Minggu Penuh Pembelajaran

Sejak hari senin hingga akhir pekan ini pasti ada pembaca/penanya yang kecewa dengan blog ini. Mulai dari artikel pajak yang terlambat update hingga molornya jawaban yang tidak kunjung tiba. Secara pribadi saya mohon maaf dari hati yang paling dalam, tiada asap tanpa ada api tapi bukan berarti saya akan ngeles gitu aja.

1. Kelas pajak PP 46 untuk WP di Timika. Tanggal 23-25 Okt kemarin KPP Pratama Timika mengadakan acara sosialisasi dalam format kelas pajak. Belasan WP datang setiap pagi dan siang (karena ada 2 sesi setiap harinya) untuk belajar memahami aturan pajak 1%. Kebetulan saya ikut sebagai penyusun undangan, penyusun materi dan merangkap pemateri juga. Walhasil selama 4 hari saya tidak mengerjakan tugas sebagai AR secara maksimal. Imbasnya juga, saya beberapa hari tidak mengupdate postingan di blog ini.
2. Berita duka dari pulau seberang. Selasa kemarin saya mendapat kabar duka dari kampung halaman, paman saya memberitahu bahwa nenek dari ibu telah wafat. Berita itu tiba menjelang jam kantor usai, rasa sedih tidak terkira karena sosok nenek adalah ibu kedua bagi saya setelah almarhum ibu telah wafat lebih dulu saat saya masih SMA. Ingin melayat tapi mahalnya tiket dan kondisi istri yang belum prima mengurungkan niatan untuk mudik. Sebagai seorang muslim hanya doa yang bisa dikirimkan. Semoga diringankan dosa-dosa almrhum nenek.
3. Blog tidak bisa diakses. Saya panik ketika sejak rabu kemarin blog ini tidak bisa diakses. Loadingnya lambat sekali, hingga teman sekantor juga negur karena dia gagal buka. Saya hanya bisa akses ketika menggunakan wifi speedy ketika di kantor, sialnya di rumah tidak ada wifi lagi. Sempat khawatir, waduh jangan-jangan pengunjung dari tempat lain nggak bisa baca blog ini, tapi saya sempat lega waktu itu komentar blog tetap masuk hanya saja saya yang tidak bisa meresponnya. Setelah menyampaikan komplain ke jasa penyedia hosting 2 hari berturut-turut akhirnya sejak kemarin sudah bisa diakses lagi. Alhamdulillah 🙂
4. Belajar sabar jadi suami siaga. Alasan terakhir ini adalah berita gembira, terutama bagi saya pribadi. Istri tercinta positif hamil selama 6 minggu. Dan fase trimester pertama yang berat bagi calon ibu terjadi. Mual, lemas dan muntah menjadi rutinitas baru bagi istri. Kasihan juga lihatnya, hampir setiap malam saya terbangun untuk mendampingi istri yang tidak bisa tidur karena mual-mual. Jam tidur yang tidak teratur juga membuat saya sering ngantuk dan pusing pada jam kantor.
Oke pembaca cukup sudah “pengakuan dosanya”, saya akan coba lunasi hutang jawaban dari beberapa pertanyaan yang belum saya jawab baik via blog atau email personal. Jika ada yang terlewat dari blog ini, tolong saya diingatkan because I’m not a perfect person.

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan komentar Anda disini..

Dukung Blog Ini!

Dengan Klik salah satu tombol dibawah ini