SPT Masa PPh 21 2014 (PER-14) – Apa Yang Perlu Anda Tahu?-1

 

Hanya kurang dari 2 bulan lagi kita akan menginjak tahun 2014. Hingga saat ini ada 2 format pelaporan yang diperbarui oleh DJP yang akan berlaku di tahun 2014, yaitu format SPT Masa PPh 21 dan Format SPT Tahunan PPh OP 1170SS. Yang paling segera untuk wajib pajak paham adalah tentang format SPT Masa PPh 21 sesuai dengan Per-14/PJ/2013. Dimana ada beberapa modifikasi sedikit pada SPT Masa tersebut dan nantinya akan diterbitkan aplikasi e-SPT PPh 21, sayangnya hingga kini saya sendiri masih belum mendapat info tentang status aplikasi tersebut. Kasihan WP jika sampai terlambat dirilis dan disosialisasikan.

Di artikel ini saya rangkumkan sedikit tentang SPT PPh 21 2014, hal-hal yang perlu anda ketahui. Gambar di bawah ini hasil dari comot slide powerpoint tentang penghitungan dan pengisian SPT Masa PPh 21 khususnya bagi WP non e-SPT. Slide ini sudah saya prioritas bagikan bagi pelanggan newsletter amsyong.

Jenis Formulir SPT PPh masa 21

Apakah tata cara penghitungan PPh 21 juga berubah seiring dengan adanya format SPT baru ini?

Tidak, tentang perhitungan masih mengacu pada PER- 31/PJ/2012 (untuk perhitungan PPh 21 sejak januari 2013)

Jika PPh 21 perusahaan kami nihil, apa saja formulir yang perlu dilaporkan?

Cukup Induk SPT PPh 21 saja (form 1721)

Pelaporan SPT Masa PPh 21 Masa Desember 2013 yang disampaikan paling lambat 20 Januari 2014, apakah menggunakan format baru atau lama?

Masa Desember masih menggunakan format lama

Bentuk & Penyampaian SPT PPh 21

Jika kami wajib pajak pengguna e-SPT PPh 21 dan jauh dari KPP bolehkah kami mengirim laporannya via pos?

Boleh, file CSV dilampirkan dalam compact disk

Jika SPT disampaikan via pos, apakah tanggal kirim dianggap sebagai tanggal pelaporan?

Ya , tepatnya tanggal cap pos

Bentuk & Penyampaian SPT PPh 21

78 replies
  1. Yuniasih
    Yuniasih says:

    Selamat sore pak, saya mau bertanya.. apakah setiap melapor pph 21 harus menyertakan csv juga?

    Trimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore bu. File CSV hanya dibuat dan dilaporkan hanya jika WP menggunakan aplikasi e-SPT PPh 21. Salah satu kriteria WP harus menggunakan e-SPt adalah terdapat lebih dari 20 karyawan yang mempunyai penghasilan diatas PTKP dan mendapat pemotongan pajak PPh 21

      Balas
  2. kiki
    kiki says:

    sy bingung mau nanya pa,..klo boleh

    1.klo misalkan NPWP baru buat di tahun 2017 bln februari apakah perlu untuk lapor SPT pph21 tahun 2016nya? smntara karyawan ybs sudah dr 2016 kena pajak nya tapi karyawan ybs baru buat NPWP nya tahun 2017..

    2. klo thun 2016 pemotong pajaknya nihil apa tetap perlu dilaporkan? bagi karyawan yg belum punya NPWP apakh msih perlu utk dilaporkan atw tidak usah sj?

     

    Balas
  3. rahmaninovEvira
    rahmaninovEvira says:

    Selamat sore, Pak. Saya mau tanya, kalau perusahaan kecil yang baru didirikan dan baru punya 2 pegawai tetap serta 4 pegawai tidak tetap, dan semua gajinya di bawah UMR, apakah tetap harus melaporkan PPH 21? Lalu, apa saja yang haru dilaporkan bulanan oleh perusahaan semacam ini? Makasih sebelumnya, Pak.

    Salam hangat,
    Evira.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore Bu Evi
      Jika baik pegawai tetap ataupun tidak tetap penghasilan bulanannya masih di bawah PTKP (ssat ini 4,5jt untuk status single) maka tidak ada kewajiban memotong/menyetor PPh 21 tetapi wajib lapor SPT Masa PPh 21 sebagai bukti bahwa pegawai yg bekerja di perusahaan memang masih di bawah PTKP.
      Untuk kewajiban pajak lain sifatnya kondisional, misal WP sudah dikukuhkan menjadi PKP maka wajib lapor dan pungut PPN, atau jika perusahaan ada transaksi penggunaan jasa dari pihak lain maka wajib potong PPh pasal 23.

      Salam

      Balas
  4. kholida
    kholida says:

    selamat pagi, saya mau tanya apabila pph 21 yg saya lapor adalah 21 nihil yang tertera jumlah gaji dibawah PTKP, setelah beberapa bulan kemudian saya mau mengajukan pembetulan pph 21 dengan jumlah gaji Rp.0 / tidak ada gaji sama sekali, apakah jika saya melakukan itu akan riskan untuk di periksa?
    terima kasih 🙂

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore Ibu Kholida
      Jika ibu sudah rapi dalam membuat kertas kerja/penghitungannya dan memang hasilnya adalah dibawah PTKP maka sekalipun diperiksa tentu tidak akan ada temuan/masalah nantinya.

      Balas
  5. Widi
    Widi says:

    Selamat sore Pak Dwi,

    Saya ingin menanyakan mengenai PPh 21. Bulan Januari 2016 ini saya melaporkan PPh 21 perusahaan untuk Desember 2015, tapi mengapa status di Bukti Penerimaan Surat masih kurang bayar ya pak? Padahal saya sudah melakukan pembayaran di Kantor Pos terdekat, & SSP juga sudah saya serahkan saat pelaporan bulanan tsb.

    Terima kasih Pak Dwi.

    Balas
  6. Widi
    Widi says:

    Selamat sore Pak Dwi,

    Saya ingin bertanya mengenai pelaporan PPh 21 bulanan. Bulan Januari 2016 ini saya melaporkan PPh 21 perusahaan masa Desember 2015, tapi mengapa status masih kurang bayar ya pak? Padahal sudah saya lakukan pembayaran sejak bulan November 2015 di Kantor Pos terdekat, dan SSP sudah saya serahkan saat pelaporan.

    Terima kasih Pak Dwi.

    Balas
  7. yuyun
    yuyun says:

    siang, saya mau melaporkan pph 21 untuk masa desember, apa saja yg perlu di lampirkan dan dilaporkan di masa desember. dan untuk formulir 1721-A1 untuk kryawan tetap yg tidak kena pajak apakah harus dilampirkan juga dan bagaimana pengisiannya

    Balas
  8. yuyun
    yuyun says:

    pak saya mau menanyakan. untuk laporan pph bulan desember, untuk formulir 1721-A1 karyawan tetap yang tidak kena pajak apakah harus di laporkan. dan apa sj yg perlu di isi dan di lampirkan untuk masa desember. terima kasih

    Balas
  9. brian yosep poltak sirait
    brian yosep poltak sirait says:

    maaf pak saya mau bertanya soal pelaporan spt 1770 S
    saya belum membuat efiling sampai sekarang.

    apakah bisa melapor menggunakan csv format dan lembar 1770 S induk saja ya pak untuk tahun 2014???

    lalu bagaimana pak cara pelaporannya yang sekarang ini

    Trimakasih sebelumnya pak

    Balas
  10. brian yosep poltak sirait
    brian yosep poltak sirait says:

    maaf pak saya mau bertanya soal pelaporan spt 1770 S
    saya belum membuat efiling sampai sekarang.

    apakah bisa melapor menggunakan csv format dan lembar 1770 S induk saja ya pak untuk tahun 2014???

    Trimakasih sebelumnya pak

    Balas
  11. Trii
    Trii says:

    saya ada kasus pak, tolong kasih penjelasan. Pak Hepi Cahyadi tidak memasukkan SPT Tahunan PPh WP OP tahun 2012. Hal ini menyebabkan KPP mengeluarkan surat teguran pada tanggal 5 Juli 2013. Sayangnya, Hepi Cahyadi tetap tidak merespon adanya surat teguran tersebut. Hingga KPP menerbitkan surat teguran kedua pada tanggal 15 Oktober 2013. Karena Hepi Cahyadi sedang dirundung masalah keuangan, Hepi Cahyadi tetap belum melaporkan SPT Tahunan PPh nya. Lalu pada tanggal 2 Desember 2013, KPP mengeluarkan SKP (Surat Ketetapan Pajak) sebesar Rp 100.000.000 atas nama wajib pajak Hepi Cahyadi.
    Pertanyaan :
    a. Berapakah jumlah SKP Hepi Cahyadi yang seharusnya dikeluarkan oleh Dirjen Pajak?
    b. Apabila jumlah tersebut (point a) berbeda, upaya apa yang dapat dilakukan oleh Hepi Cahyadi? Cantumkan dasar hukumnya !
    c. Apabila Hepi Cahyadi tidak melunasi utang pajaknya, kapan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan paling cepat dapat diterbitkan?

    Balas
  12. meili
    meili says:

    pak, saya mau tanya kalau untuk PPh 21 Masa Desember 2014 Nihil Formulir apa aja yang harus di lampirkan untuk dilapor ke KPP? makasih

    Balas
  13. Hendra
    Hendra says:

    Pagi Pak Dwi,
    saya mau bertanya mengenai e-spt PPh 21 2014 untuk penginputan pph 21 masa desember 2014, apakah menu satu masa pajak pada e-spt PPh 21 2014 perlu diisi ? karena saya sudah menginput data bukti potong A1 pada menu daftar bukti potong dan pada menu isi spt satu tahun pajak sudah ada daftar karyawan dan gaji yang sudah diinput, namun pada induk sptnya tidak muncul data yang sudah diinput.
    apakah ada kesalahan dalam penginputan sehingga data yang sudah diinput tidak muncul di spt induk ?

    Terima Kasih.

    Balas
  14. Hendra
    Hendra says:

    Pagi Pak Dwi,
    saya mau bertanya mengenai e-spt PPh 21 2014 untuk penginputan pph 21 masa desember 2014, apakah menu satu masa pajak pada e-spt PPh 21 2014 perlu diisi ? karena saya sudah menginput data bukti potong A1 pada menu daftar bukti potong dan pada menu isi spt satu tahun pajak sudah ada daftar karyawan dan gaji yang sudah diinput, namun pada induk sptnya tidak muncul data yang sudah diinput.
    apakah ada kesalahan penginputan sehingga data yang sudah diinput tidak muncul di spt induk ?

    Terima Kasih.

    Balas
  15. hilda
    hilda says:

    Malam pak dwi…

    Baru sj sy menerima surat teguran dr KPP Tegalega bahwa sy belum.menyerahkan.SPT 2013 sy. Padahal sy sdh menyerahkan tgl 26 maret 2014 tp memang bukan ke.KPP tegalega tetapi ke KPP cibeunying krn lbh dkt ke kantor tempat bekerja. Bukti penyerahan SPT sy juga msh tersimpan rapi d dompet sy. Apa yg hrs sy lakukan? Dalam surat disebutkan hrs membereskan spt jarak 30 hari dr tgl ditulis surat (10 september) sedangkan suratnya baru sy terima sore ini (15 november). Apa yg hrs sy lakukan? Apa sy akan didenda? Di surat jg ditulis akan ada penaikan jumlah pajak sbg hukuman.
    mohon bantuannya. Terima kasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat pagi bu Hilda
      Bisa jadi berkas SPT yang disampaikan melalui KPP Cibeunyi belum terekam datanya di KPP Tegalega. Silahkan ibu berikan kopian tanda terima laporan SPT Tahunan ke KPP Tegalega. Saya yakin nggak akan kena denda, karena yg terpenting bu sudah lapor tepat waktu di Cibeunyingnya.

      Balas
      • sri lahay
        sri lahay says:

        Pak dwi,dulu kan NPWP nya saya buat sendiri,nah sekarang di minta SPT tahunannya,tapi di perusahaan kami tidak bisa mengeluarkan SPT tahunan saya soalnya pelaporan mereka hanya secara kolektif bagaimana saya bisa mendapatkan SPT tahunan saya

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Selamat pagi bu Sri
          Perusahaan kewajibannya adalah membuat bukti potong 1721-A1 agar karyawan bisa lapor SPT tahunan PPh OP. SIlahkan minta bukti potongnya saja, karena untuk lapor adalah kewajiban pribadi masing-masing.

          Balas
  16. ria
    ria says:

    selamat siang,
    saya mau menanyakan untuk pembetulan pada masa desember 2013 ada kekurangan bayar, karena sudah melewati tgl 20 januari 2014 maka harus menggunakan espt terbaru. saya bingung pada espt 2014 tidak ada kolom ” PPh pasal 21 dan/atau pasal 26 yang telah disetor pada masa pajak Januari s/d november (diisi hanya pada masa pajak desember)” sedangkan sebelum espt 2014 ini ada saya menggunakan espt 2013 dengan mengakumulasikan dari jan – nov. bagaimana caranya saya mengisi espt 2014 untuk pembetulan desember 2013?
    mohon bantuannya. Terima kasih sebelumnya.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Saya belum pernah bahas ya
      Pada induk SPT PPh 21, pada bruto adalah jumlah total penghasilan yg dibayarkan pada karyawan di bulan desember, sedangkan kolom PPh 21 diisi dengan nilai PPh 21 yg dipotong (selisih tahunan-11 bulan).

      Balas
  17. bayu
    bayu says:

    slmt mlm pak..
    Mohon pnjelasannya, saya karyawan swasta. Saya ingin lapor pajak tahunan pph 21, tetapi saya blm mendapatkan surat pemberitahuan dr kntor pajak, usut pny usut, trnyata hal ini krn perush tmpt sy bkerja telat membayar pajak pph saya lbh dr 3 bln. Pertanyaan saya :
    1. Apakah sy bs lapor sndiri tnpa ada bkti ptong dr perush?
    2. Apakah sy msh wajib lapor, krn tiap bln sdh dptong utk pph?
    3. Apakah sy dpt dikenakan sanksi bila tdk melapor..krn itu bkn kslhn sya?
    Mohon pnjelasannya point per point..
    Trims

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore pak Bayu

      1. Jika bapak penghasilan hanya sebagai pekerja saja maka tidak bisa lapor tanpa bukti potong dari perusahaan
      2. Wajib lapor SPT tahunan masih iya
      3. Bisa dikenakan sanksi dari KPP, untuk itu segera hubungi petugas pajak terdekat dan perusahaan agar segera mnenyelesaikan pembuatan bupotnya
      Balas
      • bayu
        bayu says:

        mlm pak Dwi, trimakasih atas jwbny..sy sudah menanyakan ke bag trkait d kntor saya, namun blm ada respon positif..mreka tdk pny bkti ptong, krn perush tdk menyetorkan uang pph sy sjak bln juni 2013-Jan 2014 akibat kelalaian bag finance kami..what i must to do? Pdahal btas akhr lapor kurang dr smggu..thanks

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Pagi pak Bayu
          Jika Anda murni bekerja sebagai karyawan maka tidak mungkin lapor SPT form 1770s ataupun 1770ss tanpa bupot PPh 21, kecuali pak Bayu punya penghasilan selain sebagai karyawan bisa dilapor dahulu dengan form 1770 nanti kalau bupot PPh sudah dapat bisa lapor ulang dengan pembetulan SPT. Yang bisa saya sarankan adalah pak Bayu minta bag financing menghubungi AR-nya agar dibantu menyelesaikan pembuatan bupot PPh 21. Sekedar info jika perusahaan lalai tidak memotong PPh 21 maka KPP bisa mengenakan sanksi denda 100% atas PPh yg belum dipotong, ini adalah sanksi untuk perusahaannya.

          Balas
  18. kristanto
    kristanto says:

    pagi pak. Dwi…
    terima kasih sebelumnya sudah respon dan jawab pertanyaan sy dengan cepat.. dua jempol buat bapak…
    tp maaf pak , ada yg sy ingin tanyakan kembali.bagaimana bila sy ilustrasikan saja y pak. begini jika pph 21 bulan jan13, 250. dan dibayar 450 (ada kesalahan hitung dari acc sblmnya, shrsnya 250).. bagaimana cara mengisi angka di form 1721(1) induk?..
    terima kasih pak..

    salam sukses selalu,
    kris…

    Balas
  19. kristanto
    kristanto says:

    malam pak..
    saya bingung pak dalam mengisikan angka dalam pph 21 yang sudah dibayar (dalam spt lama ada kolomnya yang dimaksud) tetapi pada spt pph 21 tidak ada.. dimana saya harus mengisi angka tersebut?
    mohon petunjuknya pak..
    terima kasih.

    Balas
  20. lala
    lala says:

    pak saya mau nanya, klo utk lapor masa thn lalu di 2013 kan skrg harus menggunakan format baru, klo karyawannya kurang dari 20 tetep ya pak harus menggunakan format baru? dan data yg dilaporkan apa aja yg dibawa pak?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Iya bu Lala. Sekarang lapor dengan format baru, yg dilampirkan masih sama dengan yg format lama, jika memang ada pajaknya ya berarti bawa SSP dan lampiran terkait yg emmang ada isinya (biasanya lampiran 1 untuk karyawan tetap). kalo nihil cukup cetak induknya saja.

      Balas
      • lala
        lala says:

        Siang pak dwi. terima kasih atas jawabannya pak. Sepertinya ada kendala lg nih pak, ditahun ini perlu gak sih utk pph 21 lampiran bukti potong pegawai pak? atau emg hanya yg pak dwi infokan saja? induk dan 1721-I ? terima kasih

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Untuk yg masa pajak desember perlu juga dilampirkan juga bu 1721-I, jadi nanti ada 1721-I untuk hitungan bulan des dan ada 1721-I untuk hitungan tahunan, coba ibu lihat disamping isian masa pajak ada 2 kotak disana, satu disilang untuk bulanan dan satunya disilang untuk tahunan

          Balas
  21. erni widiastutik
    erni widiastutik says:

    Dear Bapak,

    bertanya nieeee….
    PPh 21 Masa Desember 2013 kita sudah lapor via surat , akan tetapi dapat balasan ” ditolak” karena tidak melampirkan Formulir 1721 -I,,selanjutnya dihimbau untuk lapor sesuai peraturan terbaru .yang saya tanyakan untuk pelaporan perbaikan masa desember 2013. formulir apa saja yang perlu dilampirkan selain SPT induk…mohon infonya bapak..

    Rgds,
    Erni Widi

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Untuk yg masa pajak desember perlu juga dilampirkan juga bu 1721-I, jadi nanti ada 1721-I untuk hitungan bulan des dan ada 1721-I untuk hitungan tahunan, coba ibu lihat disamping isian masa pajak ada 2 kotak disana, satu disilang untuk bulanan dan satunya disilang untuk tahunan

      Balas
  22. sri maryani
    sri maryani says:

    pak, saya mau perbaikan spt pph 21 masa des 2013, kan harus menggunakan format spt yang baru, apakah saya harus isi yang satu masa pajak dan masa satu tahun pajak?

    Balas
  23. halidah
    halidah says:

    mas, mau nanya..saya kan udh setor pph pasal 21 bulan desember 2013. tapi saya terlambat lapor dan saya baru mau lapor spt masa desember 2013 nya di bulan februari 2014 ini…apakah lapornya harus pake spt format baru atau masih boleh pake format lama..terima kasih

    Balas
      • azzahroh
        azzahroh says:

        tapi caranya gmn pak ?
        Saya udah impor utk data a1 nya tp kenapa ga muncul di spt induk yaa pak angkanya ?

        Balas
  24. Anton
    Anton says:

    mohon bertanya lagi pak 😛 … perbedaan laporan SPT masa bulanan 21 periode 2013 dan 2014 apa yah pak? sama atau ada perbedaan format formulir (karyawan kurang dari 10) .. karena kemaren saya tdk sempat mengikuti undangan pajak tentang “sosialisasi tata cara pengisian dan penyampaian SPT masa pph 21..bla bla bla.”

    Balas
  25. ocin syaidina
    ocin syaidina says:

    Assalamalaikum Pa DWI..
    Pa mau tanya mengenai PPh 21 PER 14, bgini kalau karyawan kita ada 300 orng, itu gmana Pa..cara tercepat untuk input datanya…sebagai dasar memang ada contoh format CSV nya di folder Espt nya..nah dari CSV itu kita impor tp knapa Pa ya…data yang masuk tidak semua hanya beberapa orang saja, pertanyaan sy gmana mengatasinya/solusinya…terima kasih atas jawaban Pa DWI….

    Balas
  26. Fadrians
    Fadrians says:

    pak kalo pelaporan pph 21 tahunan bagaimana pelaporannya, apa aja yg dicetak, terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sekarang tidak ada lagi PPh 21 tahunan pak, tetap dilaporkan per bulan. Jika nihil maka cukup cetak induknya saja (ada 2 halaman), khusus di masa Desember 2014 nanti ada tambahan lampiran daftar biaya

      Balas
  27. Anton
    Anton says:

    Dan mohon penjelasan dan perhitungannya jg pak 😛 … seandainya Gaji karyawan 2,5 jt perbulan (hanya gaji, tdk ada asuransi dsb dsb), dan status belum menikah … berapa jumlah yg harus di bayar perbulan utk PPH 21 nya.

    Balas
  28. Anton
    Anton says:

    Masih bingung soal pelaporan pajak yg1%…tahun 2013 kan di mulai pada bulan July2013 utk pembayaran pajak1% nya..dan sdh dibayar rutin setiap bulannya dari july sampai des…karena perusahaan t4 saya bekerja adalah perusahaan baru…PPH 25 waktu jan-jun NIHIL…tetapi kan setiap bulan ada omzetnya..jadi apakah saya harus membayar perhitungan pajak 1% nya dr Jan-Jun? kalo iya.kenapa tdk di infokan sajah waktu berlaku di july agar membayar perhitungan jan-jun? dan kapan terakhir waktu pembayarannya jika iya. terima kasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Jika perusahaan baru atau baru punya NPWP di 2013 otomatis masih belum ada angsuran PPh 25 dan tidak wajib setor PPh 25, karena angsuran tsb diperolehnya dari perhitungan pajak tahun sebelumnya. Untuk januari-jun tetap dihitung dan nanti kelihatan pajak tahunannya tetapi pak ANton nggak punya kredit pajak PPh 25 jadi yg terutang itulah yg dilunasi nanti.

      Balas
  29. Dilla
    Dilla says:

    Pagi…
    Saya mau bertanya, bagaimana perhitungan wajib pajak 1% dari omset perbulan, kalau kita sudah bayar angsuran perbulannya sampai dengan bulan desember 2013 memakai perhitungan wajib pajak yg sebelumnya bukan memakai perhitungan pajak yg 1% tsb. Sedangkan berlakunya omset 1% di mulai dri bulan juli 2013. Terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Karena kewajiban PP 46 mulainya juli, maka bandingkan antara PPh 25 juli dengan hitungan 1% juli, untuk PPh 25 juli bisa dipindahbukukan ke PPh final 1%

      Balas
  30. erni widiastutik
    erni widiastutik says:

    Dear ….

    mau bertanya bapak,
    Saya bingung dengan pelaporan masa des 2013…info yang saya dapat untuk masa Des 2013 masih menggunakan format lama..berati perhitungan dan pelaporan sama dengan masa des 2012( belum menggunakan aplikasi ESpt pph 21 ini ,…..mohon bantuan informasinya mengingat pembyaran terakhir tgl 10 januari 2013…
    terimakasih atas informasinya

    Rgds,
    Erni Widi

    Balas
    • Irfan Hartono
      Irfan Hartono says:

      Salam, Pelaporan SPT Masa PPh 21 Masa Desember 2013 yang disampaikan paling lambat 20 Januari 2014, apakah menggunakan format baru atau lama?
      Masa Desember masih menggunakan format lama.
      demikian.

      Balas
  31. dadang
    dadang says:

    malam pak..sy mau tanya… untuk setoran Bulan April 2014 setelah SPT apa istilahnya PPH25 atau PPH Final kode 411128/420 dan apabila PPH Final yang kurang bayar di SPT 2013, menggunakan bukti setor apa…? dan apa kode pajaknya..? Trim,s

    Balas
    • Irfan (co-admin)
      Irfan (co-admin) says:

      selamat malam juga Pak Dadang. Jika usaha pak Dadang pada tahun 2013 ini omzetnya tidak lebih dari 4,8 Milyar, maka bapak memenuhi kriteria sebagai wajib pajak omzet tertentu yang mambayar PPh final 1%. pun ini juga sudah berlaku mulai Juli 2013 kepada bapak jika omzet di tahun 2012 kemarin juga seperti itu. Pak dadang tinggal meneruskan saja membayar PPh Final atas omzet tertntu ini setiap bulan, dengan kode 411128-420. sedangkan untuk pembayaran atas kurang bayar pada SPT tahunan 2013 yang tidak final, maka kodenya adalah 411125-200 untuk Wajib Pajak orang Pribadi atau 411126-200 untuk Wajib Pajak badan. demikian. Jika ada PPh final bulan-bulan di tahun 2013 yang belum dibayar, maka dilunasi dengan kode 411128-420.

      Balas
  32. rini
    rini says:

    Pagi Pak Dwi,
    Terima kasih banyak Pak Dwi atas informasinya.
    Berkaitan dengan perhitungan pph 21, contoh untuk profesi dokter.
    Saya sedikit kebingungan untuk perhitungan pajak pph 21 yang lintas tahun karena sebentar lagi akan masuk ke tahun 2014.
    Seandainya pihak Rumah Sakit melakukan pembayaran jasa dokter setiap tanggal 7, berarti ada jasa yang dilakukan pada bulan sebelumnya (8-31des) dan jasa yang dilakukan di bulan terbayar (1-7 jan).
    Apakah dasar pkp nya akan dimulai lagi dari nol (tidak progresif) karena sudah lewat tahun, atau pkp 8-31 des dihitung sesuai pkp 2013 kemudian ditambahkan dengan pkp 1-7 jan 2014.

    Terima Kasih sebelumnya atas tanggapannya.

    Balas
  33. Robert Andy Huppe
    Robert Andy Huppe says:

    Pak Dwi seperti yg saya sampaikan pada saat rekanan Dirjen Pajak survey wajib pajak bahwa setiap wajib pajak dituntut tidak terlambat dalam menyampaikan laporan pajak, tetapi pada saat ada aturan baru atau perubahan petugas pajak selalu terlambat didalam pemberitahuan atau sosialisasi kepada WP, intinya WP dituntut cepat tetapi Dirjen Pajak sendiri sangat lambat, justru kami tahu dari seminar2 swasta, apakah ini disengaja supaya
    kami mengeluarkan biaya u/ seminar, DPJ tidak profesional

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat malam pak Andy
      Terima kasih atas masukannya, harapan saya (sekalipun sy bagian dari DJP juga) adalah sama dengan pak Andy, akan lebih baik jika aturan baru disiarkan jauh-jauh hari agar WP tahu dan paham yg harus dilakukan. Untuk PP 46 ini, DJP memberikan toleransi atas keterlambatan setor, bisa jadi sebagai kompensasi karena aturannya yg telat terbit. Pak Andy bisa menyalurkan aspirasi, keluhan & saran juga lewat kring pajak pak di 021500200, insyaAlloh bermanfaat.

      Balas
  34. STEPANUS DJUWENG
    STEPANUS DJUWENG says:

    Saya risau dengan cara perusahaan saya menghitung pajak penghasilan. Saya pegawai kontrak tahunan dengan gaji bulanan.

    Saya bekerja pada Lembaga Pemabangunan Asing
    Penghasilan 2014 Rp 20,000,000.00
    Asuransi Kesehatan 321,000,000
    Jamsostek 4.2 % (50:50)
    Kawin, isteri tidak kerja
    anak 6 orang

    Berapa saya bayar pajak sebulan?

    Bantuan Anda sangat saya hargai

    Terima kasih

    Djuweng

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Pagi pak Djuweng.
      Pertanyaannya kurang jelas, saya balik nanya ya pak.
      Data diatas apakah data perbulan?
      Statusnya karyawan tetap kan? Apakah setiap bulan mendapat bukti potong PPh 21?

      Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Siang bu Tika, maaf lama balasnya
      jawabnnya biisa panjang dan bercabang-cabang. Kenali dulu, penghasilann ibu dari apa saja, jika ibu karyawan swasta atau PNS maka ibu tidak bayar pajak tahunan karena pajaknya (PPh 21) sudah dipotong dari pemberi kerja setiap bulannya. Jika ibu usahanya dagang/usaha maka bisa dilihat disini ilustrasinya. Ada juga penghasilan atas pekerjaan bebas, misalkan dokter praktek sendiri, jasa akuntan dll.

      Balas

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] Download PDF Simulasi Pengisian 1770 OP 2013 […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *