Mendalami PTKP 2013

Selamat siang pembaca yang baik hati

Mulai bulan november ini akan saya rangkumkan artikel terkait PPh 21. Karena nanti menjelang Januari 2014 sudah muncul format baru terkait SPT Masa PPh 21. bahkan nanti akan diterapkan aplikasi khusus untuk PPh 21 bagi WP yang memenuhi syarat, jadi mirip-mirip dengan e-SPT PPN. Hingga hari ini masih belum dirilis aplikasi e-SPT PPh 21 untuk tahun 2014, segera akan saya infokan ke pembaca semua seandainya e-SPT PPh 21 tersebut sudah hadir, tentunya dengan panduan selangkah-demi selangkah. Oke. Materi awal adalah PTKP, sebenarnya pada postingan pertama blog ini sudah saya sampaikan tentang tarif PTKP baru yang berlaku sejak januari 2013, kali ini adalah informasi lain terkait penerapannya.

PENENTUAN BESAR PTKP

Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun pajak atau awal bagian tahun pajak. (Pasal 7 ayat 2 UU No.36 Tahun 2008)

  • Tahun Pajak adalah jangka waktu 1 (satu) tahun kalender kecuali bila Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender. (Pasal 1 angka 8 UU KUP No. 28 Tahun 2007)

Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender. (Pasal 11 ayat (5) PER-31/PJ/2009 atau PER-31/PJ/2012)

  • Dikecualikan dari ketentuan ini, besarnya PTKP untuk pegawai yang baru datang dan menetap di Indonesia dalam bagian tahun kalender ditentukan berdasarkan keadaan pada awal bulan dari bagian tahun kalender yang bersangkutan. (Pasal 11 ayat (6) PER-31/PJ/2009 atau PER-31/PJ/2012)
[pl_alertbox type=”info”] Contoh: Pak Sugeng pada Januari status PTKP-nya adalah K/1 (Kawin dengan anak 1), kemudian pada Oktober 2013 istri Pak Sugeng melahirkan 2 anak lagi, sehingga per Oktober 2013 anak pak Sugeng 3. Berapa PTKP yang ditulis pak Sugeng pada SPT Tahunan PPh 2013 nanti? Tetap K/1, PTKP K/3 berlaku untuk pelaporan SPT Tahunan PPh 2014 dan pemotongan gaji sejak januari 2014
[/pl_alertbox]

Tabel Nominal PTKP 2013 berdasarkan PMK No. 162/PMK.011/2012 berlaku sejak 1 januari 2013

No Kondisi Nominal
1 Untuk Diri WP OP 24.300.000
2 Tambahan untuk WP kawin 2.025.000
3 Tambahan untuk seorang istri yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami 24.300.000
4 Tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga. 2.025.000

 

Total PTKP Berdasarkan Status Dan Jumlah Tanggungan

Status WP PTKP Setahun
TK/0 24.300.000
TK/1 26.325.000
TK/2 28.350.000
TK/3 30.375.000
K/0 26.325.000
K/1 28.350.000
K/2 30.375.000
K/3 32.400.000
K/I/0 50.625.000
K/I/1 52.650.000
K/I/2 54.675.000
K/I/3 56.700.000

STATUS WP

TK… Tidak Kawin, ditambah dengan banyaknya tanggungan anggota keluarga;
 K… Kawin, ditambah dengan banyaknya tanggungan anggota keluarga;
 K/I… Kawin, tambahan untuk isteri (hanya seorang) yang penghasilannya digabung dengan penghasilan suami, ditambah dengan banyaknya tanggungan anggota keluarga;
 PH Wajib pajak kawin yang secara tertulis melakukan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan. PTKP nya tetap seperti PTKP untuk WP kawin yang penghasilan suami istri digabungan (K/I/….)
 HB..  Wajib pajak kawin yang telah hidup berpisah ditambah banyaknya tanggungan anggota keluarga. PTKP bagi Wajib Pajak masing-masing suami isteri yang telah hidup berpisah untuk diri masing-masing Wajib Pajak diperlakukan seperti Wajib Pajak Tidak Kawin sedangkan tanggungan sesuai dengan kenyataan sebenarnya yang diperkenankan.(sesuai dengan Pasal 7 UU PPh)

 

[pl_alertbox type=”info”] Warisan yang belum terbagi sebagai Wajib Pajak menggantikan yang berhak tidak memperoleh pengurangan PTKP (halaman 31 Lampiran II PER-34/PJ/2010 tentang petunjuk pengisian SPT)
[/pl_alertbox]

PTKP BAGI KARYAWATI/ PEGAWAI WANITA

PTKP bagi Karyawati adalah: (Pasal 10 ayat (5) dan (6) PMK 252/PMK.03/2008)

  • Karyawati kawin: sebesar PTKP untuk dirinya sendiri;
  • Karyawati tidak kawin: sebesar PTKP untuk dirinya sendiri + PTKP untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya.
  • Karyawati kawin yang mempunyai surat keterangan tertulis dari Pemerintah Daerah setempat serendah-rendahnya kecamatan yang menyatakan suaminya tidak menerima/ memperoleh penghasilan: besanya PTKP adalah PTKP untuk dirinya sendiri + PTKP status kawin + PTKP untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya. (Pasal 10 ayat (6) PMK 252/PMK.03/2008)

 

YANG DIMAKSUD DENGAN KELUARGA SEDARAH DAN SEMENDA

Tambahan nilai PTKP sebesar Rp1.320.000,00 untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus serta anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (tiga) orang untuk setiap keluarga (Pasal 7 ayat 1 huruf d UU No.36 Tahun 2008) (sejak 1 Januari 2013 tambahan nilai PTKP ini adalah sebesar Rp2.025.000,00)

  • Yang dimaksud dengan “anggota keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya” adalah anggota keluarga yang tidak mempunyai penghasilan dan seluruh biaya hidupnya ditanggung oleh Wajib Pajak. (Penjelasan Pasal 7 ayat 1 UU No.36 Tahun 2008)
  • Anak angkat termasuk penambah nilai PTKP. Pengertian anak angkat dalam perundang-undangan pajak adalah seseorang yang belum dewasa, bukan anggota keluarga sedarah atau semenda dalam garis lurus dan menjadi tanggungan sepenuhnya dari wajib pajak yang bersangkutan.
  • Contoh Hubungan keluarga sedarah dan semenda :
  1. Sedarah lurus : Ayah, ibu, anak kandung
  2. Sedarah ke samping : Saudara kandung
  3. Semenda lurus : Mertua, anak tiri
  4. Semenda ke samping : Saudara Ipar
    • Dengan demikian saudara kandung dan saudara ipar yang menjadi tanggungan wajib pajak tidak memperoleh tambahan pengurangan PTKP.
    • Saudara dari bapak/ibu tidak termasuk dalam pengertian keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus

BEBERAPA ISTILAH DALAM PTKP

PTKP Per tahun

  • Besarnya PTKP per tahun adalah seperti pada tabel diatas
  • Penggunaan PTKP per tahun ini adalah untuk pemotongan PPh pasal 21 selain yang menggunakan PTKP sehari dan PTKP per bulan.

PTKP Per bulan

  • PTKP per bulan adalah PTKP per tahun dibagi 12 (dua belas)
  • Penggunaan PTKP per bulan digunakan oleh bukan pegawai yang memenuhi 3 syarat, yaitu : (Pasal 10 ayat (2), pasal 13 ayat (1) PER-31/PJ/2012)Untuk dapat memperoleh pengurangan berupa PTKP ini, penerima penghasilan Bukan Pegawai harus menyerahkan fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak, dan bagi wanita kawin harus menyerahkan fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak suami serta fotokopi surat nikah dan kartu keluarga (Pasal 13 ayat (2) PER-31/PJ/2012)
    1. Penerima penghasilan merupakan bukan pegawai yang menerima penghasilan yang bersifat berkesinambungan
    2. mempunyai NPWP dan
    3. hanya memperoleh penghasilan dari satu pemberi kerja.

PTKP sehari

  • PTKP sehari sebagai dasar untuk menetapkan PTKP yang sebenarnya adalah sebesar PTKP per tahun dibagi 360 (tiga ratus enam puluh) hari. (Pasal 12 ayat (5) PER-31/PJ/2012)

23 Comments

  1. Emilia Febriana Dec 18, 2013
  2. Whifi Prahesti Dec 10, 2013
    • Dwi Utomo Dec 10, 2013
  3. H.M. Alianwar Nov 25, 2013
    • Dwi Utomo Nov 25, 2013
  4. Theodorus Nov 25, 2013
    • Dwi Utomo Nov 25, 2013
  5. Theodorus Nov 25, 2013
    • Dwi Utomo Nov 25, 2013
  6. Sisil Nov 21, 2013
    • Dwi Utomo Nov 21, 2013
      • Sisil Nov 24, 2013
        • Dwi Utomo Nov 24, 2013
  7. DIDIN Nov 19, 2013
    • Dwi Utomo Nov 19, 2013
  8. DIDIN Nov 19, 2013
    • Dwi Utomo Nov 19, 2013
  9. DIDIN Nov 16, 2013
    • Dwi Utomo Nov 16, 2013
  10. DIDIN Nov 14, 2013
    • Dwi Utomo Nov 15, 2013
      • DIDIN Nov 16, 2013

Tinggalkan komentar Anda disini..

Dukung Blog Ini!

Dengan Klik salah satu tombol dibawah ini