Cara Input Pajak atas Bonus/THR di e-SPT PPh 21

Menghitung Pajak/ PPh 21 Bonus dan THR

Pada artikel terdahulu pernah menguraikan cara penghitungan PPh 21 atas bonus, taruhlah seperti pada momen lebaran yang baru saja lewat kemarin. Berikutnya yang jadi pertanyaan sebagian pengunjung adalah bagaimana cara menginput PPh 21 atas bonus tersebut ke dalam e-SPT PPh 21. Jika pada artikel lalu saya paparkan contoh perhitungannya untuk THR bagi karyawan tetap, maka disini akan saya tambahkan cara perhitungan untuk karyawan tidak tetap. dan akan terlihat nantinya kendala pada penginputan di e-SPT PPh 21.

Contoh Perhitungan Pajak atas Bonus/THR Karyawan Tetap

 

perhitungan THR karyawan tetap

Contoh hitungan diatas saya ambil disini untuk pemberian THR September 2013, dari data diatas diperoleh nilai untuk penghasilan bruto September karyawan (Pak Rifki) =Rp.8.200.000 dan PPh 21 totalnya =Rp.366.375 (33.875+332.500)

Cara Input Untuk Karyawan Tetap (Cara Manual)

input manual e-SPT PPh 21

Langkahnya

  1. Klik Isi SPT Daftar Pemotongan Pajak (1721-I) >> Satu Masa Pajak
  2. Pada window yang terbuka klik tambah dan isikan sesuai data hitungan yaitu pada kolom bruto dan kolom PPh 21

 

Pada cara ini lebih mudah dalam kondisi jumlah pegawai yg diinput sedikit, namun jika banyak bisa menggunakan cara dibawah ini yaitu dengan impor CSV

Cara Input Untuk Karyawan Tetap (Cara Impor CSV)

media_1407899186647.png

Pada impor CSV masih sama seperti impor CSV pada lainnya. Kolom bruto (Pak Rifki) =Rp.8.200.000 dan PPh 21 totalnya =Rp.366.375 (33.875+332.500)
Untuk menunya bisa diakses pada CSV Impor Bukti Potong Pemotongan Pajak Bulanan

Contoh Perhitungan Pajak atas Bonus/THR Karyawan Tidak Tetap

media_1407899186647.pngmedia_1407914272928.png

Hitungannya seperti diatas
Dengan demikian untuk ibu Mufida, penghasilan brutonya adalah Rp.4.000.000(3.000.000+1.000.000) dan PPh 21 yang dipotong atas THR dan upah adalah Rp.98.750

Cara Input Untuk Karyawan Tidak Tetap (Cara Manual)

media_1407971586672.png

Untuk menu pengisian hitungan bagi karyawan tidak tetap bisa dibuka melalui menu Isi SPT >> Daftar Bukti Potong Tidak Final (1721-II), kemudian klik tombol Baru dan akan muncul window “Input Bukti Potong Tidak Final” selanjutnya isi pada bagian

  1. NPWP, Nama, NIK, Alamat
  2. Pilih Kode Objek Pajak (klik kotak kecil dengan tiga titik), kemudian klik Perhitungan Detail dan isi sesuai contoh
  3. Disini untuk hitungannya bergantung pada kondisi si karyawan, kebetulan yg saya tampilkan adalah ibu Mufida menerima penghasilan secara bulanan
  4. Klik Simpan

Cara Input Untuk Karyawan Tetap (Cara Impor CSV)

media_1407972566189.png

Saya lebih menyarankan penggunaan impor CSV untuk karyawan tidak tetap, karena variasi hitungan dari karyawan tidak tetap yang beragam. Contoh pengisian di CSV bisa dilihat diatas, jika dirinci seperti dibawah ini:

  •   Masa Pajak 9
  •   Tahun Pajak 2013
  •   Pembetulan 0
  •   Nomor Bukti Potong 1.3-09.13-0000001
  •   NPWP 161997341953000
  •   NIK 0
  •   Nama Mufida
  •   Alamat Timika
  •   WP Luar Negeri N
  •   Kode Negara
  •   Kode Pajak 21-100-03
  •   Jumlah Bruto 4000000
  •   Jumlah DPP 4000000
  •   Tanpa NPWP N
  •   Tarif 5
  •   Jumlah PPh 98750
  •   NPWP Pemotong 029949021000
  •   Nama Pemotong PT. Sejahtera
  •   Tanggal Bukti Potong 06/10/2013

Tampilan di SPT Induk

media_1407973129257.png

Terlihat jumlah PPh 21 yang harus dipotong dan dibayar oleh perusahaan adalah Rp.435.135. Pada tahap ini kita sudah bisa mencetak file SPT, dengan mengisikan empat pembuatan SPT pada bagian E. Pernyataan dan Ttd Pemotong

Setor dahulu pajaknya dengan SSP atau media lain dengan kode setoran 411121-100, barulah jika sudah disetor kita bisa input di daftar SSP

Input Daftar SSP

media_1407973454699.png

Untuk menginput SSP bisa diakses dengan cara:

  • Klik Isi SPT
  • Klik Daftar SSP/Pbk (1721-IV)
  • Klik tombol Tambah
  • Pilih dan isikan sesuai gambar, saat ini NTPN bisa dalam bentuk angka saja ataupun kombinasi angka dan huruf
  • Klik Simpan

Buat File CSV

media_1407974018870.png

Buka menu CSV >> Pelaporan SPT, pada yang saya kotakin merah data PPh 21 kurang bayar dan yang disetor sudah sama dan berikutnya klik Buat File CSV dan simpan file CSV di tempat yang anda mau.

Tim Kecil Blog Pajak Amsyong Mengucapkan
4 replies
  1. novita
    novita says:

    pa dwi, perhitungan pegawai tidak tetap apakah tidak terjadi lb pada masa desember ataukah memang tidak dilakukan perhitungan kembali pada masa desember.. mohon infonya pa dwi

    Reply
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang Bu Novi
      Untuk pegawai tidak tetap cara perhitungannya sama dengan pegawai tetap, hanya saja disitu tidak ada biaya jabatan. dan seandainya pada akhir desember setelah dihitung dengan penghasilan setahun menghasilkan lebih potong maka atas lebih bayar tersebut akan direstitusi pada SPT Tahunan karyawan bersangkutan.

      Reply
  2. ocin syaidina
    ocin syaidina says:

    sungguh blog ini sangat membantu WP, dan acap kali saya menemukan masalah kebetulan sy ikut blok ini ada saja info nya untuk masalah yang sy hadapi….tapi sy masih sdikit mau tanya nih..untuk file CSV import masih blm berhasil ya…..gagal terus…mohon pencerahannya makasih

    Reply
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Harus dilihat di error lognya pak, biasanya disana terlihat pada baris keberapa yg ada kesalahan data. Untuk file CSV gunakan standar nama dan tanpa spasi misalnya 1721_I_bulanan_juli_2014.csv

      Reply

Trackbacks & Pingbacks

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan komentar Anda disini..