Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Bagian 2 Dari 2)

Apa kabar pembaca sekalian, semoga dalam kondisi sehat wal afiat.

Sekarang waktunya untuk membahas retribusi daerah yang bisa dijadikan pengurang Penghasilan Kena Pajak. Untuk pajak daerah sudah saya postingkan kemarin, link artikelnya disini.

PENGERTIAN RETRIBUSI DAERAH (Pasal 1 angka 64 UU 28 Tahun 2009)

Retribusi Daerah, yang selanjutnya disebut Retribusi, adalah pungutan Daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan.

JENIS RETRIBUSI DAERAH 

  • Retribusi dibagi atas tiga golongan: (Pasal 108 UU 28 Tahun 2009)
    1. Retribusi Jasa Umum, yaitu pelayanan yang disediakan atau diberikan Pemerintah Daerah untuk tujuan kepentingan dan kemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau Badan
    2. Retribusi Jasa Usaha, yaitu pelayanan yang disediakan oleh Pemerintah Daerah dengan menganut prinsip komersial yang meliputi:Retribusi Perizinan Tertentu. yaitu pelayanan perizinan tertentu oleh Pemerintah Daerah kepada orang pribadi atau Badan yang dimaksudkan untuk pengaturan dan pengawasan atas kegiatan pemanfaatan ruang, penggunaan sumber daya alam, barang, prasarana, sarana, atau fasilitas tertentu guna melindungi kepentingan umum dan menjaga kelestarian lingkungan.
      • pelayanan dengan menggunakan/memanfaatkan kekayaan Daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal; dan/atau
      • pelayanan oleh Pemerintah Daerah sepanjang belum disediakan secara memadai oleh pihak swasta.
  • Jenis Retribusi Jasa Umum adalah: (Pasal 110 UU 28 Tahun 2009)
    1. Retribusi Pelayanan Kesehatan;
    2. Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan;
    3. Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil;
    4. Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat;
    5. Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum;
    6. Retribusi Pelayanan Pasar;
    7. Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor;
    8. Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran;
    9. Retribusi Penggantian Biaya Cetak Peta;
    10. Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus;
    11. Retribusi Pengolahan Limbah Cair;
    12. Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang;
    13. Retribusi Pelayanan Pendidikan; dan
    14. Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.
  • Jenis Retribusi Jasa Usaha adalah: (Pasal 127 UU 28 Tahun 2009)
    1. Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah;
    2. Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan;
    3. Retribusi Tempat Pelelangan;
    4. Retribusi Terminal;
    5. Retribusi Tempat Khusus Parkir;
    6. Retribusi Tempat Penginapan/Pesanggrahan/Villa;
    7. Retribusi Rumah Potong Hewan;
    8. Retribusi Pelayanan Kepelabuhanan;
    9. Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga;
    10. Retribusi Penyeberangan di Air; dan
    11. Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah.
  • Jenis Retribusi Perizinan Tertentu adalah: (Pasal 140 UU 28 Tahun 2009)
    1. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan;
    2. Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol;
    3. Retribusi Izin Gangguan;
    4. Retribusi Izin Trayek; dan
    5. Retribusi Izin Usaha Perikanan.

     

Jadi nanti saat penyusunan laporan keuangan, biaya yang dikeluarkan untuk pembayaran pajak ataupun retribusi daerah bisa dianggap sebagai beban di laporan laba-rugi.

Tinggalkan komentar Anda disini..

Dukung Blog Ini!

Dengan Klik salah satu tombol dibawah ini