Ralat SE-32 PP 46 Bank Perkreditan Rakyat Pada SE-38/PJ/2014

Selamat pagi pengunjung sekalian.

Semoga kabar baik selalu menghampiri semuanya. Ada 2 isi artikel kali ini, yang pertama saya berbagi e-book mini tentang penggunaan kode billing pajak, link unduhannya ada di akhir artikel dan tentang ralat SE-32/PJ/2014 ys isinya penegasan PP 46 lalu. Artikel kali ini terlambat semingguan saya sampikan, jadi ceritanya ada SE baru yang isinya meralat sebagian dari isi SE-32/PJ/2014 yaitu SE-38/PJ/2014.  SE-38/PJ/2014 ini tentang Ralat Surat Edaran Nomor SE-32/PJ/2014 Tentang Penegasan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Isinya pendek aja yaitu meralat isi dari Huruf E angka 5 huruf b.

Yang di SE-32 tertulis:

Peredaran bruto yang menjadi dasar pengenaan pajak bagi Wajib Pajak bank/bank
perkreditan rakyat/koperasi simpan pinjam/lembaga pemberi dana pinjaman adalah
jumlah seluruh penghasilan usaha jasa perbankan/peminjaman, antara lain:

  1. Pendapatan bunga, fee, komisi, dan seluruh penghasilan yang terkait dengan
    pemberian kredit/pinjaman, tidak termasuk pembayaran pokok kredit/pinjaman;
  2. Penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan atas simpanan di bank lain,
    serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia.

Seharusnya

Peredaran bruto yang menjadi dasar pengenaan pajak bagi Wajib Pajak bank/bank
perkreditan rakyat/koperasi simpan pinjam/lembaga pemberi dana pinjaman adalah
jumlah seluruh penghasilan usaha jasa perbankan/peminjaman, antara lain:

  1. Pendapatan bunga, fee, komisi, dan seluruh penghasilan yang terkait dengan
    pemberian kredit/pinjaman, tidak termasuk pembayaran pokok kredit/pinjaman;
  2. Penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan atas simpanan di bank lain,
    serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia, kecuali bagi Wajib Pajak selain bank/bank perkreditan rakyat.

Yang ditebalkan merah itulah inti ralatnya. Secara umum tidak berpengaruh terhadap isi dan penerapan PP 46.

Terakhir ada panduan singkat penggunaan kode billing dan pembayarannya dengan layanan internet banking mandiri, saya rasa layanan e-banking lain juga serupa. Semoga bermanfaat.

SE-38/PJ/2014

Tutorial Kode Billing

1 reply
  1. sodaman huri
    sodaman huri says:

    Hal ini pernah kita bahas kan di bulan april 2014?

    Juga sbg salah satu yang saya bahas dan pertanyakan dlm makalah yg saya buat sbg bahan pemilihan AR terbaik se-DJP, walaupun gak menang…
    Jangan2 orang kapus baca makalah saya, lalu ngeluaring SE ini…(serasa…hehehe)
    Tapi setidaknya, ada aturan pencerahan walaupun cuma sebagian..

    note: amsyong.com saya masukkan dlm daftar pustaka/referensi.

    Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *