Seri e-SPT PPN 1111 – 7. Cara Membuat SPT Pembetulan

SPT Pembetulan adalah SPT yang disampaikan kembali yang berisi perubahan data, entah apakah itu jumlah pajak yang disetor atau data lainnya yang berbeda dengan SPT sebelumnya. SPT Pembetulan disampaikan dengan dilampiri SPT sebelumnya, jika pembetulan pertama maka dilampiri dengan SPT Normal. Di e-SPT PPN 1111 pembetulan bisa dilakukan dengan mudah, salah satu yang penting adalah identifikasi perubahan tersebut apakah memang benar ke masa PPN yang seharusnya atau tidak.

Tutorial kali ini masih menyambung dari 2 tutorial sebelumnya yaitu
Cara Mengisi Pajak Masukan
Cara Mengisi Pajak Keluaran

Dan transaksi yang dilakukan pembetulan kali ini juga masih berkaitan dengan 2 artikel sebelumnya, jadi silahkan simak juga di tutorial sebelumnya.

  • 7 September 2013 diketahui ada kesalahan pada faktur nomor 010.900-13.22200001 (penjualan kepada Koh Guan), seharusnya harga yang tercantum adalah Rp 40.000.000 PT Anti Amsyong (red: kita) menerbitkan/membuat Faktur Pajak Pengganti nomor 011.900-13.22200001 tanggal 7 September 2013
  • 8 September 2013 menerima faktur pengganti dari PT Tekindo Jaya 011.900-13.00000043 tanggal terbit 5 September 2013, senilai Rp 52.000.000

Buka “Buat SPT Pembetulan”

wpid768-media_1380153405760.png

Sebelumnya Klik Setting > Setting SPT PPN 1111 dan lanjut sesuai intruksi di gambar

  1. Pilih Masa Pajak yang akan dibetulkan
  2. Klik Buka
  3. Pilih Buat SPT Pembetulan (N+1)
  4. Klik Buka

isian Transaksi 7 September 2013

wpid769-media_1380154501793.png

Karena transaksi yang berkaitan Koh Guan adalah penjualan, maka selanjutnya buka Input Data > Pajak keluaran

  1. Sesuaikan Masa Pajak
  2. Isi “1” di kotak Pembetulan Ke
  3. Klik Tampilkan
  4. Klik Baru ( Ingat bukan Ubah karena Ubah untuk mengedit data faktur pajak, bukan menginput data pajak pengganti)
  5. Pilih Faktur Pajak Pengganti
  6. Dokumen yang Diganti
  7. Pilih Lawan Transaksi (Koh Guan)
  8. Isi Nomor Dokumen (FP Pengganti)
  9. Pilih Tanggal Dokumen
  10. isi DPP dengan nilai pengganti
  11. Simpan
  12. Keluar
  13. Jangan lupa klik Posting
  14. Keluar

Isian Transaksi 8 September 2013

wpid770-media_1380155269866.png

Kali ini karena pembetulannya terkait pembelian maka klik Input Data > Pajak Masukan. Selanjutnya langkah-langkahnya masih sama persis dengan sebelumnya !

  1. Sesuaikan Masa Pajak
  2. Isi “1” di kotak Pembetulan Ke
  3. Klik Tampilkan
  4. Klik Baru ( Ingat bukan Ubah karena Ubah untuk mengedit data faktur pajak, bukan menginput data pajak pengganti)
  5. Pilih Faktur Pajak Pengganti
  6. Dokumen yang Diganti
  7. Pilih Lawan Transaksi (PT. Tekindo jaya)
  8. Isi Nomor Dokumen (FP yang Diganti)
  9. Pilih Tanggal Dokumen
  10. isi DPP dengan nilai yang diganti
  11. Simpan
  12. Keluar
  13. Jangan lupa klik Posting
  14. Keluar

Isi SSP Jika Kurang Bayar

PEMBETULAN ppn E-spt

Adakalanya setelah dilakukan input data pembetulan, nanti SPT Induk PPN bisa timbul PPN KB atau PPN LB. Untuk LB nanti bisa memilih (mencontreng) apakah dikompesasikan ke masa pajak berikutnya atau dikompesasikan ke masa pajak tertentu atau direstitusi (cuma restitusin PPN harus menunggu genap dulu 1 tahun PPN-nya). Berikut cara isi untuk PPN KB. Masih sama langkahnya dengan input PPN kurang bayar di postingan sebelumnya

  1. Pada SPT PPN normal sudah pernah disetor kurang bayar dengan SSP senilai 1.500.000, maka input disini
  2. Ternyata ada kurang bayar PPN sebesar 800.000. Lunasi terlebih dahulu
  3. Klik kotak untuk menginput data SSP
  4. Pilih Kode Jenis Setoran
  5. Isi NTPN
  6. Isi Jumlah Pembayaran
  7. isi Tanggal Setoran/Validasi
  8. Simpan
  9. Keluar beralih ke tab Bagian VI agar menu Simpan dan Cetak aktif
  10. Simpan
  11. Keluar

Cetak dan Buat CSV

 

CSV pembetulan e-SPT PPN

Untuk Cetak ke dalam bentuk kertas (hardcopy) mudah, jadi tidak perlu saya bahas. Untuk buat CSV ada sedikit penjelasan.
Klik SPT > Buat CSV, selanjutnya perhatikan gambar diatas

  1. Sesuaikan Masa Pajak
  2. Isi “1” di kotak Pembetulan Ke
  3. Klik Simpan
  4. Notifikasi “Jumlah KB Rp.800.000 Jumlah Bayar SSP Rp.3.800.000”, kenapa tidak sama nilainya? karena jumlah SSP adalah kurang bayar di SPT normal + kurang bayar di SPT Pembetulan 1 (2.300.000=1.500.000+800.000)
  5. Simpan

Arahkan ke folder mana Anda mau simpan

Tampilan di SPT Induk PPN

Tampilan Induk PPN pembetulan

Terima kasih buat pak Nanang dan pak Alas Nuwoyo  atas koreksi artikel diatas 🙂

138 replies
  1. Yulias Sihombing
    Yulias Sihombing says:

    Sore gan…, mohon bantuan pemecahan masalah PPN pembetulan, dengan kasus:
    Tahun 2016, April, atas 3 jasa (jasa 1, 2, 3) PT A terbitkan invoice 1 + PPN = Rp3.300 ke PT B, terus Juli, invoice 2 (4 x jasa 2, 3, 4, 5) + PPN = Rp4.400. Oleh PT B, kedua invoice tersebut sudah dibayar ke PT A. Lalu, PT A juga sudah setor dan lapor PPN kedua invoice tsb Rp300 dan Rp400. Nah, di Desember 2016, PT A dan PT B baru menyadari bahwa jasa 2 dan 3 telah double tagih dan double bayar. S.d. maret 2017, hal tersebut belum dikoreksi akuntansi dan koreksi perpajakan atas hal tsb oleh PT A. Dari laporan audited 2016, KAP tidak ada koreksi, karena Dirut PT A minta tidak dikoreksi audit. Pertanyaan: dengan kondisi diatas, apakah masih mungkin untuk pembetulan PPN invoice 2  (atas jasa 2 dan 3)? Jika ya, bagaimana prosedurnya?
    Selain itu, kondisi di atas juga mengakibatkan lebih bayar PPh Badan (karena double pengakuan pendapatan dan sudah audited), dari sisi perpajakan, apakah boleh pendapatan yang double tersebut, di koreksi di tahun 2017 (sehingga mengurangi rugi laba dan PPh Badan di tahun 2017), dengan cara jurnal balik? dari sisi akuntansi jelas ga boleh

    Balas
  2. lira
    lira says:

    malam pak.
    mau tanya pak, kalau ada pajak ppn yg sudah dibayar sendiri oleh perusahaan yg bekerjasama dgn perusahaan kita, akan tetapi e fakturnya sudah diterbitkan dr perusahaan kita, bagaimana cara buat laporan ny y pak?
    terima kasih.. mohon dijawab ya pak..

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang bu Lira
      Untuk penerbitan faktur pajak saat ini menggunakan aplikasi e-faktur sedangkan pembayaran PPN-nya bisa oleh peruahaan rekanan asalkan menggunakan NPWP penjual tidak ada masalah.

      Balas
  3. roy
    roy says:

    malam pak….bagaimana solusi bilamana fp ke wapu ssp nya belum saya terima…cara pelporannya gimana?tolong bantuannya…

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat pagi pak Roy
      Coba kontak kembali ke wajib pungutnya pak, tanyakan apakah atas transaksi pak Roy sudah disetorkan PPN-nya tau belum, jika sudah mintakan SSP-nya atau salinan SSP. Jika darurat mintakan saja scan SSP. tapi pastikan dulu bahwa atas SSP tersebut memang sudah disetor tepat waktu oleh wpu, jika belum yakin, silahkan lapor nihil dulu untuk SPT masa PPN-nya.

      Balas
  4. Yusni
    Yusni says:

    Salam Pak Dwi,
    Saya mau nanya nih pak, spt ppn masa Desember kan telah dilapor, ternyata saya menemukan ada faktur pembelian bulan Agustus yg belum dibayar & dilapor. Saya sudah coba untuk memasukkan sebagai pembetulan ke espt untuk masa Desember, tetapi dialog box yg muncul berisi “tanggal dokumen melebihi yg ditetapkan”. Solusi nya gimana ya pak? Apa yg harus saya lakukan? Mohon direspon ya pak. Tks.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Salam rekan Yusni
      FP dibuat saat terjadi transaksi atau pembayaran, disini transaksi agustus walaupun pembayarannya tahun ini. Sehingga dokumen FP seharusnya tertanggal agustus dan menggunakan nomor seri 2014. Dan jika ingin melakukan pembetulan, maka pembetulannya pada masa agustus bukan desember.

      Balas
  5. jasmin
    jasmin says:

    Siang mas,saya mau tanya karna saya blm paham untuk mengisi faktur pajak dgn kode 070.apakah nominalnya dicantumkan atau tidask karena PPNx Tidak dipungut..soalnya untuk faktur kode 030. nominalnya tetap ditulis walau tidak dipungut,Makasih…

    Balas
  6. Editya Reni
    Editya Reni says:

    Selamat Siang Pak,
    Mohon penjelasannya.. Bulan November saya melaporkan SPT Masa PPN bulan Oktober yang lebih bayar. Kemudian pada akhir bulan Nopember (setelah saya melakukan pelaporan SPT Masa Oktober) saya baru terima faktur pajak dari supplier tertulis bulan Oktober. Pada awal Desember saya melakukan pembayaran pajak untuk bulan Nopember di Bank Jatim dengan hitungan Pajak Keluaran Nopember – Pajak Masukan Oktober+Nopember.
    Yang saya tanyakan:
    1. Bagaimana saya melaporkan untuk Pajak Masukan yg belum terlaporkan?
    2. Apakah hitungan pembayaran saya di bulan Desember sudah betul?
    3. Bagaimana saya melaporkan SPT Masa Bulan Nopember jika saya menggunakan software e-SPT PPN, sedangkan jumlah yg saya bayarkan dan yg tercantum di e-SPT PPN tidak sama?

    Mohon penjelasannya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang bu Reni

      1. FP oktober bisa dikreditkan di bulan Desember atau maksimal januari
      2. Sudah betul bu
      3. Nggak bisa sama nilai maksudnya gimana ya? jika ibu sudah input PK dan PM dengan benar pasti nilai kurang bayar sesuai dengan kalkulasi di uraian pertanyaan
      Balas
  7. zayus
    zayus says:

    Saya terima Faktur Pajak Kode 070 (sebagai pembeli barang) tgl 2 september 2014. karena salah harus diganti dgn pembelian normal (kode 010) dan faktur pengganti dibuat tgl 02 Des 2014, pertanyaan saya adalah :
    1. Dengan kode berapa kode Fp 070 tgl 2 sep 2014 diganti?
    2. Bagaimana cara pembetulan espt masa sept 2014 dan cara input di pajak masukannya (sebagai pembeli) terima kasih.

    Balas
    • Luki
      Luki says:

      071 jika ada kesalahan dalam pengisian harga atau quanity atau referensi kontrak dsbnya, jika berubah dari tidak dipungut menjadi terutang PPN kode 010 maka faktur pajak pengganti menggunakan 011 bukan 071 atau sebaliknya

      Balas
  8. isnaini
    isnaini says:

    Mlm Pak..
    Sya mau tanya, sya kan uda lapor pajak utk masa oct. Namun ada ketinggalan 1 fktur masuk yg belom sya input. Pdhal sya uda lapor n ada LB.
    Apa bisa fktur yg ktinggalan itu lgsg sya masuk kan ke masa nov?? Atau bgaimana??
    Kalo pake pmbetulan gmn cara nya??
    Tolong dibalas yaa pak..

    Thx
    Isna 🙂

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat pagi bu Aini
      Jika FP yang ketinggalan tadi adalah pajak masukan, maka bisa diinput di PM november, asal nggak lewat 3 bulan sejak bulan diterbitkan. Atau jika atas pajak keluaran maka SPT PPN oktober harus dibetulkan dan LBbisa mengecil akhirnya.

      Cheers

      Balas
  9. Raninta Tarigan
    Raninta Tarigan says:

    Dear Bapaknya,

    Pak saya mau tanya, disaya bulan kmrn PPN jatuhnya LB
    Nah bulan ini saya ada customer yang minta dibuatkan faktur pajak pengganti,\
    saya melakukan pembuatan faktur pajak pengganti dibulan ini,
    tetapi pas dipanggil ko gaa mau yaa pak? tulisan nya ‘faktur pajak tidak ditemukan,
    padahal pas saya cek di bln kmrn nya itu faktur pajak itu sudah di input.
    itu masalahnya apa yaa pak?

    Thx

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu Ninta
      Saya asumsikan FP yang mau diganti adalah FP di bulan Oktober, sehingga saat akan dibuat FP pengganti, ibu Ninta input FP penggantinya di SPT PPN pembetulan ke-1 masa Oktobernya. Dan pastikan nomornya sama dengan yang akan diganti.

      Balas
  10. regina andita
    regina andita says:

    pagi pak,,,
    saya mau tanya.
    bulan sept 2014, ppn saya lebih bayar 31 jt dan di kompensasikan ke bulan berikutnya.

    ternyata bulan okt 2014, ppn saya kurang bayar 7 jt.

    di lampiran AB, ada kolom “kompensasi kelebihan PPN MAsa Pajak sebelumnya” (rp. 31jt)

    yang ingin saya tanyakan :

    saya harus isi berapa ya di kolom kompensasi kelebihan itu? apakah senilai 7jt? atau harus seluruhnya 31 jt? karena bulan okt, saya hanya kurang bayar 7jt.
    jika boleh diisi senilai 7 jt, artinya masih ada sisa kelebihan senilai 24 jt? jika iya, misal bulan nov, ppn saya masih kurang bayar misal 5jt, masih bisa di kompensasi dari nilai 24 jt itu??

    dengan kata lain, selama ppn saya kurang bayar, apakah nilai kelebihan kompensasi itu masih bisa di gunakan sampai habis (rp. 0) ?

    terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu Egi
      Benar semua yang ibu sampaikan.

      • Diisi 31jt (nilai LB yg tersedia)
      • Kompensasi 24jt bisa dipakai untuk menutup PPN KB di masa berikutnya
      • Kompensasi bisa digunakan hingga habis
      Balas
  11. Dian rahadian
    Dian rahadian says:

    Ass pak,saya mau bertanya,: saya ingin melakukan pembetulan E-SPT di bulan maret,april,mei,juni,juli,agustus,september tapi data laporan tersebut di aplikasi E-SPT PPN saya tidak ada di karenakan Aplikasi E-SPT PPN tersebut hilang/terhapus karena komputer terinstal ulang,laporan E-SPT di bulan2 tersebut NIHIL, dan saya sudah menginstal kembali aplikasi E-SPT PPN yang baru,bagaimana nya pak solusi untuk pembetulan E-SPT bulan2 tersebut yang data ny sudah tidak ada..? Mohon solusi nya…?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Waalaikum salam bu DIan
      Jika hanya nihil saja maka mudah solusinya cukup buat ulang SPT PPN nihil yang hilang dan sesuaikan tanggal lapornya dengan tanggal di BPS dari TPT. Yang ribet kalau banyak transaksi terpaksa harus impor faktur pajak atau ambil dari database lama itu kalau ada.

      Balas
  12. kristin
    kristin says:

    siang pak,
    sy terlanjur menghapus data inputan fp keluaran (salah tulis nama lawan transansaksi) dimana sehrsnya sblm posting msh bs dilakukan edit.sy coba input baru lg dg no fp yg sama ternyata tidak bisa.
    sy belum lapor ke kpp,apa msh bs direvisi di e-spt nya?
    apa hrs dilaporkan apa adanya dulu br buat spt pembetulan e-spt?
    tks

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu Kristin
      Maksudnya salah tulis nama saja atau salah tulis NPWP juga?, jika salah tulis nama tapi NPWP-nya sudah benar maka bisa dikoreksi dengan membetulkan terlebih dulu nama lawan transaksi di menu Tools >> Referensi >> Lawan Transaksi dan coba hapus dan input ulang misalkan belum tertampil datanya secara benar di A2/menu pajak keluaran.
      Bisa juga dengan merubah langsung pada database access-nya

      Balas
  13. lisna
    lisna says:

    pak mau tanya, untuk membetulkan nomor faktur yang sudah terlanjur dipakai.
    saya menulis 001-14.90110550 di form faktur pajak seharusnya 001-14.90110549. padahal no 001-14.90110550 juga sudah saya pakai. jadi no 001-14.90110550 terpakai dua kali. bagimana solusinya

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu Lisna
      Jika baik dari pihak penerbit dan penerima faktur belum melaporkan di SPT masa PPN maka akan lebih mudah caranya yaitu dengan menarik FP tersebut dan membuat FP baru dengan nomor yang benar, namun jika salah satu pihak sudah melaporkannya di SPT Masa PPN, maka penerbit membuat FP pengganti dengan nomor yang benar, dan pihak penerima juga membetulkan SPT masa PPN-nya.

      Balas
  14. iiy chosiyah
    iiy chosiyah says:

    Sore pak,

    Misal ada salah ketik pada 1 PPN Keluaran SPT PPN Masa Feb 2014. Tertulis di SPT PPN DPP sebesar 230.000 seharusnya DPP sebesar 230.000.000.
    Atas kekeliruan tersebut saya harus melakukan pembetulan pada SPT PPN Masa Feb 2014.
    Pertanyaannya, bagaimana cara melakukan pembetulan SPT Feb 2014 jika status nya adalah ‘Lebih Bayar’, sedangkan angka kompensasi Lebih Bayar terus nyambung sampai dg SPT PPN Masa Okt 2014, apakah saya bisa melakukan pembetulan pada SPT PPN Masa Feb’2014 dan Okt’2014 saja atau harus tiap bulan ?
    Mohon pencerahannya pak,

    Terima kasih,
    Salam

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore rekan Iiy
      Karena pembetulannya menyebabkan PM jadi besar dan LB, maka otomatis setelah mbetulkan februari, juga mbetulkan masa-masa PPN berikutnya hingga kondisi PK-PM normal lagi. Kecuali jika direstitusi maka tidak perlu.

      Balas
      • iiy chosiyah
        iiy chosiyah says:

        Untuk masa Feb’14 slth pembetulan ke-1 nilai Lebih Bayarnya mjd berkurang, tp jika diakumulasikan masih tetap PM lebih besar. Atas kondisi tersebut sy hanya melakukan pembetulan di PPN masa Feb’14. Lalu nilai Lebih Bayar PPN masa Feb’14 Pembetulan ke-1 langsung masuk ke masa Okt’14.
        Artinya yg saya lakukan keliru ya pak, seharusnya pembetulan PPN Masa Feb’14, Mar’14 s/d Sep’14..?
        Mohon Pencerahannya…

        Terima kasih,
        Salam

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Pada pelaporan PPN normal, jika ada LB maka dikompensasikan ke bulan depannya, namun jika dibetulkan maka kompensasinya bisa diloncatkan ke oktober 2014.
          Nggak salah, tinggal milih mau ditaruh bulan depannya atau langsung ke suatu masa pajak aja.

          Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Denda telat bayar biasanya diterbitkan dalam bentuk STP yang didalamnya ada nomor ketetapan STP. Jadi ibu Riska bisa bayar bank/pos atau sarana lain dengan menulis nomor ketetapan tersebut di STP dan kode STP. Misalkan ibu dikenai denda atas telat bayar PPh 21 maka kode-nya adalah 411121-300 dan menuliskan nomor ketetapan di kolom yang disediakan

      Balas
  15. Dwi S. Anggia
    Dwi S. Anggia says:

    Pak mau tanya ya sedikit, sy mau buat pelaporan PPN okt 2014, tp pas mau buat baru windowsnya malah keluar tulisan “Sudah ada faktur pajak pada pembetulan selanjutnya”

    Mohon pencerahan dan bantuannya pak.

    Terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu Anggi
      Saya baru kali ini tahu ada notifikasi seperti itu, silahkan cek kembali apkah emmang sudah ada SPT pembetulan, jika yakin seharusnya tidak ada SPT pembetulan, lebih baik dihapus aja dan input ulang.

      Balas
  16. Nando Giodio
    Nando Giodio says:

    Sore Pak
    Mau nanya pak, kalau nomor NPWP lawannya aja yang salah . .
    itu pembetulan / bisa buat yang baru ya pak ?
    Belum di laporin ke KPP si pak. .

    Mohon petunjuknya pak 🙂
    Terimakasih pak 🙂

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore pak Nando
      Lakukan edit NPWP di e-SPT PPN-nya saja pak, di menu Tools >> Referensi >> Lawan Transaksi kemudian pastikan data di SPT PPN-nya ikut berubah atau bisa juga hapus dan buat SPT baru lagi. Tidak perlu pembetulan intinya karena beum terlapor di KPP.

      Balas
  17. Aldi
    Aldi says:

    Siang Pak…..kami pada bulan Juli 2014 mengeluarkan faktur utk transaksi dgn satu perusahaan (WAPU) dan sudah dilaporkan …….ternyata Perusahaan ini belum membayar sampai Oktober ’14 ini….mereka minta kami utk mengganti faktur pajak bulan Juli 2014 tadi diatas (sdh dilaporkan) menjadi Oktober 2014 ini…….bagaimana caranya (di eSPT) Pak ?…..terima kasih sebelumnya Pak

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang pak Aldi
      Kekeliruannya ada di WAPU, jika meminta demikian, silahkan buat SPT pembetulan Juli 2014 dan input retur atas FP Juli dan terbitkan FP baru di bulan Oktober 2014

      Balas
  18. JAFLES LANGI
    JAFLES LANGI says:

    bagaimana cara pembetulan dari PPN masukan di betulkan ke PPN keluaran. PPN Masukan tersebut adalah pajak masukan yang tidak dapat dikreditkan.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore pak Langi
      Pertama pilih Buat SPT Pembetulan (N+1) di menu Setting SPT. Kemudian masuk di Daftar Pajak Masukan yg akan dibetulkan, pilih lawan transaksi yang akan dirubah PM-nya klik Ubah dan gantilah pada Jenis Transaksi ke 3 – Pajak Masukan Yang Tidak Dikreditkan dan/atau Pajak Masukan dan PPnBM yang atas impor atau perolehannya mendapat fasilitas Posting ulang agar data terupdate di induk SPT-nya

      Balas
  19. maria claret
    maria claret says:

    saya mau tanya bagaimana jika ppn yang sudah saaya bayar ternyata kelebihan bayar bagaimana cara saya untuk membnuat laporan pembetulannya agar kelebihan bayarnya di limpahkan di bulan berikutnya . terimakasih

    Balas
  20. yudi
    yudi says:

    siang pak,

    mau tanya saya menerbitkan faktur pajak double utk pt. A dan pt. B gimana ya pak cara pembetulannya

    terimakasih pak

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore pak Yudi
      Jika ada FP ganda, maka lawan transaksi tidak boleh mengkreditkannya. Caranya adalah pak Yudi batalkan atas nomor FP tsb, kemudian terbitkan FP baru dengan nomor berbeda. Pemberitahuan pembatalan juga harus disampaikan ke KPP penjual dan KPP pembeli

      Balas
  21. Nanang
    Nanang says:

    Saya bingung dengan penjelasan bapak,, bukankah itu seharusnya jumlah yang kita bayarkan atas pembetulan 1 hanya Rp 800.000 ?? krn kan sebesar 1.500.000 dari 2.300.000 sudah kita bayar di pembetulan 0.

    tp dalam penjelasan bapak,, kurang bayar setelah pembetulan 1 adalah Rp 2.300.000 jadi jika ditotal jumlah yang kita bayarkan adalah sebesar Rp 3.800.000..

    padahal PK-PM = KB 2.300.000 – (pembayaran pembetulan 0)1.500.000 = KB Rp 800.000

    Balas
  22. Anggie
    Anggie says:

    Mlm pak saya mw nanya, untuk spt ppn bulan april kan udah saya laporkan di bulan mei dgn spt ppn nya nihil, tapi ternyata setelah saya cek FP saya, terdapat FP untuk bulan april pdhal saya sdh melaporkannya nihil, apakh itu bisa di buat pembetulannya, dan apakah nanti dpt dikenakan denda? Mohon bantuanyya pak

    Balas
    • Irfan Hartono
      Irfan Hartono says:

      Selamat sore. Iya, memang betul begitu. Silakan segera dibuat SPT Pembetulan. Apakah nanti akan dikenakan denda? Nanti bisa diterbitkan STP (Surat Tagihan Pajak) untuk menagih sanksi administrasi karena keterlambatan pembayarannya sebesar 2% perbulan.

      Balas
      • Bunda Ariqa
        Bunda Ariqa says:

        Selamat Malam Pak,

        Saya juga punya kasus seperti Ibu Anggie, Februari 2014 awalnya saya melaporkan spt nihil karena ssp belum balik ke kita dari customer, (yang memotong pph pihak customer),pada saat ssp sudah ada dan saya mencoba melaporkan dengan pembetulan, tapi ditolak di kpp, katanya tidak ada masalah apa2.jadi tidak usah pembetulan.ahirnya sampe sekarang belum saya laporkan kembali, saya jadi bingung nih pak,,, apa karena saya salah meng input laporan??
        mohon pencerahannya

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Mungkin yg dianggap tidak masalah adalah pengkreditan FP masukan, selama tidak melebihi 3 bulan sejak transaksi. Misal januari lapor nihil, pada maret ada FP PM atas transaksi pembelian jan, maka diinput di masa maret nggak apa-apa

          Balas
  23. TIKA
    TIKA says:

    siang pak…. mau tanya ttg faktur pajak yang kurang diminta th 2013. ternyata bulan des msh ada yg blm dibuat faktur pajak. bagaimana cara membuat faktur pajak des 2013 yg tertinggal tadi pak sementara sekarang sudah 2014. dan ada juga faktur pajak masukan des yg blm dikreditkan .sementara kami sampai bulan mei ini blm ada kerjaan pak.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Pagi bu Tika
      Untuk FP keluaran yg belum dibuat rasanya tidak bisa lagi karena sistem penomoran FP elektronik tidak memungkinkan untuk itu, kecuali ibumemang punya nomor sisa. Setahu saya FP tetap diterbitkan dengan nomor manual, namun sistem di DJP akan mendeteksi itu nomor FP tidak sah. Untuk PM yg belum dikreditkan, ibu bisa kreditkan dengan memasukkannya pada pembetulan SPT Masa PPN pada periode 3 bulan sejak des 2013.

      Balas
  24. roro
    roro says:

    malm pak.ikut gabung.
    mau tanya pak.di bulan januari saya adak kesalahan penyetoran faktur pajak masukan,jadi FP masukan BUKAN atas nama perusahaan saya ikut dilaporkan atas nama perusahaan saya(saya kurang teliti),padahal nantinya akan dikreditkan dg pajak keluaran.bagaimana cara pembetulan masalah tsb pak??apa bisa pembatalan dg menghapus FP masukan dan menyesuaikan pajak keluaran(digunggungkan)??mohon bantuanya pak.trims

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Pagi pak/bu
      Ini kesalahannya hanya pada saat penginputan aja di e-SPT PPN kan? artinya dokumen fisik pajak masukannya masih bener atas nama perusahaan lain. Jika sudah terlanjur dilaporin bisa dilakukan pembetulan dengan menghapus rekaman atas PM yg salah tersebut dan menginput ulang dengan PM yg namanya sudah dibenerin.

      Balas
      • De
        De says:

        Siang pak. saya juga mengalami kasus yg sama. di bulan masa mei saya sudah lapor spt pembetulan ke 1. di karenakan ada FP keluaran yg belum di laporkan. Tapi pas sudah saya Lapor pas di Cek ulang ada kesalahan penyetoran FP Keluaran. mungkin karena saya kurang teliti juga, yg seharusnya FP keluaran untuk PT.A saya malah input FP Keluaran ke PT.B. Mohon solusi dan Pencerahannya. Terimakasih.

        Balas
  25. Anti
    Anti says:

    Selamat siang pak Dwi,

    Mau tanya dan minta bimbingannya.
    SPT PPN Masa Juli 2013 telah kami laporkan dengan hasil KB sebesar Rp 800jt. Namun di bulan Sep 2013, terjadi pembetulan atas FP Keluaran kami yang semula DPP nya bernilai Rp 285jt menjadi Rp 25jt. Dan saya pun sudah melakukan pembetulan 1 untuk masa Juli 2013 pada bulan Sep 2013. Setelah pemeriksaan tahunan oleh auditor eksternal, ditemukan adanya kesalahan input nilai DPP untuk FP keluaran tsb. Harusnya dari DPP Rp 285jt menjadi Rp 258jt (bukan Rp 25jt). Sekarang saya sedang coba melakukan pembetulan FP keluaran yang sama, tapi setiap kali saya input kenapa no FP keluaran pada pembetulan 1 jadi hilang ya pak dan menyebabkan tidak terhitung pada saat penjumlahan total FP keluaran.

    No Seri FP Jul 2013 laporan normal adalah 010.901-13.65567305
    No Seri FP Jul 2013 laporan pembetulan 1 adalah 011.901-13.65567305
    No Seri FP Jul 2013 laporan pembetulan 2 harusnya 012.901-13.65567305 –> bagaimana ya pak teknis di eSPT supaya 011 bisa berganti menjadi 012?

    Mohon bantuannya ya pak.

    Trims.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat malam bu Anti
      Saya udah mencoba simulasi kasus dari ibu, namun sayangnya saya tidak bisa juga membuat FP ke-2 yg seharusnya berkode 012. e-SPT PPN hanya bisa membuat kode FP pengganti 011, yang artinya jika ada 2 atau lebih FP pengganti atas nomor yg sama maka tidak bisa direkam. Saran saya sampaikan ke AR bahwa ada kenadala demikian, mungkin ada solusi lain diluar teknis alplikasi jadi ibu tidak dirugikan. Semoga pada patch berikutnya kendala ini teratasi.
      Mohon maaf tidak bisa membantu saat ini

      Balas
  26. Tata
    Tata says:

    Sore Pak,
    Mohon bantuannya ya pak, Bulan april kemaren kan saya udah laporin PPN atas PIB dengan jumlah 75.899.000. ternyata kurs yang digunakan salah yang harusnya 11.500 jadi 11.375. nah, itu kan ada selisih kurs ya pak. akhirnya sisanya di bayar bulan april trus bulan ne mau dilaporin pak. itu masuk spt normal bulan April atau harus pembetulan bulan maret ya pak.?
    Terimakasih

    Balas
  27. tata
    tata says:

    siang pak,
    mau nanya pak, bulan maret kan saya udah lapor PPN atas PIB senilai 57.122.000.
    ternyata kurs yang digunakan 11.378 harusnya 11.500. itu kan ada selisih kurs ya pak. nah, bulan april ini selisih kursnya sudah dibayar dan mau dilaporin. itu bisa masuk ke SPT normal bulan april ini atau harus pembetulan bulan maret ya pak..?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu tata
      Karena selisih tersebut akan menambah nilai pada pelaporan SPT PPN maret maka lapornya dengan pembetulan SPT PPN maret bu

      Balas
      • Tata
        Tata says:

        oh berarti harus dimasukin di pembetulan bulan maret ya pak bukan di spt normal bulan april.
        terimakasih pak atas bantuannya..

        Balas
  28. veta
    veta says:

    sore pak, pajak masukan bulan november belum saya laporkan karena bln feb akhir baru datang. karena sudah lebih dari 3 bulan maka saya biarkan saja. dari kasus ini apakah tetap harus sy laporkan dengan mengisi form B3 sebagai pajak masukan tidak dapat dikreditkan? jika iya bagaimana tekhnis pengisian di e-spt nya. mksih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang rekan Veta
      Jika mau dikrditkan silahkan lakukan pembetulan masa PPN pada 3 bulan yg belum telat, misalkan pada masa pajak Desember. ATau jika nggak mau dibetulkan/dikreditkan maka laporkan pada B3

      Balas
  29. belva
    belva says:

    siang pak, pajak masukan dari november baru saya terima bln feb akhir. krn sudah lebih dari 3 bulan sayabiarkan saja. kasus seperti ini terkena sanksi tidak? apakah menimbulkan pemeriksaan? kalo saya masukan di form B3 sebagai pajak masukan yang tidak bisa di kreditkan, bagaimana teknis pengisiannya di e-spt ppn

    Balas
  30. yuss_link
    yuss_link says:

    Dear Pak Dwi

    Saya Mau tanya …
    Pada masa pajak ppn Januari 2014 saya masih memakai nomor seri faktur pajak tahun 2013 ( yang seharusnya des 2013 di laporkan sebagai pengembalian faktur pajak yang tidak digunakan) saya lupa ….
    Pada bulan april baru saya tahu kekeliruan tersebut
    – Bagaimana Prosedur pembetulan masa Januari 2014?
    saya ingin membatalkan faktur pajak masa januari 2014 untuk dilaporkan sebagai sisa faktur pajak tahun 2013 yg tidak terpakai

    mohon pencerahannya pak
    Sebelumnya saya ucapkan terimaksih atas bantuannya

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Dear rekan Yus

      • Untuk penggunaan nomor faktur diluar jatah bisa dikenakan sanksi 2% dari DPP kurang byar, sayangnya untuk melakukan pembetulan via e-SPT PN tidak bisa dilakukan saat ini jika ada beda nomor FP, mungkin di update 1.6 bisa dilakukan. Jika pembetulannya dengan SPT masa PPN, bisa dengan menerbitkan FP pengganti.
      • Jika memilih untuk membatalkan saja FP tsb, maka pada menu pajak keluaran >> input pajakkeluaran >> dokumen transaksi >> FP batal, saya lebih memilih membatalkan daripada mengganti, kemudian atas pembatalan tsb sampaikan ke KPP penjual, penjual dan pembeli, dan laporkan pembetulan tsb

      Terima kasih

      Balas
  31. Hida
    Hida says:

    Pak Mau tanya Jika masalah sbb:
    1. Pajak keluaran total Rp.15,676,842
    2. Pajak masukan total Rp.2,500
    3. Pajak keluran yang tidak di perhitungkan Rp.45,900 + Rp.71,100 total Rp.117,000

    Saya bayar ssp ppn nya Rp.15,676,842 (kelebihan bayar Rp.117,000) Seharusnya Rp.15,676,842 – Rp.117,000 – Rp.2,500 = Rp.15,557,342. Cara pengisian induknya bagaimana? Apakah seperti biasa? Saya coba seperti biasa tapi kok tidak nyambung ke II.H malah nilai di II.F nya juga tidak keluar saat cetak induk (saya pakai ver 1.5), bagaimana cara supaya saya bisa bawa nilai Rp.117,000 ke masa berikutnya? Trims

    Balas
  32. Yulita
    Yulita says:

    Pagi pak,

    saya mau tanya kalo, kalo NPWP lawan transaksi berubah (di invoice sudah up date) tapi saya lupa update di eSPTnya itu gimana pak? perlukah saya melakukan pembetulan dan melakukan pelaporan kembali. kalo u/ pelaporan kembali saya bawa spt induk dan CSV fienya?
    trims

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Iya perlu dibetulkan juga di e-SPT sehingga data NPWP di CSV ikut berubah. Yg perlu dibawa nanti, arsip SPT PPN yg lama (hardcopy) dan SPT PPN yg baru dengan CSV-nya

      Balas
  33. ai rikawati
    ai rikawati says:

    maaf pa… sebelumnya… Mohon bantuannya ….
    jika NPWP kita yang tecantum dalam faktur pajak masuk dari supplier masih menggunakan NPWP lama, sedangkan kita sudah ganti NPWP baru.. dan terjadi sudah lebih dari 3 bulan, tapi ketika supplier diminta untuk melakukan pembetulan… supplier menolak (tidak mau melakukan pembetulan) alasannya karena kesalahan dari pihak kita yg tidak tidak teliti..

    harus bagaimana ya pa???

    terimakasih banyak.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang bu Rika
      Iya itu bu, si penjual menerbitkan FP pengganti. Normalnya si penerbit membuat dulu FP pengganti dan dijadikan lampiran pembetulan di SPT pembeli, sehingga si pembeli bisa mengkreditkannya. Jika tidak maka kemungkinan tidak bisa mengkreditkan FP tsb.

      Balas
  34. rani
    rani says:

    Pak,mau tanya donk…
    Saya salah input no seri pajak masukkan Seharusnya-13.81155193 tp saya input -13.88855193. Itu fp bln sept sedangkan saya baru tau ada kesalahan bln januari stlh fp asli saya trma. Apa msh bisa dibetulkan?

    Balas
  35. ninis
    ninis says:

    Pak Mohon tanya, saya sdh lapor SPT Masa PPn Nov 2013 ternyata yg saya berikan ada nomer yg tidak berurutan/kelongkap, walaupun sebenarnya tdk masalah cuma krn ingin rapih & diurutkan utk nomer2 FP yg saya keluarankan, apakah bisa dibuat pembetulan baru no tersebut diganti dgn no FP baru, dan yg nomer yg dibatalkan diganti nama perusahaan lain, boleh ?? tidak ada LB atau KB. Terima kasih sebelumnya

    Balas
  36. dian
    dian says:

    Mau tanya pak, bulan lalu kan saya ada pembetulan dan jadi kelebihan bayar 75000. nah utk bulan selanjutnya kelebihan bayar itu saya pakai buat mengurangi jumlah tagihan bulan selanjutnya. yg mau saya tanyakan adalah apakah dalam pembayarannya sudah benar dikurang 75000?? dan di dalam pencatatan Espt nya jdnya bagaimana pak? karena saya msh bingung utk jmlah 75000nya itu di masukan di bagian mana nya? Terima KAsih sebelumnya..

    Balas
  37. sofie
    sofie says:

    siang pak, saya mau pembetulan bulan feb 2012, tp untuk yg kedua kalinya, sebelumnya sdh ada pembetulan 1, nah di pembetulan ke 2 ini di pajak keluarannya ada yg hrus dihapus, tp saat mau dihapus, faktur trsbt tidak bisa dihapus, bagaimana caranya ya pak..ditunggu trims bantuannya

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Pagi bu Sofie
      Saya udah coba skenario tsb. Saya buat PPn februari normal 2 faktur keluaran, kemudian saya buat pembetulan ke-1 dengan menambah 1 faktur keluaran dan kemudian bikin pembetulan ke-2 dengan coba menghapus 2 faktur dari 3 faktur keluaran yg sudah diinput sebelumnya dan bisa dihapus.
      Tahapannya di pembetulan secara umum klik setting dulu trus pilih masa yg akan dibetulkan klik buka dan buat SPT pembetulan N+1, kemudian masuk ke input data, pajak keluaran, pilih masa dengan N+1 kemudian contreng pada sisi kiri dan klik hapus.

      Balas
  38. yati
    yati says:

    Mlm pak, saya mau tanya, bagaimana membetulkan fp yg nilainya dan tgl salah?
    Tgl 22 nov sy mengeluarkan fp dgn nilai 120.000
    Ternyata fp itu tidak dipakai per 22 nov, tetapi dipakai pd tgl 29 nov dgn nilai 100.000 dgn keterangan yg sama.
    Sementara fp nov sudah kami laporkan dgn nilai 120.000, seharusnya 100.000
    Bagaimana membetulkannya pak?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang mbak yati
      langkahnya serupa dengan isi artikel ini, bedanya setelah menyelesaikan tahapan “Buat SPT Pembetulan” kemudian buka input data >> pajak keluaran >> masa november pembetulan 1 >> contreng FP yg keliru >> ubah >> ganti tanggal terbit & nilai >> simpan & posting

      Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore bu Rahmi
      Jika kelebihan pajak maksudnya PK<PM , maka secara otomatis aplikasi akan mengkompensasikan LB tsb ke masa PPn berikutnya walaupun bisa juga diatur agar LB tsb ke masa pajak tertentu lainnya.
      Namun jika yg dimaksud kelebihan setor di SSP-nya, misal PPN harusnya disetor 300 tapi dibayarnya 500, maka atas selisih LB bisa diajukan pemindahbukuan ke pajak lain

      Balas
      • Noor Rahmi
        Noor Rahmi says:

        terima kasih atas informasinya,
        maaf pak saya mau tanya klo misalkan di waktu pembetulan misalkan bulan Juli ternyata terjadi kurang bayar, sedang kan dibulan ada pembetulan juga agustus dan ternyata di bulan agustus ini malah lebih bayar apa bisa dimasukkan kebulan juli yang kurang bayar?mohon bantuannya pak penjelasannya?

        Balas
        • Noor Rahmi
          Noor Rahmi says:

          sama ini juga pak saya mau nanya begini kita ada kelebihan di waktu pembetulan bulan agustus apakah bisa di masukkan ke bulan desember karna bulan desember ini yang sekarang mau kami laporkan? mohon bantuan penjelasannya pak Terima kasih

          Balas
  39. rizha
    rizha says:

    selamat sore pak,

    saya mau tanya pak bila pembetulan karena ada faktur pajak masukan yang harusnya diakui di bulan agustus misalnya, bila dibuat pembetulan, berpengaruh gak ya pak sama e-spt bulan selanjutnya untuk kompensasi nya?

    terima kasih

    Balas
  40. Herman Triantio
    Herman Triantio says:

    Pak Dwi,
    mohon bantuannya. Kasusnya begini
    pada september 2012 saya ada memasukkan faktur masukan sebesar DPP 750.000 ternyata faktur pajak tersebut bukan untuk perusahaan ini, tetapi untuk perusahaan rekanan kami. apakah yang harus saya perbuat ? apakah saya buat pembetulan untuk september 2012 dengan cara menghapus faktur pajak tersebut dan mengurangi pajak yang digunggung sebesar 750.000 ?
    dan juga apakah untuk okt 2012 sampai okt 2013 harus dibuat pembetulan juga ?
    thanks

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang pak Herman
      Pertanyaannya kurang jelas pak. Saya bantu dikit. Faktur pajak masukan, memang untuk kita (pembeli), kalau untuk mereka (penjual) namanya faktur pajak keluaran. Sedangkan pajak yg digunggung itu adalah PPN atas penjualan/penyerahan yang tidak disertai dengan pembuatan faktur pajak. Yang pernah kejadian, ada WP yg input 24 faktur di masa september, seharusnya di masa september hanya input 20 saja, yg 4 FP
      untuk oktober. Solusinya ya pembetulan dengan mengurangi 4 FP, dan pembetulan juga di oktober dengan menambah 4 FP.

      Balas
      • Herman Triantio
        Herman Triantio says:

        Pak Dwi,
        cara pembetulannya berarti menghapus faktur pajak yang lebih tersebut ya ? kemudian yang ingin saya tanyakan, karena FP yang mau dihapus di bulan agustus 2012, apakah saya harus juga membuat spt pembetulan untuk bulan september 2012 sampai oktober 2013 ?
        thanks

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Maaf telat balas pak
          Iya dihapus aja di SPT pembetulannya. Jika atas pembetulan tsb menyebabkan lebih bayar dan dikompensasikan ke bulan-bulan berikutnya, maka SPT di bulan berikutnya ikut dibetulkan

          Balas
  41. Nora Manalu
    Nora Manalu says:

    Sore Pak,,,
    Saya ada masalah : Ada 2 invoice faktur pajak PPN yakni pajak masukan bulan september yang seharus nya no faktur di tujukan atas nama CV jd ke PT. Tapi sudah saya lapor pak. Masa pajak bulan september yakni Lebih Bayar. dan Masa Pajak Bulan Oktober juga Lebih Bayar. Untuk melakukan pembetulan nya gimana ya pak ???
    Apakah kalau melakukan pembetulan faktur pajak PPN melalui E-SPT tersebut harus sesuai jumlah lebih bayar nya atau di buat nol (0) di E-SPT induk PPN nya.

    Tks..

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang bu Nora
      Maaf telat balas
      Jika kesalahan input tsb hanya atas bentuk usaha saja, misal CV. Motor Mabur tetapi keliru diinput PT. Motor mabur tetapi NPWP-nya sama, maka bisa dibuat SPT pembetulan. Yang dikerjakan lebih dahulu adalah benarkan dulu nama lawan transaksi (PT -> CV) di menu Tools >> referensi >> Lawan Transaksi dan pilih kemudian ubah.
      Saya bingung yg lebih bayar, maksudnya nominal LB-nya keliru atau bagaimana. Jika memang Sept. LB-nya 10jt dan Okt LB lagi 15jt, maka akumulasinya di Okt adalah 25jt. Pastinya tidak dibuat 0

      Balas
      • Nora Manalu
        Nora Manalu says:

        Bisa aja sih yang bapak bilang thu tinggal ubah nama CV nya jd PT .
        Misal nya CV. VIRCHO jd PT VIRCHO
        tapi kan masalah nya NPWP CV VIRCHO dan NPWP PT VIRCHO beda pak alias ga sama .
        LB bln Sept Rp. 57.665.762
        LB bln Okt Rp. 34.982.791
        Setelah saya perbaiki E-SPT PPN nya dgn Pembetulan PPN menjadi
        LB bln Sept Rp. 42.371.252
        LB bln Okt Rp. 19.688.281
        Selisih LB bln Sept hampir Rp. 15.294.510.
        Dan otomatis PPN LB bln OKT nya di perbaiki juga dong pak .
        Apakah di program E-SPT Pembetulan PPN nya di bwt sesuai jumlah LB bln Sept sebesar Rp. 42.371.252 n LB bln Okt Rp. 19.688.281 di Induk SPT PPN nya Atau di buat nol ( 0 ) pak.

        Tks

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Jika sudah dibuat pembetulan dan muncul LB dengan angka yg baru, maka dimasukkan LB angka yg baru, bisa jadi LB tersebut ngaruh ke masa berikutnya.
          Sedikit tambahan mbak, misal di pembetulan Oktober, lihat di lampiran okt AB, bag. 3 B no. 1, masukkan LB dari september disitu.

          Omong-omong gimana yg beda NPWP tsb mbak, sudah ketemu solusinya? saya jadi bingung juga

          Balas
          • Nora Manalu
            Nora Manalu says:

            Yang beda NPWP nya pak
            Misal kan CV NPWP : 31.204
            PT NPWP : 31.732
            yang bapak bilang thu sudah saya ikuti .
            trs untuk masalah pembetulan ini gimana pak ???
            Apakah di induk SPT ny di bwt LB baru di bln sept dan di bln okt atau gimana pak ???
            mohon dong info nya pak…
            saya agak awam ni tentang pajak .

            Balas
            • Dwi Utomo
              Dwi Utomo says:

              Siang bu, maaf lama balas
              Saya nggak bisa bantu optimal bu. untuk yg NPWP tsb bisa dbuatkan FP batal, dengan alasan NPWP tidak sesuai dengan kontrak fisik/dokumen transaksi.
              Untuk yg LB saya masih bingung hingga saat ini.

              Balas
              • Nora Manalu
                Nora Manalu says:

                Pak
                Mohon info dong ,,

                Saya kan udah lapor pajak PPN bulan Mei 2013 sesuai jumlah pajak masukan dan pajak keluaran. jd selisih pajak nya di Induk SPT Kurang Bayar Rp. 10.171.819.
                ternyata setelah saya teliti ada satu perusahaan yang gak saya masukan di pajak keluaran nya pak..
                senilai Rp. 80.000 . Kalau 80.000 nya ga di masukkan jumlah nya ga sesuai dengan Rp. 10.171.819 tetapi sebesar Rp. 91.819
                Apakah thu harus di lakukan pembetulan pak?? dan seandai nya pembetulan apakah bisa dilakukan pembetulan di bulan januari 2014 pak.

                Tks.

                Balas
                • Nora Manalu
                  Nora Manalu says:

                  Siang pak,,,

                  Mau nanya saya kan udah melaporkan pph21 tp ada kesalahan .
                  seharus nya 411121 saya buat 411211.
                  dan saya juga udah membuat bukti pemindah bukuan dan sudah melaporkan nya.
                  Mohon info pak..
                  kalau untuk melaporkan pemindah bukuan pph21 yang sudah di buat dr KPP tuk melaporkan nya kembali ke kantor pelayanan pajak gmn cara nya pak.

                  Tks.

                  Balas
                  • Dwi Utomo
                    Dwi Utomo says:

                    Selamat siang bu Nora
                    Apakah salah kode tsb salahnya di SSP yg terlanjur disetorkan? Jika sudah diperoleh bukti pemindahbukuan, bisa diinput di e-SPT PPh 21 pada menu isi SPT >> Daftar SSP/bukti Pbk (1721-IV) >> tambah >> pada tombol keterangan bisa diganti 2 “untuk Pbk”

                    Balas
                    • Nora Manalu
                      Nora Manalu says:

                      Siang pak

                      Iya pak kesalahannya ada di kode SSP nya. dan masalah nya saya membuat PPH21 tersebut tidak pake program E-SPT pph21 , tapi melalui lembar pengisian SPT Pph21 secara manual pak.
                      Untuk melaporkan surat PBK ke KPP gmn pak ???
                      Apakah saya harus menginput ulang data pph tersebut ke E-spt nya Seperti semula sebelum surat PBK Atau hanya membuat data SPT yang sesuai balasan dari surat PBK KPP.

                      Tks.

                    • Nora Manalu
                      Nora Manalu says:

                      Siang Pak ,,,

                      Udah saya buat seperti yang bpk instruksi kan itu.
                      tp masalah nya waktu saya input ke E-SPT PPH21 nya dan saya print malah data yg saya masukan itu ga terbaca pak.
                      Apa krn lgsg di save melalui file csv ke USB ru bisa di baca oleh KPP.
                      Tapi PBK PPH21 nya bulan juli, agustus, oktober, dan november 2013 pak.
                      Sdgkn kalau pake E-SPT nya thu thn 2014. apa bisa di masukan data nya pph21 thn 2013 nya di program E-SPT nya pak.

                      Tks

                    • Linda Handayani
                      Linda Handayani says:

                      Sore pak,,,saya mau nanya apabila PPN kita lebih bayar sampai akhir tahun ini,,, apakah bisa kita kompensasikan ke tahun berikutnya,,, walaupun belum ada restitusi dari kantor pajak ,,,, restitusi itu kitA YG MINTA KEKANTOR pajak atau orang pajak sendiri yang mengeluarkan surat restitusinya,, mksh

                    • Dwi Utomo
                      Dwi Utomo says:

                      Jika pada masa Desember 2014 atas LB dijadikan kompensasi Januari 2015 tentu bisa. Namun jika ingin direstitusi cukup pilih pilihan restitusi maka dianggap sebagai permohonan pengajuan restitusi walaupun tanpa pengajuan permohonan restitusi via surat.

              • Nora Manalu
                Nora Manalu says:

                Siang Pak,
                Saya mau nanya tentang E-Pph21.
                kalau misal nya di perusahaan tersebut memiliki 8 orang karyawan
                Apakah 8 orang karyawan tersebut di masuk kan ke dalam program E-Pph21 di bulan desember pak.
                Atau hanya di buat manual saja di form terbaru pph21.
                saya sudah lapor ke KPP tp mereka minta khusus di bulan desember pake form baru
                harus lengkap + copy bukti potong Pph21 nya.
                Maksud dari copy bukti potong itu seperti apa ya pak??

                Terima Kasih.

                Balas
  42. sinaga
    sinaga says:

    mohon bantuan, pak.. saya orang yang baru mengerjakan laporan pajak.
    begini pak…. saya sudah membuat faktur pajak pengganti atas invoice yang saya revisi, dan sudah saya laporkan di SPT pembetulan. tapi amsyongnya saya, ternyata masih ada revisi lagi atas invoice revisi yang saya buat. jadi bagaimana caranya pak, saya membuat faktur pajak pengganti atas faktur pajak pengganti??? atau ada cara lain yang saya tidak tahu, pak??

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang pak Sinaga
      Saya sudah coba praktekkan di kasus seperti yg pak Sinaga alami, tetapi di e-SPT PPN hanya bisa mengganti atas nomor yg salah saat pertama kali aja. Saran saya adalah jadikan faktur pajak batal dan terbitkan kembali atas transaksi tersebut. Nomor FP yg batal sampaikan ke KPP dalam bentuk surat pemberitahuan nomor faktur batal.

      Balas
      • sinaga
        sinaga says:

        bagaimana dengan informasi yang saya dapat dengan no seri 012.XXX, Pak? apakah itu bisa? tapi memang sudah coba di ESPT dan tidak memungkinkan menginput 012.XXX.

        kalau pembatalan faktur pajak bukankah harus membatalkan penjualannya dulu (ada dokumen pembatalan), lalu dibuat invoice atas penjualan yang baru?

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Untuk pembatalan iya pak, ada dokumen pembatalan sebagai bukti. Wah saya bingung juga pak, karena di sistem belum mengakomodir (atau sayanya yg belum tahu caranya). Coba hubungi kring pajak pak (021500200)

          Balas
  43. Yanie
    Yanie says:

    Saya mau tanya Pa, bulan september ada lebih bayar 2.012.500. dibulan oktober ngeluarin faktur pajak 2 (1. 1.810.000, 2. 2.490.000). fp yg 1 itu yg byr klien. Dan dibulan oktober juga ada pjk mskan 2.684.895. setelah semua sy masukan kenapa diSPT Induk bagian I nilainya kosong. dan dibagian II nya jumlahnya beda. mohon penjelasannya Pa?

    terima kasih,
    Yanie

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang bu Yani
      Bagian 1 itu saya lihat tentang PK, jika transaksinya dengan pemungut PPN pasti nihil karena PPN-nya dipungut. kemudian atas LB di bulan september input juga di lampiran AB masa Oktober bag. III B. 1 kemudian klik simpan agar LB di bulan sebelumnya bisa mengurangi KB di bulan oktober.

      Balas
  44. awan
    awan says:

    mohon tanya,
    kalo saya mau bikin pembetulan spt masa ppn februari 2012, dan harus bikin faktur pajak, nomor faktur bagimana? apa harus meneruskan nomor yang telah diterbitkan pada desember 2012? misalnya desember telah sampai di nomor 010.000-12.00000024. Faktur baru untuk pembetulan bulan februari 2012 itu harus 010.000-12.00000025?
    thanks sebelumnya.

    Balas
  45. lubis
    lubis says:

    Bulan april 2013 saya mengisi nihil, ttp faktur bulan april diterima di bulan 9, saya sdh input pembetulan ternyata setelah cek di SPT induk tak ada nilai alias kosong, kenapa demikian mas. trims jawabannya.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Pastikan sudah diposting mas
      Saat input pajak masukkan, sebelum menunya ditutup diposting dulu
      Kemudian di menu input data posting sekali lagi
      Saya coba barusan bisa kok

      Balas
  46. firdausi
    firdausi says:

    Maaf,
    Bagaimana cara membuat pembetulan jika sekarang akan membuat laporan Oktober 2013 dan ternyata :

    Bulan April 2013 ada tambahan faktur pajak masukan
    Bulan Juli 2013 ada tambahan faktur pajak masukan

    sedangkan pada posisi April 2013 sampai dengan September 2013 sudah lebih bayar dan pada bulan september 2013 ada faktur pajak keluaran (walaupun masih kebih bayar).
    Terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang pak Fir
      Ya buat SPT pembetulan untuk masa April, tentunya cuma menambahkan aja atas faktur pajak masukan yg baru. Nanti dengan sendirinya LB bisa berkurang walaupun mungkin masih tetap LB. Karena pembetulan dari April, maka lihat di masa berikutnya seharusnya terpengaruh juga, sehingga buat lagi pembetulan Mei hingga tuntas semua.

      Balas
  47. Rian
    Rian says:

    Penerima (pembeli JKP) minta diganti nama di invoice dan faktur pajaknya karena perusahaannya sudah memiliki NPWP (sudah jadi PT) bagaimana?
    nominal harga dan PPN nya sama. hanya diganti di bagian nama dan NPWPnya di periode yang saya telah bayar dan laporkan SPT PPN-nya.
    Kalau begitu apa yang harus saya lakukan.
    Terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Yang berubah hanya namanya saja atau nama + NPWP mas?

      jika nama saja, bisa rubah dahulu di Tools >> Referensi >> Lawan Transaksi
      Klik yang mau diupdate dan klik tombol Ubah

      Balas
  48. fadillah
    fadillah says:

    Sore pak

    kemaren saya menihilkan laporan pajak , tapi ketika mau pembetulan engga bisa tetap kosong engga ada angkanya, soalnya saya menihilkan dengan cara menhapus data masa pajak bulan 9 jd pembetulan ke satu pada masa pajak bulan 9 itu engga ada datanya pak . tolong bantuannya

    Terima kasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Malam bu, maaf terlambat membalas
      Bisa diceritakan kenapa pembetulannya harus nihil? Apakah karena seharusnya di bulan september memang tidak terjadi transaksi atau terjadi transaksi tetapi dibatalkan?

      Balas
  49. Titis
    Titis says:

    tolong bantu :

    saya melakukan spt pembetulan pada bulan februari 2013 untuk faktur keluaran, namun kenapa pajak masukannya jadi double yakk…. padahal yg diganti pajak keluaran….
    tolong bantu jawab yakkk

    terima kasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang bu Titis
      Saya dengan senang hati mau bantu, tapi bingung yang bagian mananya. Prinsipnya saat melakukan pembetulan, cukup data faktur yang memang perlu dirubah/ditambah/dikurangi yang harus dikoreksi. Data lain selama sudah benar tidak perlu diutak-atik.
      Ibu boleh kirim kasusnya via email ke saya jika sulit dijelaskan disini.

      Balas
  50. Nita
    Nita says:

    Mau tanya pak, kalau SPT masa PPN sebelumnya dilapor nihil namun ternyata ada pembelian barang. contohnya : bulan agustus SPT dilapor nihil ternayta ada pembelian sekitar Rp.5.000.000 dgn PPN Rp. 500.000.. itu bagaimana tuk pelaporannya???

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore bu Nita
      Iya buat dan laporkan SPT Masa PPN Pembetulan bu. Seperti di artikel ini langkah-langkahnya, tinggal inputkan faktur yang tertinggal

      Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Asumsi saya bu El(silakan dikoreksi jika salah)
      Gak kurang/lebih bisa karena
      1.Memang nihil / tidak ada omset, cara buat SPT PPN Nihil disini
      2. Bisa juga PK-PM=0 i impas saya bilangnya. Ya selanjutnya tidak perlu input SSP, langsung saja cetak SPT dan buat CSV (udah saya tes barusan di e-SPT-nya)

      Balas
      • noor wahyudi
        noor wahyudi says:

        sore pak
        begini pak, untuk spt bulan desember 2013 ini sudah saya buat, csv, dan sudah saya laporkan pada 20 januari 2014. dan no eri faktur th 2013 pun sudah saya kembalikan dan sudah diterbitkan no seri baru untuk th 2014, ternyata bulan desembe ada transaksi yg baru dilaporkan yaitu pembayran ppn, bagaimana cara pembetulannya.
        terima kasih pak
        selamat sore

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Kalau transaksi barunya membutuhkan nomor faktur berarti minta lagi untuk tahun pajak 2013, tapi sebelumnya pastikan kembali apakah nomor sisa sudah direkam oleh KPP atau belum, jika belum minta saja seperlunya pak.

          Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *