Keep In Touch Dengan Layanan Pajak

Artikel ini dibuat setelah melihat sebuah banner web kecil di sebuah web knowledge base internal yang tulisannya “Terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan masyarakat sehingga DJP meraih Service Quality Award 2016 Predikat Golden Kategori Public Service“. Setelah membaca itu saya merasa ada yang ketinggalan informasi, setelah coba cari akhirnya nemu artikel dari laman pajak.go.id dengan judul setopik “Direktorat Jenderal Pajak Raih Penghargaan Service Quality Award 2016”. Tetapi apakah demikian yang bapak ibu rasakan?? Sebelum dijawab yuk mari saya ajak pengunjung sekalian untuk tahu fasilitas layanan informasi perpajakan resmi yang bisa dimanfaatkan dalam melaksanakan administrasi perpajakan.

KPP, KPP Mikro, KP2KP

Ini adalah layanan yang sebagian besar dari pembaca pasti sudah mengenalnya. Di dalam kantor ini ada layanan petugas helpdesk yang memberikan informasi awal/dasar terkait kewajiban perpajakan dan jika kendalanya lebih rumit nanti akan dibantu Account Representative/AR. AR saat ini ada 2 fungsi, untuk AR yang memberikan bantuan konsultasi dan pemrosesan permohonan dari WP berada di seksi Pengawasan dan Konsultasi (Waskon) I sedangkan AR yang tugasnya ngingetin WP buat bayar, bikin himbauan pembetulan, nerbitin denda hingga meriksa WP itu adanya di seksi Waskon II-IV dan seksi ekstensifikasi dan penyuluhan. Di KPP WP jika ada keluhan dapat menyampikan ke ptugas atau atasan, biasanya atasan disini adalah kepala seksi pelayanan tapi untuk detailnya dapat ditanyakan di KPP masing-masing.

KPP Mikro adalah turunan dari KPP biasa tetapi dengan tugas dan fungsi tertentu, disini juga ada helpdesk dan AR tetapi cuma 1 apa 2 gitu. Contoh KPP mikro ada di KPP Mikro Banjar dan ini masih proyek rintisan yang nanti akan bertambah sesuai kebutuhan di masing-masing daerah yang belum ada KPP-nya.

Kring Pajak dan Pengaduan

adalah layanan via telepon yang bisa dihubungi di nomor (021) 1500200, disana akan ada teman-teman yang akan menerima panggilan dan membantu permasalahan Anda khususnya layanan informasi seputar pajak dan juga ada saluran aduan jika ada hal yang mau dikeluhkan secara lisan. Reputasi petugas kring pajak mentereng juga karena pernah diganjar 15 penghargaan sebagai best contact center di tahun 2015.

Pengaduan Via Web

Pengaduan via web yang beralamat di pengaduan.pajak.go.id bisa digunakan masyarakat dengan cara melakukan registrasi terlebih dahulu dan dan untuk lebih lengkapnya ada tata cara pengaduan disitu. Hal-hal yang dapat diadukan antara lain:

  1. Keterbatasan Sarana Kantor
    misal mesin antrian macet, cetakan tanda lapor kurang jelas dll
  2. Pelayanan Tidak Memadai
    misal petugas kurang ramah atau petugas loket TPT kosong padahal masih jam layanan dll
  3. Pelanggaran Kode Etik dan Disiplin yang dilakukan pegawai DJP
    misal pemerasan, KKN, penyalahgunaan wewenang dll
  4. Tindak Pidana Perpajakan
    misal Pengaduan WP yang NPWP dan/atau status PKP-nya disalahgunakan oleh orang yang tidak berhak atau pengaduan WP yang telah dipotong pajaknya tetapi tidak disetor.

Isilah informasi aduan selengkap mungkin seperti prinsip nyusun berita mencakup 5W+1H (Who, When, Where, What & How) apa kasusnya, siapa yg melakukan, kapan dilakukan, dimana terjadinya dan bagaimana terjadinya. Semakin lengkap informasi aduan maka akan semain cepat dan tepat penanganannya. Jangan takut membuat aduan karena #PajakMilikBersama

Live Chat

Ini salah satu inovasi yang dilakukan agar WP tetap terhubung dengan layanan DJP. Live chat bisa diakses dari laman pajak.go.id, menunya ada di kanan bawah dan warga bisa ber-chatting ria dengan CS nun jauh disana. Saya udah pernah nyoba dan cukup responsif layanannya. Cocok buat buat para tukang ketik termasuk saya. Tersedia 3 kategori layanan di live chat yaitu bantuan terkait Aplikasi Elektronik, Informasi dan Tax Amnesty.

Email dan Medsos

DJP menyediakan email untuk pertanyaan dan aduan yang beralamat di informasi@pajak.go.id dan pengaduan@pajak.go.id. Selain itu tersedia kanal yutub video Youtube dengan nama akun DitjenPajakRI, disana tersedia beragam konten video dari yang informasi terkini, tutorial hingga yang super santai tetapi tetap sekitar perpajakan. Media sosial lain adalah twitter sebagai sarana cuit-mencuit dengan nama akun @ditjenpajakri dan akun kring pajak @kring_pajak. Selain twitter ada juga laman facebook dengan alamat di DitjenPajakRI dan instagram di akun ditjenpajakri. Ternyata banyak yak, saya aja cuman ngurusin laman FB, gmail dan blog doang udah kelabakan. Para netizen mesti follow nih salah satu akun medsos DJP biar tetep up to date

e-Book dan cetakan

Pada laman pajak.go.id banyak file PDF berupa leaflet, brosur, buku panduan dan lain sejenisnya yang dapat diunduh secara gratis dan digandakan sendiri dengan tujuan non komersil dan edukasi pajak. Salah satunya ada di tautan Inklusi Kesadaran Pajak yang berisi buku pengenalan pajak untuk usia dini dan sekolah, termasuk yang masuk kurikulum sekolah atau buku panduan pajak yang bisa dicari dengan kata kunci pencarian “buku panduan pajak”. Untuk ebook memang belum ada tautan khusus jadi harus nyari, semoga admin websitenya segera membuatkan menu tersendiri karena saya juga pengunjung loyal pajak.go.id. Untuk yang hobi baca buku fisik bisa mampir juga di perpustakaan DJP di Kantor Pusat DJP, laman onlineny buat lihat koleksi buku ada disini.

Ternyata banyak cara untuk menggali informasi perpajakan dan banyak cara untuk masyarakat memberikan kritik dan saran untuk institusi DJP ini. Masih ada informasi yang saya lewatkan? silahkan ditambahkan dan semoga bermanfaat.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *