Update Dong Identitas Pajak Anda ;)

NPWP amsyong

Dulu, pada suatu ketika di suatu hari (walah..) saya mendapat kabar dari famili di kampung. Katanya ada pak pos antar surat dari kantor pajak. Dalam hati saya bertanya-tanya, ” Wah ada apa ini kok dapat surat? Surat dari pajak untuk orang pajak pula 😕 “.

Dijelasin sekilas isi suratnya adalah meminta saya segera menyampaikan SPT Tahunan.  Hmm, sedikit info saya memang mendaftarkan diri di Probolinggo sehingga kode NPWP juga dari Probolinggo sementara sekarang saya bertugas di Timika dan saya lupa untuk memperbarui data alamat saat ini, sehingga jika masih ada surat yang sampai di alamat lama ya itu juga karena kesalahan saya sendiri yang tidak memperbarui data administrasi.

Itu contoh sederhana pentingnya dari mengupdate data/identitas pajak kita. Perubahan data disini adalah perubahan data yang tidak menyebabkan perubahan NPWP. Namun perlu dilakukan untuk menjaga komunikasi antara wajib pajak dengan orang pajak sehingga tidak terjadi miskomunikasi yang tidak perlu.

Data administrasi apa yang bisa diupdate/diperbarui:

  1. Perubahan identitas Wajib Pajak orang pribadi;
  2. Perubahan alamat tempat tinggal Wajib Pajak orang pribadi atau tempat kedudukan Wajib Pajak badan masih dalam wilayah kerja KPP yang sama;
  3. Perubahan kategori Wajib Pajak orang pribadi, misal dulu mencantumkan karyawan sebagai pekerjaan, sekarang sudah menjadi pengusaha;
  4. Perubahan sumber penghasilan utama Wajib Pajak orang pribadi;
  5. Perubahan identitas Wajib Pajak badan tanpa perubahan bentuk badan seperti CV. EMPAT MATA berubah namanya menjadi CV. BUKAN EMPAT MATA yang berubah hanya namanya saja tapi badan hukumnya tetap CV dan/atau
  6. Perubahan permodalan atau kepemilikan Wajib Pajak badan tanpa perubahan bentuk badan seperti PT ALAM JAYA semula status permodalannya sebagai Penanaman Modal Dalam Negeri berubah menjadi PT ALAM JAYA dengan permodalan sebagai Penanaman Modal Asing.

2 Cara mengupdate data administrasi pajak kita:

A. Wajib pajak bisa melakukan permohonan secara elektronik,

Yaitu dengan Permohonan perubahan data dilakukan secara elektronik dengan mengisi Formulir Perubahan Data WP pada Aplikasi e-Registration yang tersedia pada laman DJP di www.pajak.go.id.

  1. Permohonan perubahan data yang telah disampaikan oleh Wajib Pajak melalui Aplikasi e-Registration dianggap telah ditandatangani secara elektronik atau digital dan mempunyai kekuatan hukum.
  2. Wajib Pajak yang telah menyampaikan Formulir Perubahan Data Wajib Pajak dengan lengkap pada Aplikasi e-Registration harus mengirimkan dokumen yang disyaratkan ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha Wajib Pajak.
  3. Pengiriman dokumen yang disyaratkan dapat dilakukan dengan cara mengunggah (upload) salinan digital (softcopy) dokumen melalui Aplikasi e-Registration atau mengirimkannya dengan menggunakan Surat Pengiriman Dokumen yang telah ditandatangani.
  4. Apabila dokumen yang disyaratkan belum diterima KPP dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja setelah permohonan perubahan data secara elektronik, permohonan tersebut dianggap tidak diajukan.
  5. Apabila dokumen yang disyaratkan telah diterima secara lengkap, KPP menerbitkan Bukti Penerimaan Surat secara elektronik.

B. Wajib pajak bisa melakukan permohonan secara tertulis

Langkah-langkahnya:

  1. Permohonan secara tertulis dilakukan dengan mengisi dan menandatangani Formulir Perubahan Data Wajib Pajak.  (Lampiran II PER-20/PJ/2013)
  2. WP yang telah mengisi dan menandatangani Formulir Pendaftaran WP harus melengkapi formulir perubahan data tersebut dengan dokumen yang disyaratkan.
  3. Permohonan secara tertulis disampaikan ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha WP dengan cara:
    • Langsung ke KPP atau melalui KP2KP;
    • Melalui pos; atau
    • Melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir.
  4. Terhadap penyampaian permohonan secara tertulis, KPP memberikan Bukti Penerimaan Surat apabila permohonan dinyatakan telah diterima secara lengkap.

Formulir Tertulis Perubahan Data bisa bapak ibu lihat di Lampiran II PER-20/PJ/2013, download lampirannya disini. Maaf masih belum ada format excelnya hehe..

6 replies
  1. Imanda Firmansyah
    Imanda Firmansyah says:

    Pak Dwi, saya update data melalui e-Registration, saya sudah register,tp tidak ada menu untuk perubahan data. hanya pendaftaran baru saja. terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat malam rekan Imanda
      Saya tidak tahu apakah ada menu baru atau gimana, namun saya denger e-reg sempat terganggu beberapa waktu lalu. Rekan bisa kontak ke KPP terdekat untuk aplikasi tersebut. Terimakasih

      Balas
  2. Astrid
    Astrid says:

    Pak Dwi,

    Saya ingin mengganti alamat npwp saya, tapi beda KPP. Bisakah melalui perubahan data online? ataukah npwp asli dikirimkan ke KPP asal?

    Mohon infonya..

    Terima kasih,

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu Astrid
      Dari tanya-tanya ke temen di pelayanan, hanya bisa dengan mengisi formulir pindah KPP di KPP terdaftar, jika berhalangan ke KPP ibu bisa minta AR untuk kirimkan formatnya kemudian diposkan. Menggunakan e-reg untuk pindah KPP masih belum diakomodir saat ini.

      Balas
  3. Amanda
    Amanda says:

    Pak Dwi, klo yang berubah hanya nomor telepon gimana pak?
    Jadi baru2 ini saya ganti nomor telepon ( karena sering ada gangguan jaringan) dengan nomor telepon baru tapi alamat tetap sama. dan WP nya adalah BADAN ( CV ).
    Mohon petunjuknya pak.
    Terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Perubahan data bisa dilakukan saat penyampaian SPT Tahunan dengan menggunakan form perubahan data dan dilampirkan. Jika ingin menyampaikan perubahan data tetapi tidak berbarengan dengan SPT tahunan ada juga formnya

      Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan komentar Anda disini..