Seri e-SPT PPN 1111 Masalah dan Solusi e-SPT (Update Baru ke-3)

Untuk ketiga kalinya saya postingkan kumpulan masalah/problem dalam penggunaan aplikasi e-SPT dan cara mengatasinya. Tabel bagian atas untuk masalah dan solusi e-SPT PPN sedangkan tabel paruh kebawah untuk penanganganan e-SPT secara umum

Sumber informasi ini dari LASIS, sebuah layanan daring internal khusus menampung masalah atas aplikasi resmi dari DJP. Kredit khusus untuk P2Humas (always), Tim Lasis, rekan-rekan di forum masjid DJP

Ada juga artikel yang saya rangkum sebelumnya tentang FAQs e-SPT PPN bisa dicek di link dibawah ini:

Semoga ada solusi yang sesuai dengan permasalahan pembaca. Tetap semangat !

:) :) :) :) :) :) :) :)

DAFTAR PERTANYAAN seputar E-SPT PPN 1111

Tanya: Wajib Pajak sudah selesai download installer e-spt PPN 1111 dari website www.pajak.go.id tapi setelah di ekstrak ada peringatan error winrar diagnostic message.
Jawab:  Winrar Diagnostic message muncul ketika salah satu atau semua part dari file yang akan diekstrak tidak ditemukan atau tidak utuh (sesuai dengan ukuran yang seharusnya) bisa terjadi karena file yang diunduh tidak sempurna diunduh. Disarankan untuk menggunakan aplikasi Download Manager agar pengunduhan file lebih stabil

Tanya: Wajib Pajak sudah selesai download installer e-spt PPN 1111 dari website www.pajak.go.id tapi filenya tidak bisa dibuka dan tampilannya di komputer Wajib Pajak juga tidak berupa icon buku.
Jawab: File tidak bisa dibuka karena di komputer pengguna tidak terinstall program WINRAR yang dibutuhkan untuk mengekstrak file hasil unduhan. Silakan unduh terlebih dahulu installer WINRAR (free) dari internet, kemudian install. Aplikasi serupa lainnya adalah dengan IZarch, PeaZIP, 7Zip

Tanya: Untuk e-spt PPN 1111 yang diinstall di windows vista atau seven terkadang setelah aplikasi berhasil di install tapi Wajib Pajak tidak bisa buka aplikasinya. Ada peringatan UNABLE TO CREATE DSN.
Jawab: eSPT PPN 1111 tidak memakai DSN

Tanya: Untuk e-spt PPN 1111 ketika Wajib Pajak sudah selesai install dan berhasil tetapi ketika membuka aplikasinya ada peringatan “FORMAT TANGGAL TIDAK SESUAI” dan kemudian aplikasinya tertutup otomatis.
Jawab: Format tanggal harus disesuaikan ke Indonesia. Masuk ke START > Control Panel > Regional and Language > ubah ke Indonesia

Tanya: Wajib Pajak menginstal e-spt di windows 7 atau vista. Sudah dipakai berbulan-bulan. WP ingin memindahkan database ke computer lain dan mengcopy database tersebut dari C: > Program Files. Tapi setelah di paste di computer baru dan dipakai database tersebut ternyata harus mengerjakan dari awal kembali.
Jawab: Kemungkinan WP menggunakan Windows Vista aau Windows 7 yang User Account Control nya aktif. Ketika akan memindahkan file databasenya, cari tombol , klik tombol tersebut, kemudian copy database nya

Tanya: Wajib Pajak mengubah profil untuk bagian NPWP (dalam hal ini mengubah kode kpp). NPWP sudah sesuai dengan SKT yang baru tapi tidak bisa dilakukan perubahan. Ada peringatan KODE KPP TERSEBUT TIDAK TERDAFTAR PADA REFERENSI KODE KPP.
Jawab: Kode KPP belum masuk ke referensi Kode KPP di dalam database. Harus di-insert-kan terlebih dahulu ke dalam database nya.

Tanya: Pada saat Wajib Pajak input NPWP yang dipotong ada peringatan NPWP tidak valid padahal NPWP tersebut aktif setelah dilakukan pengecekan di master file nasional.
Jawab: Kemungkinan NPWP tersebut tidak valid(tidak seusai cek digit DJP) akan tetapi salah dikeluarkan oleh KPP. Minta WP hubungi KPP untuk tindak lanjutnya

Tanya: Ketika Wajib Pajak mencetak SPT Induknya hasil cetakan ternyata menjadi 2 halaman.
Jawab: ketika membuka preview cetakan, klik export to pdf atau excel file

Tanya: User tidak dapat membuat file csv untuk pelaporan e-spt 1111, muncul notifikasi seperti gambar dibawah ini, padahal posisi spt user adalah LEBIH BAYAR
Jawab:
Hapus SPT tanpa menghapus Data Faktur, kemudian posting ulang. Jangan lupa sebelum membuat file lapor data, pastikan data Induk SPT telah disimpan.

Tanya: Pada saat user membuat spt pembetulan pada e-spt PPN 1111 muncul notifikasi error: Failed (duplicating_faktur). Message : Syntax error (missing operator) in query expression.
Jawab: Error ini hanya muncul di versi eSPT PPN 1111 1.1.0.0 dan sebelumnya, mohon update aplikasi eSPT PPN 1111 nya ke versi terakhir

Tanya: User memindahkan espt PPN 1111 dari computer yang lama ke computer yang baru. Pada saat melakukan koneksi database muncul notifikasi :
Jawab: Versi database yang digunakan tidak sesuai.

Tanya:Wajib Pajak menggunakan aplikasi versi di bawah 1.3.0.0 sedangkan database nya sudah pernah dibuka menggunakan aplikasi versi 1.3.0.0.
Jawab: update aplikasi eSPT PPN 1111 yang digunakan menjadi versi 1.3.0.0

Tanya: User ingin menginput SSP lembar ketiga sehubungan dengan transaksi dengan WAPU, bagaimana mekanismenya? (tidak ada menu perekaman)
Jawab: Tidak perlu diinputkan dalam aplikasi, cukup dilampirkan

15. Pada beberapa kasus yang terjadi user melakukan perekaman faktur pajak pengganti di e-spt 1111 pembetulan, proses perekaman faktur pengganti sudah dilakukan sesuai prosedur akan tetapi data faktur pajak pengganti ini tidak terekam di spt normal pada bulan dimana faktur pajak pengganti dibuat. Seharusnya data faktur pajak pengganti tersebut otomatis terinput dengan DPP dan PPN senilai 0.
Jawab: Ulangi langkahnya sekali lagi, dengan terlebih dahulu menghapus pembetulan SPT tersebut.

Tanya: User melakukan perekaman faktur pajak pengganti di e-spt 1111 pembetulan, proses perekaman faktur pengganti sudah dilakukan sesuai prosedur akan tetapi data faktur pajak pengganti ini tidak terekam di spt normal pada bulan dimana faktur pajak pengganti dibuat.
Jawab: Seharusnya data faktur pajak pengganti tersebut otomatis terinput dengan DPP dan PPN senilai 0.
Ulangi langkahnya sekali lagi, dengan terlebih dahulu menghapus pembetulan SPT tersebut.

Tanya: Pada beberapa kasus ada user yang membuat SPT Masa PPN Pembetulan 1 tapi setelah masuk ke menu input data >>> Pajak Keluaran ternyata tombol baru nya tidak aktif. Padahal sudah dipastikan SPT terakhir user adalah Pembetulan 1 dan di menu input data >>> pajak keluaran pun sudah dipastikan SPT terakhirnya adalah Pembetulan 1.
Jawab: Kemungkinan ada data faktur yang telah terinput di pembetulan setelahnya, cek data inputan faktur di pembetulan 2 dan seterusnya, kalau muncul data fakturnya, lakukan posting data. Untuk kemudian dari menu SPT > hapus SPT, lakukan hapus SPT pada pembetulan tersebut berikut dengan datanya.

Tanya: Induk E-spt 1111 dengan posisi SPT LEBIH BAYAR pembetulan 0 (normal) . Bagian H seharusnya terchecklist otomatis di bagian 1.1 Butir II.D (Diisi dalam hal SPT bukan pembetulan) akan tetapi di computer user terchecklist di Butir II.F (Diisi dalam hal SPT pembetulan) atau tidak terchecklist sama sekali (tidak bisa dipilih).
Jawab: Hapus SPT tanpa menghapus Data Faktur, kemudian posting ulang. Jangan lupa sebelum membuat file lapor data, pastikan data Induk SPT telah disimpan

Tanya: User salah menginput nominal faktur pajak di E-spt 1111 di spt pembetulan 0 (normal), ketika user melakukan pembetulan pada saat proses edit data dan penyimpanan muncul notifikasi Faktur sudah pernah direkam di pembetulan 0 (kondisi ini juga terjadi pada saat user melakukan perekaman data faktur pajak yang sebelumnya dihapus).
Jawab: Update ke versi terakhir. Atau bisa juga dengan mengekspor data fakturnya terlebih dahulu, hapus SPT masa tersebut berikut dengan data fakturnya, lalu kemudian impor kembali data yang telah diekspor di awal.

Tanya: Bagaimana cara menginput Bukti Pemindahbukuan (Bukti Pbk) pada aplikasi e-spt 1111?
Jawab: Inputkan Pbk pada kolom SSP, kolom NTPN inputkan dengan nomor Pbk nya

Tanya: Aplikasi e-spt 1111 tidak dapat mencetak formulir lampiran, muncul notifikasi error.
Install crystal report terlebih dahulu.

Jawab: Crystal report bisa didapatkan dengan mengekstrak file installer eSPT PPN 1111.exe

Tanya: E-SPT PPN 1111 tidak bisa menginput Faktur pajak (masukan) pengganti atas nomor faktur pajak yang diterbitkan tahun lalu/tahun yang berbeda.
Jawab:  di kolom isian dokumen yang diganti, pilih “Dokumen yang dipersamakan dengan Faktur Pajak”

Tanya: PKP A ada transaksi pembelian (FP masukan) di tahun 2011 dengan PKP B. Di bulan April PKP B mengalami perubahan NPWP. Di bulan Mei PKP A membuat nota retur, ketika PKP A ingin melakukan input data nota retur di eSPT , ada warning nomor tersebut tidak ditemukan. Ketika di paksakan di klik OK dan diinput DPP + PPN nya secara manual muncul warning: DPP faktur nomor sekian sudah pernah di retur sejumlah RP. 0 db command failed pada e-spt ppn 1111.
Jawab: Ubah terlebih dahulu transaksi di bulan April terhadap NPWP lawan transaksinya, baru kemudian input Nota retur nya

Tanya: Input e-SPT PPN 1111 apabila ada WP yang dipindahkan ke KPP Madya sesuai Per 08/2012 seharusnya penomoran faktur pajaknya berlanjut,tetapi di eSPT otomatis kembali ke nomor urut 1 (WP ingin penomoran auto).
Jawab: Masuk ke menu Tools > Referensi > Nomor Faktur, lalu ubah referensinya sesuai nomor yang dikehendaki

Tanya: E-SPT PPN 1111 WP membuat pembetulan 1 kemudian mengubah data salah satu faktur pajak. SPT pembetulan itu kemudian dihapus dan dia masuk ke SPT normal dan ingin mengubah FP yang sama tapi ada warning: FP ini tidak bisa di ubah, padahal SPT itu adalah masa pajak yang terakhir dibuat dan tidak ada masa pajak lagi setelahnya.
Jawab: Ekspor data faktur pada masa tersebut,lalu kemudian Hapus SPT Masa tersebut berikut dengan data fakturnya, lalu impor kembali data faktur yang telah diekspor di awal

Tanya: WP ada pembetulan SPT yang mengakibatkan LB jadi lebih kecil, namun di bagian induk bagian II huruf F menunjukkan kurang bayar, sementara WP tidak mau membayar karena merasa masih ada LB yang bisa di kompensasi ke masa pajak berikutnya.
Jawab: Di induk kolom IIE, dikosongkan nilainya

Tanya: WP membuat pembetulan SPT suatu masa pajak, kemudian dihapus. Setelah itu WP ingin membuat lagi pembetulan masa pajak tersebut tapi ketika masuk menu input data pajak keluaran/masukan data faktur pajak yang muncul terduplikasi (misalnya nomor FP 010.000-12.0000003 muncul dua kali).
E Jawab: rror ini merujuk pada kerusakan yang terjadi pada .net framework yang ada di komputer WP. Solusi : harus install ulang .net framework nya

Tanya: WP buat pembetulan SPT masa pajak terakhir (misal bulan Juli 2012, masa pajak bulan agustus belum ada di menu setting eSPT PPN) tapi ketika masuk ke menu input data pajak keluaran kemudian memilih salah satu nomor FP dan klik ubah, muncul warning; Faktur pajak ini tidak bisa diubah.
Jawab: Ketika menghapus pembetulan, hapus berikut data fakturnya, sehingga ketika pembetulan tersebut dibuat kembali, fakturnya tidak akan muncul 2 kali.

Tanya: Pada saat membuat file csv, muncul notifikasi error sebagai berikut:
“Failed (File_handler). Message:Retrieving the COM class factory for component with CLSID {A440BD76-CFE1-4D46-AB1F-15F238437A3D}Failed due to the following error : 80040154″
Jawab: Ekspor data faktur pada masa tersebut,lalu kemudian Hapus SPT Masa tersebut berikut dengan data fakturnya, lalu impor kembali data faktur yang telah diekspor di awal

NO

PERMASALAHAN

PENYELESAIAN

e-SPT PPN 1111

1

ketika membuat pembetulan, ada error duplicating faktur

*

ekspor data fakturnya, hapus SPT berikut datanya, lalu impor ulang. Atau kalau tidak berhasil harus dihapuskan langsung dari database untuk karakter yang bersangkutan (kemungkinan dikarenakan ada data lawan transaksi yang menggunakan tanda petik, baik tanda petik maupun )

2

saat Install eSPT terjadi error dengan   .Net Framework

*

Silahkan masuk Control panel , kemudian masuk ke add or remove program. Silahkan hapus aplikasi .Netframework yang telah ada, kemudian setelah itu silahkan lakukan penginstallan seperti biasa.

3

ketika klik simpan pada saat penginputan profile muncul error

*

Ubah regional setting ke Indonesia, kalau posisi sebelumnya memang sudah ke Indonesia, set ke bahasa yang lain dulu, lalu set ke Indonesia lagi.

4

impor data faktur pajak , tetapi datanya tidak masuk. Ketika diimpor ulang ada pemberitahuan bahwa datanya sudah pernah diinput pada masa (misal 01-02 atau 02-03)

*

Kesalahan biasanya ada di pembuatan file impor data, dimana kolom masa pajak diinputkan dengan beda masa. Misal : impor untuk masa februari, yang seharusnya diisi dengan 0202 diisi dengan 0102

5

WP lebih bayar tetapi kompensasi tidak bisa dicentang

*

Biasanya hal ini terjadi ketika WP dalam posisi awal kurang bayar, akan tetapi ada inputan di poin IIB sehingga mengakibatkan statusnya menjadi Lebih Bayar, dan kemudian aplikasinya diupdate. Solusi : hapus SPT tanpa menghapus data faktur, kemudian posting ulang.

6

file impor sudah sesuai pengisiannya dengan petunjuk , akan tetapi ketika mau diimpor ada pemberitahuan kalau format tidak valid

*

Pertama kali pastikan sudah diisi sesuai petunjuk, lalu cek kembali file impor nya menggunakan notepad, pastikan tidak ada karakter ENTER atau SPASI di data yang akan diimpor

7

sudah update ke aplikasi yang mendukung menu cetakan lampiran, akan tetapi ketika diakses ke menu tersebut error

*

Jalankan Crystal Report (CrRedistX_86 untuk sistem operasi 32 bit, CrRedistX_86 untuk sistem operasi 64 bit) Win XP biasanya memakai sistem operasi 32 bit, sedang untuk Win Vista dan Win7 bisa dicek melalui : Start > Computer (klik kanan) > properties

8

impor data tidak berhasil semua, disebabkan ada data lawan transaksi yang lebih dari 50 karakter

*

Ubah data impor yang mengandung lawan transaksi yang lebih dari 50 karakter,  atau dengan mengupdate aplikasi ke versi 1.1.0.0 (minimal) sehingga atas data seperti itu akan langsung dipotong oleh aplikasi kalau ada data laawn transaksi yan glebih dari 50 karakter

9

install update tidak bisa, berhasil akan tetapi aplikasi tidak berubah

*

cek direktori instalasi eSPT (secara default : e-SPT PPN 1111) akan tetapi apabila WP menginstall menggunakan installer versi 1.0.0.0 folder hasil instalasinya (eSPT PPN 1111) bahkan ada beberapa installer eSPT PPN 1111 versi 1.0.1.0 hasil instalasinya menjadi (e-SPT PPN 1111 v.1.0.1)

*

arahkan update aplikasi ke folder instalasi yang terpasang di sistem, karena kalau tidak maka update aplikasi akan membentuk lagi folder e-SPT PPN 1111 yang menyebabkan aplikasi seolah olah tidak terupdate.

Untuk lebih amannya, install ulang aplikasi menggunakan installer versi 1.1.0.0 (minimal)

10

gagal menginput nota retur atau faktur pajak pengganti yang referensinya di bawah januari 2011

*

Update aplikasi ke minimal versi 1.1.0.0

11

Input Nota Retur Pajak Masukan, ketika setelah memasukkan referensi nomor faktur, nilai yang muncul  adalah nilai dari Faktur Pajak Masukan yang lain, dan ketika disimpan muncul peringatan sudah pernah diretur dengan nilai 0

*

Update aplikasi ke minimal versi 1.2.0.0

Problem dan Solusi untuk Seluruh jenis eSPT (e-SPT PPN, e-SPT PPh)

1

eSPT PPh Masa, eSPT PPN 1107, eSPT PPh Tahunan : Pada saat pertama kali membuka eSPT terjadi error koneksi ke database gagal

Lakukan langkah-langkah berikut :

*

Silahkan masuk ke Control Panel,

*

kemudian Administrative tools,

*

Kemudian ODBC,

*

Kemudian System DSN,

*

Kemudian klik Add,

*

Kemudian pilih Microsoft Access Driver *.mdb,

*

Kemudian berikan nama database ( tanpa tandabaca ),

*

Kemudian klik select,

*

Kemudian arahkan ke lokasi database tersimpan.

2

Seluruh eSPT : Pada saat penginputan melakukan impor data sering terjadi error

Silahkan disesuaikan beberapa kolom yang sering error :

*

Penyesuaian kolom NPWP, karena harus 15 digit.

*

Penyesuaian kolom tanggal SSP dan tanggal faktur, formatnya harus tanggal bulan dan tahun.

*

Penyesuaian kolom masa pajak, harus sesuai berdasarkan format ( missal 0202, harus 4 digit ).

3

Seluruh eSPT  : Pada saat mencetak sering hasil cetakan yang harusnya satu lembar menjadi dua lembar

*

Cetakan terpotong karena 2 hal. Pertama karena settingan kertas, yang kedua karena driver printer tidak mau menyesuaikan ukuran margin cetakan. Solusi setting ukuran kertas atau ganti driver printer dengan yang bisa menyesuaikan,

*

apabila saat preview sudah satu lembar tapi dicetak jadi 2 lembar, copy cetakan ke excel atau export to pdf untuk aplikasi eSPT PPN 1111,

4

Pada saat melakukan penghapusan data di e SPT data gagal kehapus

lakukan langkah-langkah sebagai berikut :

*

Silahkan backup database

*

Kemudian silahkan lakukan ekspor  data eSPT ( faktur atau bukti potong )

*

Kemudian hapus eSPT

*

Kemudian impor kembali data hasil ekspor yang telah dihilangkan data yang mau di hapus  tadi.

*

Silahkan cek kembali data .

5

Tidak bisa membuat file lapor data (untuk eSPT PPh Masa atau PPh Tahunan) karena tombol create csv tidak aktif.

*

SSP belum diisi, atau transkrip kutipan laporan keuangan belum diisi (PPH Tahunan). Apabila SSP sudah diisi akan tetatpi masih mengalami permasalahan yang sama, coba cek ulang apakah nilainya sudah sama atau belum. Nilai SSP yang dilunasi harus sama atau lebih besar dari PPh Terutang. Serta cek juga apakah SSP yang diisi sudah balance baik untuk PPh Tidak Final maupun untuk PPh Final (pasal 21)

6

Copy database dari folder database eSPT untuk dipindahkan ke komputer lain , akan tetapi datanya kosong (Windows Vista dan Windows 7)

*

Hal ini biasa terjadi untuk Windows Vista yang User Account Controlnya masih aktif, sehingga file database yang ada dialihkan ke virtual store. Untuk mengambil database sebenarnya, masuk ke folder database dari eSPTnya, kemudian klik tombol compatibility file.

*

Untuk mematikan UAC, silakan masuk ke Control Panel > User Control > set User Account Control > set ke posisi paling bawah > kalau minta restart, jalankan

7

eSPT PPN 1107, eSPT PPh Masa : ubah referensi lawan transaksi, tetapi data faktur atau Bukti Potong tidak terupdate

*

Mengubah referensi lawan transaksi tidak akan mengubah data Bukti Potong atau Faktur Pajak yang sudah ada, sehingga harus dilakukan juga pengubahan di Bukti Potong/Faktur Pajak atas lawan transaksi tersebut

Share this Story

Related Posts

25 Comments

  1. reni

    Monday, 14 April, 2014 at 12:47

    mau tanya pak, saya sudah input spt dan mau input ssp tapi setiap mau input ssp selalu muncul “Hanya SPT kurang bayar bisa input SSP”. solusinya bagaimana pak ?
    terima kasih.

    Reply

    • Dwi Utomo

      Tuesday, 15 April, 2014 at 16:43

      Notifikasi tersebut muncul karena adanya PPN kurang bayar, pastikan jika PPN-nya dipungut dinas/BUMN maka akan nihil tapi jika PPN-nya dipungut sendiri biasanya ada kurang bayar. Jika memang ada kurang bayar ya silahkan dibayar dulu di pos atau bank kemudian input SSP-nya. Coba dilihat artikel ini ya bu. Klik disini

      Reply

  2. Ajimi

    Wednesday, 9 April, 2014 at 18:24

    Salam pak dwi.. Saya mau menanyakan masalah nomor faktur pajak. Perusahaan kami dari bulan juni sampai sekarang menggunakan nomor faktur pajak yg dibuat sendiri penomorannya. Apakah faktur pajak kami sah dan bisa dilaporkan? Sampai sekarang kami belum melaporkan spt masa ppn dari bulan juli 2013 sampai maret 2014. Kalo tidak bisa melaporkan spt masa ppn kami dikarenakan nomor faktur, apa solusi nya? Terima kasih banyak pak dwi.. Wassalam

    Reply

    • Dwi Utomo

      Thursday, 10 April, 2014 at 08:59

      Rekan Aji pernah disurati gak dari KPP tentang kewajiban penggunakan nomor faktur rlrktronik, jika pernah diberitahu tapi tetap menggunakan nomor lama, maka bisa nggak sah. Sekarang nomor faktur untuk tahun pajak 2013 tidak bisa diperoleh lagi secara elektronik, karena masanya udah lewat. Saran saya silahkan hubungi pelayanan KPP terdaftar saja pak. Saya nggak bisa menjawab terlalu detil

      Reply

  3. tina

    Saturday, 5 April, 2014 at 17:47

    “Tanya: Wajib Pajak menginstal e-spt di windows 7 atau vista. Sudah dipakai berbulan-bulan. WP ingin memindahkan database ke computer lain dan mengcopy database tersebut dari C: > Program Files. Tapi setelah di paste di computer baru dan dipakai database tersebut ternyata harus mengerjakan dari awal kembali.
    Jawab: Kemungkinan WP menggunakan Windows Vista aau Windows 7 yang User Account Control nya aktif. Ketika akan memindahkan file databasenya, cari tombol , klik tombol tersebut, kemudian copy database nya”
    Poin yang ini bole diminta panduan detailnya? Trims

    Reply

    • Dwi Utomo

      Monday, 7 April, 2014 at 08:57

      Buka Control Panel >> User Accounts >> Change User Accounts Control Settings >> geser ke Never Notify >> Ok

      Reply

  4. dewi

    Saturday, 1 March, 2014 at 13:07

    Pada saat input data pajak keluaran > baru > jenis transaksi > detail transaksi > dokumen transaksi > NPWP lawan transaksi

    setelah saya pilih salah satu NPWP lawan transaksi keluar
    ” Failed (cek_npwp). Message: Conversion from string “,” to type ‘Integer’ is not valid ”

    padahal bulan2 sebelumnya gk bermasalah & data di lawan transaksi juga tidak pernah saya ubah, kecuali menambah data baru.

    solusinya bagaimana ya Pak, tq.

    Reply

  5. Ami

    Saturday, 22 February, 2014 at 11:55

    pada saat selesai mengisi induk spt pada e-spt pnn 1111 kemudian simpan muncul ” Failed (save_induk). message data tipe mismatch in criteria expression.
    Sudah coba untuk instal ulang tetapi tetap tidak bisa simpan induk spt. mohon bantuannya agar dapat lapor spt ppn 1111.

    Reply

    • Dwi Utomo

      Saturday, 22 February, 2014 at 15:32

      Maaf bu Aminah, saya belum tahu solusinya. Bisa salinkan log error ato printscreen saat error muncul, kirim ke eamil saya aja.

      Reply

  6. ANTOK

    Saturday, 8 February, 2014 at 12:47

    Selamat siang pak, saat saya mau isi NPWP pada e spt PPh 21 kok tidak mau ya? ada pesan NPWP diisi 15 digit. dan selalu gagal.

    Reply

    • Dwi Utomo

      Monday, 17 February, 2014 at 01:28

      Cek kembali pak pada control panel windows > region & language dan pastikan sudah memilih indonesia

      Reply

  7. Astri

    Monday, 27 January, 2014 at 15:18

    Siang pak, sy mau tanya sewaktu sy blm menginput PPn kurang lebih, pada induk bagian A masih tercantum angkanya. tp setelah input kurang lebih angkanya menjadi hilang, itu kenapa ya pak ?

    Reply

    • Dwi Utomo

      Tuesday, 28 January, 2014 at 08:30

      Pagi bu Astri
      Maksudnya kurang lebih ini apa ya? Kurang bayar atau lebih bayar.
      Saya udah coba, ketika di Induk terjadi kurang bayar, maka setelah saya input SSP PPN KB nilai kurang bayar tersebut seharusnya masih tetap muncul

      Reply

  8. Agu

    Tuesday, 21 January, 2014 at 01:05

    Mau tanya pak,,,,bagaimana caranya untuk membuka eSPT 1111 tapi USER ID & Password nya lupa??
    terimakasih

    Reply

    • Dwi Utomo

      Tuesday, 28 January, 2014 at 11:33

      Waduh yg ini saya belum tahu pak, bisa dibawa saja ke KPP terdekat laptopnya atau undang AR terkait untuk ngecek langsung pak

      Reply

      • Ina

        Saturday, 22 March, 2014 at 14:14

        Coba buka file database accessnya, masukkin password = “espt_ppn_1111″ (tanpa tanda kutip). Setelah masuk ke database, cari tabel REF_USER.

        Doubel klik dan BINGO… ada field UNAME dan UPWD yang artinya di bawah field itulah nama user dan passwordnya. Untungnya isi fieldnya tidak dienkripsi (protect).

        Reply

        • Dwi Utomo

          Saturday, 22 March, 2014 at 14:44

          Wah ini solusi diluar yg saya tahu, makasih ya mbak Rina :) (mohon maaf kalau salah panggilnya)

          Reply

  9. Dewi

    Thursday, 26 December, 2013 at 13:36

    Pak. mohon pencerahannya. saya baru ini di suruh pegang pajak kantor. orang lama pergi tanpa jejak :) . mau tanya klo biasanya kan kantorku laporan nihil dulu tiap bulan. walaupun ada pajak keluaran n masukan, sampai nanti tahunan baru dibayar sekaligus. Nah yg jadi pertanyaan klo saya bikin laporan nihil tiap bulan apa harus di input dulu laporan pajak keluaran&masukkannya pak? lalu bagaimana cara pembetulan saat membayar pajaknya. terima kasih banyak atas bantuan jawabannya..

    Reply

  10. wd

    Tuesday, 24 December, 2013 at 16:51

    User memindahkan espt PPN 1111 dari computer versi yang lama ke computer versi yang baru. kq data2 espt PPN 1111 yang ada di computer versi lama ga ada di computer yang ada di versi baru. mohon bantuannya

    Reply

    • Dwi Utomo

      Thursday, 26 December, 2013 at 17:00

      Selamat sere rekan wd
      Coba pindahkan isi dari folder DB (C:\Program Files\DJP\e-SPT PPN 1111\DB) ke komputer baru, harusnya bisa terdeteksi di menu koneksi database

      Reply

  11. dewi

    Thursday, 12 December, 2013 at 14:12

    siang pa, saya mau tanya pada menu ssp ada kode NTPN,itu diisi apa ya pa??,,,bingung nih pa,,,mohon bantuannya ya,,,,thanks :)

    Reply

    • Dwi Utomo

      Thursday, 12 December, 2013 at 14:46

      Sore bu Dewi
      NTPN biasanya oleh bank peersepsi dicetak di SSP-nya kombinasi angka unik 11 digit, biasanya ada tulisan NTPN kecil disitu. Ada sebagian bank yg mencetak NTPN pada BPN (Bukti Penerimaan negara) dan terpisah tapi dilampirkan pada SSP saat setor, kalo setornya lewat ATM atau bisa dilihat di struknya

      Reply

  12. aliyya

    Wednesday, 11 December, 2013 at 18:14

    Pak untuk point no 5 WP lebih bayar kok tetap tidak bisa dicentang ya pak?
    saya sudah mengikuti saran tsbt memang hasilnya tercentang tapi ppn keluarnya tidak tampak pak? gmn itu pak?
    Terimakasih sebelumnya…

    Reply

  13. hafid

    Wednesday, 11 December, 2013 at 12:48

    mas .. klo pas mau input pajak masukan terus pas mau isi no pajak lawan, keluar peringatan salah npwp

    \

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To create code blocks or other preformatted text, indent by four spaces:

    This will be displayed in a monospaced font. The first four 
    spaces will be stripped off, but all other whitespace
    will be preserved.
    
    Markdown is turned off in code blocks:
     [This is not a link](http://example.com)

To create not a block, but an inline code span, use backticks:

Here is some inline `code`.

For more help see http://daringfireball.net/projects/markdown/syntax

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Search / Cari artikel

Newsletter Amsyong

Ingin berlangganan email info pajak gratis? Klik Disini Yaa

Share your support

Close
Dukung Blog Ini
Dengan Klik salah satu tombol dibawah ini