Pemungut bendaharawan dan pemungut selain bendaharawan yg mo saya tanyakan, apakah emang gk diperlukan lagi Input SSP ya soalnya gk mau diinput lagi Penghitungan PPn kurang bayar/lebih bayarnya dengan petunjuk/informasi “Hanya SPT KURANG BAYAR yang bisa Input SSP
    Makasih sebelumnya

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Jika PPN-nya karena transaksi dengan bendahara dan dipungut bendahara maka tidak ada PPN kurang bayar, makanya inputan SSP tidak bisa dan tidak perlu diiput pak Yanto

      Balas
  48. Dini
    Dini says:

    siang pak. saya mau tanya kenapa ya saat saya menginput tanggal setor pada SSP yang telah dibayar tidak bisa tanggal 23 Januari sesuai pembayaran pajaknya? tapi kalo tanggalnya saya ganti desember bisa. tapi itu masa pajak desember jadi kan tidak mungkin kalo saya input tanggalnya desember.
    terimakasih..

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Saya barusan coba skenario gini:
      SPT PPN Agustus 2013 KB 5.000.000 kemudian di isian SSP saya bikin tgl SSP-nya 17/09/2013 dan bisa bu Dini.
      Apakah seperti itu kondisinya?

      Balas
  49. Wina
    Wina says:

    Siang Pak,
    Saya ingin bertanya kenapa saat input Daftar Jatah Faktur Pajak,
    muncul kalimat Nomor Seri Awal Harus lebih rendah dari Nomor Seri Akhir.
    Sedangkan memang saya hanya meminta 1 nomor pada KPP. Thank’s

    Balas
      • singgih
        singgih says:

        Apakah Faktur Pajak yang digunggung hanya berlaku untuk pengusaha Eceran. Untuk pengusaha yang
        melakukan penjualan dengan cara eceran dan bukan dengan eceran apakan diperbolehkan membuat faktur pajak yang digunggung dan bagaimana penggunaan no seri faktur pajaknya

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          FP digunggung adalah FP yg tidak lengkap isinya pak, misalkan nota, invoice. Dan peruntukannya memang untuk pedagang ecera. Termasuk PKP yg jual barangnya ada yg menerbitkan FP dan aada juga yg digunggung.

          Balas
  50. Riri
    Riri says:

    Pak Kenapa Pada ppn kurang bayar saya tdak bisa input ?
    keterangannya ” Hanya PPN Kurang Bayar Yang Bisa Input”
    Padahal saya ingin memasukkan Nomor NTPN kurang bayar..
    Mohon Solusinya????

    Balas
  51. devi
    devi says:

    pagi..
    mau nanya saya mau posting pajak keluaran..tetapi tidak bisa tersimpan karna no seri faktur pajak tidak sesuai dengan jatah katanya.. sementara no faktur pajaknya sudah sesuai

    Balas
    • Irfan (co-admin)
      Irfan (co-admin) says:

      mohon maaf, apakah jatah nomor faktur telah direkam?
      jika belum maka memang akan keluar notifiaksi seperti itu.
      kalau belum, silakan direkam dulu di aplikasi e-SPT PPN.
      caranya: masuk menu tools<referensi<jatah faktur pajak<baru.
      kalau sudah pernah direkam, coba dicek lagi kebenarannya. barangkali kemarin ada salah ketik.
      caranya: masuk menu tools<referensi<jatah faktur pajak<dicentang dahulu, lalu klik ubah.
      demikian, semoga berhasil.

      Balas
  52. lia nur
    lia nur says:

    Siang Pak….
    maaf mo tanya gimana cara posting untuk kode pajak 080 yang bukan subjek pajak ?
    karena begitu saya posting, sistem meminta NPWP sedangkan untuk yang bukan sujek pajak tidak mempunyai NPWP.
    trims

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang bu Ica Ada formatnya untuk surat pemberitahuan nomor faktur yg tidak terpakai. Dalam bulan ini akan saya buatkan panduannya bu, terima kasih atas masukannya.
      ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
      Ini artikel pemberitahuan nomor faktur yang tidak terpakai bu. Baca disini

      Balas
  53. Liling Kridawati
    Liling Kridawati says:

    saya, entry data untuk pajak keluaran cocok semua hanya npwpnya yang salah, namun sudah terlanjur saya posting dan sudah laporkan ke kantor pajak. bagaimana cara pembetulannya?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Pagi Bu
      Bisa buat SPT Pembetulan. Tapi sebelumnya rubah dulu data lawan transaksi yang salah NPWP-nya. Bisa dibetulkan di Tools >> Referensi >> Lawan Transaksi
      Setelah itu buat SPT pembetulannya dan saat masuk di menu pajak keluaran, tinggal klik faktur yang salah dan rubah pada NPWP-nya
      Tentang pembetulan bisa dibaca disini

      Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *