Batas Waktu Pembetulan SPT Masa Dan Tahunan

Kemarin saya muatkan artikel tentang batas waktu penyetoran pajak dan pelaporan SPT masa dan tahunan. Hari ini saya lanjutkan dengan batas waktu pembetulan SPT masa dan Tahunan. Pembetulan adalah untuk mengoreksi SPT yang dilaporkan pertama kali/SPT Normal. Dan hasil akhir pembetulan bisa berupa pajak kurang bayar, nihil ataupun lebay lebih bayar. Langsung baca ya

[pl_button type="primary" link="" target="blank"]Dasar Hukum[/pl_button]

UU KUP No. 28 tahun 2007 Pasal 8 ayat (1)

Wajib Pajak dengan kemauan sendiri dapat membetulkan Surat Pemberitahuan yang telah disampaikan dengan menyampaikan pernyataan tertulis, dengan syarat Direktur Jenderal Pajak belum melakukan tindakan pemeriksaan.

dan PP 74  tahun 2011 pasal 5 ayat (1)

Wajib Pajak dengan kemauan sendiri dapat membetulkan Surat Pemberitahuan yang telah disampaikan dengan menyampaikan pernyataan tertulis, dengan syarat Direktur Jenderal Pajak belum melakukan tindakan;

  1. Verifikasi dalam rangka menerbitkan surat ketetapan pajak;
  2. Pemeriksaan; atau
  3. Pemeriksaan Bukti Permulaan.

[pl_label type="info" size="large"]Info[/pl_label]

Boleh Dibetulkan Asal Belum Mulai Diperiksa

Dari dasar hukum diatas tidak menyebutkan batas waktu pembetulan SPT, selama belum diperiksa, diperiksa bukti permulaan dan diverifikasi (jika ketiga hal tsb udah dimulai ya udah gak bisa betulkan lagi SPT) kecuali untuk SPT Lebih Bayar atau rugi akan saya berikan penjelasan dibawah.  Nah sekarang apa patokan mulainya pemeriksaan, buper dan verifikasi?

  • Saat mulai pemeriksaan= saat Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak disampaikan kepada Wajib Pajak
  • Saat mulai buper=saat surat pemberitahuan Pemeriksaan Bukti Permulaan disampaikan kepada Wajib Pajak
  • Saat mulai verifikasi = saat Surat Pemberitahuan Verifikasi Pajak disampaikan kepada Wajib Pajak

Pembetulan SPT Tapi Jadi Lebih Bayar / Rugi

Seperti yang saya tekankan diatas, ada perlakuan jangka waktu khusus untuk untuk pembetulan atas SPT yang hasilnya menyatakan lebih bayar dan rugi, terdapat batas waktu tambahan seperti dinyatakan dalam Pasal 8 ayat (1a) UU KUP. Wajib Pajak yang melakukan pembetulan SPT di mana pembetulan SPT tersebut menyatakan rugi atau lebih bayar, maka pembetulan SPT tersebut dapat dilakukan paling lama 2 (dua) tahun sebelum daluarsa penetapan.

Yang dimaksud dengan daluwarsa penetapan adalah jangka waktu 5 (lima) tahun setelah saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun Pajak, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (1) UU KUP.

Ilustrasinya, jika PT. Anti Amsyong sudah menyampaikan SPT Tahunan badannya tahun 2010 kemudian ingin membetulkan SPT-nya dan ternyata hasilnya adalah rugi maka batas akhir pelaporan pembetulannya adalah 31 Desember 2013. Bingung ya? :). Begini detilnya, SPT tahun pajak 2010 dilaporkan paling lama april 2012, 5 tahun daluarsa adalah 2015, jadi 2 tahun sebelum daluarsa adalah 31 Desember 2013

Semoga bermanfaat 🙂

cara melaporkan SPT Pembetulan

cara melaporkan SPT Pembetulan

29 replies
  1. Ria
    Ria says:

    Selamat malam pak …

    Pak saya mau tanya,
    Di tahun 2015 data perolehan penjualan saya berbeda dengan spt tahunan 2015 …
    Ada kesalahan pencatatan ..
    Perolehan penjualan lebih besar di laporan spt tahunan, dibandingkan laporan dari total yg setiap bulan saya laporkan. .
    Itu baiknya gimana ya pak ?
    Apakah harus pembetulan spt tahunan?
    Jika melakukan spt tahunan, ada dampaknya tidak pak, atau kena denda pak ?

    Terima kasih

    Balas
  2. basofi
    basofi says:

    Malam bpk saya bingung terkait pembetulan, itu kan th pajak 2010 dak keteranganya dilaporkan paling lama april 2012, bukanya april 2011 pak? kok saya bingung kira2 yg benar mana pak? terimakasih

    Balas
  3. Miftah
    Miftah says:

    Selamat siang pak Dwi

    Mohon maaf, mohon pencerahanya, saya sedang ada kekurang pahaman soal perpajakan ini.
    jadi PPh badan saya tahun 2010 belum saya laporkan, tetapi ditahun-tahun selanjutnya sampai dengan 2014 sudah terbayar dan terlaporkan.
    karena minimnya aktifitas pada tahun 2010 dan sangat kecilnya pendapatan yg kami terima serta kelengkapan data yg belum sama sekali tercatat, maka Thn 2010 blm ada laporan PPh badan.
    yang ingin saya tanyakan, apakah laporan saya menggunakan format 2010 atau 2014, dan apakah kami juga dikenakan PPh Final 1%, terima kasih.

    salam hangat
    miftah

    Balas
  4. Kevin
    Kevin says:

    Pagi pak, saya mau tanya cara penulisan kurang bayar pada pembetulan spt badan.
    Mis : kurang bayar SPT Normal : 10 juta setelah pembetulan KB menjadi 15 juta.
    PPh KB yg dicantumkan 15 juta atau 5 juta ya ?
    Jika yg dicantumkan 5 juta yang 10 juta dimasukkan ke mana ya ?
    Terima kasih.

    Balas
  5. yudi
    yudi says:

    ijin tanya pak.
    saya ada masalah di nomor seri faktur pajak keluaran tahun 2013, ternyata no seri yang saya keluarkan tidak sesuai tanggal yang diberikan dari kantor pajak,contoh : PT. ABC faktur pajak No : 010-000-13.00000012 tgl 09 Januari 2013 sedangkan No seri Faktur pajak dari kantor pajak baru terbit tanggal 13 Januari 2013, saya mau pembetulan SPT PPN tahun 2013 sedangkan saya sudah memasuki tahun 2015, apakah bisa SPT PPN tahun 2013 dibetulkan.
    Terima kasih.

    Balas
  6. William
    William says:

    Pak Dwi untuk pembetulan SPT Tahunan apa perlu mengajukan surat permohonan dulu?
    Bisa minta contoh suratnya pak?

    Terima kasih

    Balas
  7. karyono
    karyono says:

    salam bapak. di tahun 2011 saya melaporkan omzet 140.000.000,- sedang pembelian saya 207.387.774 bagaimana cara pembetulan spt untuk pph orang pribadi ? berapa yg harus aku bayar ?

    Balas
  8. artini
    artini says:

    Siang Pak Dwi,

    saya baru coba buat laporan spt pribadi via e fin,
    tapi saya ada salah input di point 12, lupa belum terisi
    sehingga muncul komen di point 16 kurang bayar.
    data sudah terlanjur tersimpan,
    pertanyaannya : Bagaimana cara untuk merefisi inputan yang salah tersebut.
    saya belum kirim laporan spt tersebut.

    terimakasih
    Artini

    Balas
  9. Rara
    Rara says:

    Siang Pak, saya mau tanya apabila sekarang saya mau membuat SPT pembetulan PPN tahun 2011&2012, dari bulan jan-des ada yang jadi kurang bayar dan ada juga yang jadi lebih bayar, karena dulu lapor nihil, apakah masih bisa dibetulkan? Apakah boleh dalam satu tahun itu langsung saya rekap lalu pembetulan di bulan desember saja (karena total akhir kurang bayar)?

    Terima kasih sebelumnya

    Balas
  10. Rara
    Rara says:

    Siang Pak, saya mau tanya apabila sekarang saya mau membuat SPT pembetulan PPN tahun 2011&2012, dari bulan jan-des ada yang jadi kurang bayar dan ada juga yang jadi lebih bayar, karena dulu lapor nihil, apakah masih bisa dibetulkan? Apakah boleh dalam satu tahun itu langsung saya rekap lalu pembetulan di bulan desember saja (karena total akhir kurang bayar)?

    Terima kasih sebelumnya

    Balas
  11. Bebby
    Bebby says:

    Sore pak..

    Bagaimana kalau setelah dibetulkan ternyata pph pasal 29 lebih bayar, juga menyebabkan angsuran pph pasal 25 utk tahun pajak berikutnya menjadi lebih besar dari seharusnya? pilihan apa yang harus saya buat?

    terima kasih

    Balas
  12. diya
    diya says:

    Selamat sore pak.

    Pak saya mau bertanya, kalo mau membuat SPT pembetulan pph 21 karena terjadi kesalahan penomeran pada 1721 A1 bisa tidak ya pak? kan di imporan bukti potong 1721 A1 ada kolom pembetulan, nanti saya isi “1” ya pak bukan “0” lagi?

    Terimakasih

    Balas
  13. juli s
    juli s says:

    Yth. Mas,

    Aabila SPT pembetulan jadi Kurang bayar apakah batas berbeda dengan SPT pembetulan LB atau Rugi ?

    Balas
  14. toni
    toni says:

    izin tanya Pak.
    Bagaimana cara membuat formulir SPT Pembetulan.
    Jika pada laporan bulan nopember kemarin saya melaporkan NIHIL.Sedangkan pada bulan tersebut Kami ada transaksi dibulan oktober tetapi saya belum terima SSP dari pihak pemotong pajak.
    Mohon infonya Pak.
    terima kasih sebelumnya..

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore pak Toni
      Saya maksudnya ini untuk pajak jenis apa dulu ya pak? Biasanya kalau ada istilah pemotong pajak itu terkait dengan PPh pasal 23 dan pemotong memberi bukti potong namun bupot PPh 23 itu untuk kredit pajak di pajak tahunan nantinya. Atau faktur pajak yang bapak maksud?
      Pada dasarnya ketika ada dokumen terkait SPT yang belum dilaporkan seperti SSP atau faktur pajak, maka si wajib pajak harus segera melakukan pembetulan SPT-nya.

      Balas
  15. eca
    eca says:

    pagi mas, mau tanya. kalau pembetulan untuk spt masa yang lebih bayar gimana lapornya? jadi saya ada pembayaran spt masa yang pembayarnya lebih bayak dari pada yang tertera di spt. saya harus bagaimana? apa harus buat pbk?

    terimakasih

    Balas
  16. georgelento
    georgelento says:

    pagi mas, mau tanya gimana kalo spt lb yang sudah daluarsa namun terlanjur diterima oleh bagian pelayanan kpp. gimana solusinya mas?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang pak George
      Loh ini yang nanya dari pelayanan atau WP ya? Jika udah terlanjur diterima dan dibuatkan BPS oleh pelayanan maka tetep diterima, dan kemudian diteruskan ke pihak terkait (AR/pemeriksa) perkara direstitusikannya itu terserah pihak terkait dalam penelitiannya nanti

      Balas
  17. yenni
    yenni says:

    Dear Pak Dwi,

    saya ingin bertanya mengenai PP 46

    Aapabila PP 46 Mengalami Pembetulan dikarenakan Kurang/Lebih Bayar, Apakah PP 46 Bisa dikompensasikan dibulan berikutnya ? atau harus Pbk atau gmn ya pak ?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Dear bu Yenni
      Jika di kemudian hari ada pembetulan terkait pajak final 1%, maka nilai pajak yg lebih setor bisa diajukan Pbk, karena tidak ada fasilitas kompensasi di pajak !%

      Balas
  18. Andy
    Andy says:

    Siang pak dwi
    pada bulan april 2014 terpaksa saya melaporkan SPT Tahunan Badan NIHIL , karena data keuangan belum dibuat dan lembar PPH 22 asli yang mau di PBK blm lengkap semua.
    pertanyaannya :
    1. Kapan batas akhir saya bisa melakukan pembetulan? apakah nantinya bisa dikenakan denda atas pembetulan tersebut?

    2. untuk pengajuan PBK apakah untuk lembar SSP PPh 22 harus aslinya,tdk bisakan fotocopy? untuk yg tdk ada bukti PPh 22 asli maupun fotocopy apakah bisa diperhitungkan dalam PBK mengingat uang udah masuk ke negara.

    3. Kelebihan bayar dari hasil PBK PPh 22 ke PPh final 1% apakah bisa untuk menutupi kekurangan Pajak PPh 25 Tahun sebelumnya yang belum disetor??

    terima kasih pak dwi

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore pak Andy

      1. Tidak ada batasan untuk pembetulan SPT Tahunan, selama belum dilakukan pemeriksaan ataupun diverifikasi, dendanya adalah bunga 2% dari pajak tahunan, sebulannya 2% maksimal 48%
      2. SSP yg diminta adalah SSP lembar 1 yg asli, atau jika hilang diganti dengan salinan lembar 1 dan surat kehilangan pak
      3. Bisa juga jika memang ada lebih bayar atas hal tsb
      Balas
      • Andy
        Andy says:

        sore pak…. lanjut ke pertanyaan lg neh biar gamblang..hehehee

        1. untuk yang SSP pph22 tidak ada sama sekali berarti tidak bisa di PBK pak yaa….

        nextt……..

        2. untuk laporan di SPT pembetulan, nilai PPh final 1% tetap dimasukin ke lampiran IV atau tidak?

        3. Alurnya sendiri gmn pak ? saya ajuin dulu PBK stelah diterima baru dilakukan pembetulan atau laporan pembetulan bareng sama mengajukan PBK yang di SPT tahunannya cuma di isi transaksi Januari-Juni.

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Selamat sore pak Andy

          1. Bisa pak, asal ada salinan/data NTPN pendukung dengan surat keterangan hilang
          2. Tetap ditulis pak, jadi prinsipnya di SPT pembetulan itu adalah data lama plus data tambahan/updateannya
          3. Ajukan Pbk dulu, setelah dapat bukti Pbk kemudian fotokopi bukti Pbk tsb dan lampirkan pada SPT pembetulannya
          Balas
          • Andy
            Andy says:

            terima kasih pak dwi atas masukannya. mudah2an sistem perpajakan kedepan bisa lebih simple aturan-aturannya baik dalam pelaporan mau pun yang lainnya. biar para wajib pajak tidak dibikin pusing dulu….sudah taat bayar pajak tapi karena pelaporannya terlalu banyak aturan bisa-bisa wajib pajak jadi malas bayar pajak. heheheee……. salam sukses pak

            Balas
            • Dwi Utomo
              Dwi Utomo says:

              Yak setuju mas, semakin simple maka WP makin tertib lapor dan setornya karena gampang. Buat petugas, waktu kerja bisa dipakai untuk mantau potensi lain yang belum tergali.

              Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *