Buku Bendahara Mahir Pajak Edisi 2016

Selamat awal pekan pengunjung sekalian. Kali ini saya bagikan file PDF/softcopy buku Bendahara Mahir Pajak edisi 2016. Iya, ini adalah revisi yang rilis di bulan Agustus 2016. Berisi artikel tentang pemotongan/pemungutan PPh dan PPN yang jamak dilakukan oleh bendahara dinas. Seperti buku edisi yang lawas, isi buku ini dibuat praktis dengan menyajikan contoh kasus yang disertai solusi penghitungan hingga tata cara pembuatan kode billing SSP dan pelaporan SPT masanya.

Read more

,

Hindari Faktur Pajak Fiktif Untuk Kenyamanan Bisnis Anda

Sanksi atas penggunaan FP fiktif

Selamat hari senin pengunjung sekalian. Selamat hari batik (kemarin tanggal 2 oktober) dan semoga di awal senin sudah semangat kerja selain faktor karena masih tanggal muda 😀

Langsung aja yak, masuk ke bahasan FP fiktif. Jika bapak ibu mencari istilah Faktur Pajak Fiktif di aturan perpajakan UU maka dijamin nggak akan ketemu karena istilah FP fiktif adalah sebutan komunikatif informal lain dari istilah resminya yaitu: “Faktur Pajak Yang Tidak Berdasarkan Transaksi Yang Sebenarnya” jika disingkat jadi FP TBTS. Wuih panjang juga istilahnya. Artikel ini saya susun setelah pada medio september kemarin saya mendapat Bimtek Penanganan Faktur Pajak Yang Tidak Berdasarkan Transaksi Yang Sebenarnya di Makassar dan akan saya bagi ilmunya buat Anda sekalian tentunya dari sudut pandang WP PKP.

Read more

,

Pedoman Teknis Perhitungan PPh 21 Untuk PTKP 2015

Setelah ditunggu 1 bulan lamanya sejak PTKP 2015 diumumkan akhirnya, petunjuk teknis perhitungan (atau penghitungan kali ya yang sesuai EYD) atas PPh 21 dan PTKP 2015 keluar. Per-32/PJ/2015 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan Dengan Pekerjaan, jasa dan Kegiatan Orang Pribadi. Perdirjen ditandatngani hari jumat kemarin tanggal 7-8-2015. Sebelum itu keluar, sudah terbit juga siaran pers dari Direktur P2Humas tanggal 27-7-2015 yang isinya memberikan gambaran pembetulan SPT Masa PPh 21 Januari-Juni 2015. Keduanya saling berkaitan dan bisa diunduh di akhir artikel. Lets cekidot.

Read more

,

Informasi Pendaftaran D1 & D3 STAN 2015 Telah Dibuka

Pendaftaran dan pengumuman STAN 2015

Artikel selingan ini dari inisiatif dari saya terutama khususnya untuk adik-adik lulusan SMA (saya udah tua banget rasanya). Bagi para lulusan SMA dan yang sederajat (SMK & Madrasah Aliyah) dari bidang/jurusan apapun kini bisa mulai bersiap-siap untuk mencoba daftar ke Politeknik Keuangan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, sekarang disebutnya Poltek STAN, kalau dulu saya waktu kuliah disitu disebutnya Prodip STAN. Buat yang belum tahu apa itu STAN? STAN adalah kampus kedinasan yang berada dibawah lingkungan Kementerian Keuangan dengan menyediakan beberapa tingkat pendidikan yaitu Diploma I dan Diploma III, jurusannya pun masih berkutat disekitar ilmu keuangan. Kemudian mengapa STAN bisa jadi pilihan untuk berkuliah dan apa saja keuntungannya?

Read more

,

Siap-siap Hitung Ulang PPh 21 dengan PTKP 2015

PTKP 2015

Selamat siang para pembaca amsyong sekalian

Sebuah peraturan terbaru telah diterbitkan oleh Menkeu yang merubah besaran PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak yang semula mendasarkan pada PTKP yang berlaku sejak tahun pajak 2013 dan besarannya naik sesuai pada Permenkeu No. 122/PMK.10/2015. Ini kabar gembira buat para karyawan swasta ataupun PNS karena PTKP setahun bagi lajang yang semula Rp24.300.000,00 naik menjadi Rp36.000.000 atau jika pendapatan Anda dalam sebulan kurang dari Rp3.000.000,00 dan tidak mempunyai tanggungan dan tidak kawin maka besar kemungkinan Anda nggak kena PPh Pasal 21. Tentunya angka ini akan bertambah sesuai dengan status PTKP Anda. Selengkapnya silahkan baca ringkasan PMK tersebut dibawah ini.

Read more

Buku Oasis Pemotongan/Pemungutan PPh 2013

Selamat siang pengunjung sekalian

Bagi yang demen mampir di web DJP pasti udah tahu ada e-book yang mengulas tentang pemotongan pemungutan PPh. Di luar negeri isitlah pemotongan dan pemungutan dikenal dengan witholding tax, intinya sih sama-sama ada penghasilan yang berkurang karena ada pajak yang diambil cuma siapa yg motong dan mungut menjadi beda lagi karena ada ketentuang siapa yg jadi pemotong dan siapa yg jadi pemungut. Bukti bahwa kita telah dipotong pajak adalah Bukti Potong untuk PPh (21 & 23) . Bukti bahwa kita telah dipungut adalah SSP untuk PPh Pasal 22 dan faktur pajak untuk PPN. Baik bukti potong maupun faktur pajak merupakan bukti bahwa kita telah membayar pajak. Karena itu bukti potong dan faktur pajak bisa dikreditkan.Saya yakin pasti ada sebagian yg bingung bedanya pemotongan dan pemungutan? Saya coba rangkum dari berbagai sumber. Read more