Penawaran Pencabutan PKP Untuk Pengusaha Kecil

PKP PER-12-PJ-2014

Selamat siang pengunjung sekalian, selamat memprediksi jagoan capres Anda 😀

Sekarang masuk minggu keempat bulan Mei, dan saya yakin ada sebagian wajib pajak terutama WP PKP (Pengusaha Kena Pajak) yang mendapat surat pemberitahuan sekaligus penwaran pencabutan PKP dari KPP. Ini agenda nasional sesuai dengan per-12/PJ/2014 dimana DJP ingin menyaring ulang PKP utamanya PKP kecil yang beromset <4,8M dalam suatu tahun buku, apakah mereka masih ingin lanjut menjadi PKP atau tidak ingin lagi menjadi PKP. Memilih itu gampang namun asal memilih bisa jadi suatu kerugian ke depannya, jadi saya coba jabarkan plus minus jadi PKP agar bisa jadi pertimbangan bagi WP pengunjung sekalian.

Keuntungan Jadi PKP:

  • Lebih disukai lawan transaksi sesama PKP
    Inget ya rumus PPN KB = PK – PM, artinya jika saya PKP penjual akan cenderung membeli BKP dari PKP lain agar FP yg mereka terbitkan bisa menjadi pengurang atas PK yg saya terbitkan
  • Lebih disukai sebagai rekanan transaksi dinas/pemerintah khususnya proyek APBN
    Pada PER-66/PB/2005 tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara untuk pencairan dana APBN non pegawai misalkan belanja modal/proyek mewajibkan adanya faktur pajak dari rekanan pemerintah, sehingga bagi perusahaan Anda yang langganan jadi rekanan proyek pemerintah lebih baik memilih untuk tetap sebagai PKP
  • Cenderung dinilai sebagai bisnis yang yang besar
    Ini cuma masalah persepsi aja sih, dengan kenaikan batasan PKP yg tinggi dari 600jt >> 4.8M, maka PKP yg aktif kedepannya nanti kecenderungannya adalah WP besara atau rekanan pemerintah yg aktif

 

Kelemahan Jika Bukan PKP/Non PKP

Kelemahannya ya kebalikan dari keuntungan diatas, namun keuntungannya dari sisi administrasi paling nggak WP nggak perlu lagi repot-repot lapor SPT Masa PPN namun WP juga harus berhati-hati jangan sampai status PKP udah dicabut tapi kelupaan menerbitkan faktur pajak, itu pidana lho karena dianggap pemalsuan dokumen nanti

Saya dapat surat dari KPP untuk memilih apakah saya tetap sebagai PKP atau tidak, bagaimana cara saya meresponnya?

Sesuai dengan isi surat tersebut balas dengan mengisi surat pernyataan yang ditandatangai pimpinan dan pilih apakah tetap menjadi PKP atau minta dicabut PKP-nya

 

Surat Pernyataan tersebut harus diantar langsung ke KPP/AR atau bisa diposkan?

Bisa diposkan namun jangan sampai melebihi 31 Mei 2014 atau diantar langusng ke KPP, serahkan petugas loket TPT dan tunggu tanda terimanya

 

Apakah saya akan diperiksa nanti, terkait respon surat pernyataan tersebut?

Tidak diperiksa namun akan diverifikasi jika Anda memilih untuk dicabut atau memilih untuk tidak mengirim balik surat pernyataan tersbut

 

Apa itu verifikasi? Apakah itu makanan?

Bukan kalau yg makanan itu namanya terasi, verifikasi adalah kegiatan pencocokan data dari versi KPP dan data WP, biasanya dengan dilakukan kunjungan kerja ke lokasi WP untuk memastikan kevalidan data

 

Siapa yang akan datang ke lokasi WP?

Petugas dari KPP yang ditunjuk, makanya WP diharapkan mengecek tanda pengenal petugas, cocokkan dengan surat tugasnya dan tujuan verifikasi

 

Data apa yang harus disiapkan saat dilakukan verfikasi oleh petugas KPP?

Data laporan keuangan, data administrasi lainnya yg terkait yg membuktikan bahwa usaha Anda memang benar omsetnya <4.8M

 

Kalau memang akan dicabut status PKP-nya saya akan mendapat apa dari KPP?

Surat Pencabutan Pengusaha Kena Pajak

 

Sekarang saya masih PKP, dan belum diterbitkan surat pencabutan PKP, apakah saya masih wajib lapor SPT masa PPN?

Iya masih wajib sampai dengan tanggal penerbitan surat pencabutan PKP barulah kewajiban PKP hilang

Per-12/PJ/14

Surat Pernyataan PKP kecil

9 replies
  1. Abud
    Abud says:

    Izinkan saya komen utk posting yg sdh hampir 3 thn ini pak 🙂
    Bpk menulis, PKP akan cenderung mencari supplier yg PKP juga dgn alasan akan mendapatkan PM yg bisa mengurangi PK. Sehingga setor PPN akan lebih kecil.
    Bila dilihat dari sisi yg disetor, memang lebih kecil pak. Tapi bukankah dari sisi saat pembelian, dana yg dikeluarkan akan lebih besar (krn harus bayar PPN juga saat beli ke PKP).

    Contoh dgn nilai tambah 20% dari harga pokok:

    Situasi A. PKP beli dari PKP:
    Beli harga 100 + ppn 10 = 110 (PM 10)
    Jual harga 120 + ppn 12 = 132 (PK 12)
    Setor PPN = 12 – 10 = 2

    Situasi B. PKP beli dari non PKP:
    Beli harga 100
    Jual harga 120 + ppn 12 = 132 (PK 12)
    Setor PPN = 12 – 0 = 12

    Ditinjau dari arus kas sederhana, bukankah A dan B di atas sama saja?

    Situasi A: setor ke kas negara lebih kecil (2), tapi bayar LEBIH BESAR ke supplier (PKP) (110)

    Situasi B: setor ke kas negara lebih besar (12), tapi bayar LEBIH KECIL ke supplier (NON PKP) (100)

    Gimana menurut bapak? Atau mungkin ada hal yg terlewatkan oleh saya? Terima kasih pak.

    Balas
  2. Danar Sugiantoro
    Danar Sugiantoro says:

    Pak, jadi mulai sekarang , usaha baru yg beromzet di bawah 4,8 tidak bisa mengajukan sebagai PKP

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Untuk pengusaha kecil (OP/Badan <4.8M) tetap diberikan hak untuk memilih menjadi PKP atau pengusaha non PKP. Jika ingin menjadi PKP ya ajukan permohonan seperti biasanya

      Balas
  3. adhi
    adhi says:

    saya sudah mendapat Surat Pencabutan Pengusaha Kena Pajak perihal per-12/pj/14 dan sudah mengirim balik surat tersebut dengan menyatakan omset kurang dari 4,8 millyar tapi akhir agustus saya tanyakan ke AR perihal tersebut tapi kok jawabannya dibatalkan sama atasan AR dan tidak menjelaskan knapa tidak dikabulkan pencabutan pkp nya?
    apa yg harus saya lakukan ya pak….trims

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore pak Adhi
      Pada surat pernyataan ada pilihan untuk minta dicabut PKP atau tetap PKP. Pastikan bapak pilih yang cabut ika tidak ingin menjadi PKP lagi. Bisa saja AR-nya salah neliti. Silahkan konfirmasi lagi pak, atau bisa juga segera mengisi permohonan pencabutan PKP sehingga segera diproses untuk segera dicabut status PKP-nya.

      Balas
  4. Lisa
    Lisa says:

    Pak,
    Mau tanya. Perusahaan saya sudah PKP namun omzet jauh di bawah 4,8M. Kami tidak mendapatkan surat tawaran yg dibahas di atas, bisakah kami mengajukan pencabutan PKP?
    terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Bisa sekali bu Lisa, namun jika status PKP usaha ibu terdaftarnya di tahun 2013 maka tidak akan ditawari untuk pencabutan PKP, karena hanya PKP yg terdaftar paling lambat per 31 januari 2013 yang akan di cleansing

      Balas
    • Irfan Hartono
      Irfan Hartono says:

      Pak Rusdi yang baik, alangkah lebih baik lagi jika surat dari KPP tersebut segera direspon, Pak. Apapun itu perihalnya, terlebih lagi jika mengenai himbauan untuk melakukan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi, atau himbauan pembetulan SPT dan lain-lainnya. Karena KPP pun memperhatikan jangka waktu ini untuk memprosesnya lebih lanjut. Jika di surat yang Pak Rusdi terima ada nomor telepon yang diberikan untuk dapat dihubungi, silakan ditelepon dahulu untuk memberitahukan kenapa surat dari KPP tersebut belum direspon. Setidaknya, ada iktikad baik untuk menanggapinya. Demikian Pak Rusdi.

      Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *