,

Tata Cara Memperoleh e-Fin

Salah satu sarana lapor SPT Tahunan baik untuk pribadi ataupun badan usaha adalah dengan sarana elektronik, yaitu dengan aplikasi e-filing. Tahun lalu e-filing juga diwajibkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS atau Aparat Sipil Negara (ASN) dalam menyampaikan SPT tahunannya. Tahun ini dan seterusnya prediksi saya PNS tetap wajib lapor SPT tahunan PPh OP melalui e-Filing.

Kabar baiknya e-filing akan selalu gratis asalkan menggunakan layanan yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak yang berlamat di https://djponline.pajak.go.id. Pihak ASP juga menyediakan layanan e-filing dengan biaya sesuai kebijakan mereka. Yang pertama kali harus dipunya untuk menggunakan e-filing adalah mempunyai e-fin yaitu nomor identitas yang diterbitkan oleh DJP kepada WP yang melakukan transaksi elektronik dengan DJP.

Masih bingung gunanya e-fin dengan sertifikat elektronik. e-Fin digunakan untuk lapor SPT, pembuatan kode billing untuk keperluan menyetor pajak dan pelacakan (nantinya) sedangkan sertifikat elektronik (digicert) digunakan untuk pembuatan faktur pajak elektronik dan pelaporan SPT masa PPN. Bisa jadi nanti kedua file elektronik (e-fin dan digicert) akan diperluas fungsinya tetapi untuk saat ini sertifikat elektronik hanya terbatas penggunaannya untuk PKP saja.

Syarat mengajukan e-Fin

  1. Punya NPWP/SKT (Surat Keterangan Terdaftar)
  2. Mengisi formulir permohonan e-fin dan menyampaikan ke kantor pajak terdekat (KPP, KP2KP)
  3. Menyiapkan data email yang aktif, nomor telepon dan lampiran sesuai jenis WP-nya yaitu:
    • Orang Pribadi: KTP/Paspor/Kitas
    • Badan Pusat: Surat penunjukan sebagai pengurus, KTP dan NPWP pengurus, NPWP Badan.
    • Badan Cabang: Pengurus atau pimpinan menunjukkan surat pengangkatan pimpinan cabang atau penujukkan sebagai pengurus cabang, KTP dan NPWP pengurus, NPWP cabang

Lama pengurusan e-Fin

Jika semua dokumen lengkap dan isinya sesuai dengan data pajak (nama dan nomor NPWP) maka akan diproses maksimal 1 (satu) hari kerja. Jika ada yang tidak sesuai/tidak lengkap maka WP dapat mengajukan permohonan ulang setelah diperbaiki.

Aktivasi e-Fin

Saat ini untuk pengajuan baru e-Fin maka akan sekaligus teraktivasi artinya WP akan menerima nomor e-fin dan di alamat email yang didaftarkan akan dibuatkan/generate password bawaan berupa kode acak, jadi WP yang sudah menerima efin sudah dapat login ke DJP Online dengan username berupa NPWP 15 digit dan password dari DJP. Nantinya setelah login WP dapat merubah password bawaan ke password yang diinginkan.

PENGAJUAN EFIN BERKELOMPOK

Karyawan dapat mengajukan permohonan aktivasi EFIN secara berkelompok (grup) melalui pemberi kerja ke KPP atau KP2KP terdekat dengan syarat:

  • Jumlah karyawan yang mengajukan permohonan EFIN lebih dari 20 orang;
  • Nama karyawan yang dimintakan e-fin tercantum dalam SPT Masa Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21;
  • Pemberi kerja menyediakan tempat dan sarana pendukung yang dibutuhkan KPP atau KP2KP untuk melakukan aktivasi EFIN;
  • Pegawai sebagaimana dimaksud hadir pada saat aktivasi EFIN.
  • Pengajuan permohonan kepada KPP atau KP2KP untuk melakukan proses aktivasi EFIN dilakukan oleh Pemberi Kerja dengan menggunakan surat permohonan aktivasi EFIN secara berkelompok melalui Pemberi Kerja

Dasar hukum:

Per-41/PJ/2015 tentang Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online

Download:

 

3 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *