,

FaQs dan Perubahan Perbaikan Menuju e-SPT PPh 21 2.2

Selamat pagi pengunjung sekalian. Selamat Hari buruh kemarin (1 Mei) dan Hari Pendidikan (2 Mei) hari ini.

Salam kenal lagi setelah 2 minggu saya mengalami galau tingkat akut jadinya nggak ngepost artikel di blog amsyong ini, sekarang waktunya aktif kembali #eaa.. (utang pertanyaan masih banyak 🙁 )

Pagi ini saya baru ngeh ternyata kantor pusat DJP akan segera merilis patch terbaru untuk e-SPT PPh 21. Pasti tahu kan, di e-SPT PPh 21 yang versi 2.1 masih ada beberapa kekurangan yang harus “dimaklumi”, bahkan saya sebagai AR kadang harus meminta WP “ikhlas” atas kondisi tersebut, walaupun pada dasaranya saya setuju untuk WP di Indonesia harus membiasakan diri dengan aplikasi pajak, karena administrasi baik di sisi WP dan DJP akan sama tertibnya. Beberapa perubahan (changelog) yang akan dirilis pada patch 2.2 terkuak pada dokumentasi oleh rekan-rekan tenaga IT di TTKI. Simak beberapa diataranya dibawah sini dalam format tanya jawab ringan.

  1. Impor data pegawai tetap yang jumlahnya lebih dari 2000 mengalami kendala (Aplikasi not responding). Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Kendala pada impor data dengan jumlah besar masih menjadi issue, terkait juga dengan spesifikasi hardware yang digunakan, perlu diingat bahwa dalam melakukan impor dibutuhkan memori dan ketersediaan processor resource yang cukup.
  2. Terjadi kendala dalam melakukan instalasi dan patch dengan pesan error : “error Unhandle Exception”. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Sudah termasuk dalam penyempurnaan Aplikasi e-SPT Masa PPh Pasal 21/26 rilis 2.2 yang direncanakan diimplementasikan mulai minggu ketiga bulan Maret.
  3. Pencetakan bukti potong hanya bisa dilakukan satu per satu. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Sudah termasuk dalam penyempurnaan Aplikasi e-SPT Masa PPh Pasal 21/26 rilis 2.2.
  4. Terjadi error pada saat penginputan bukti potong. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Sudah termasuk dalam penyempurnaan Aplikasi e-SPT Masa PPh Pasal 21/26 rilis 2.2.
  5. Dapatkah dibuatkan referensi untuk pegawai 1721-I untuk pegawai tetap satu masa pajak?
    Jawaban:
    Belum bisa di akomodir karena berkaitan dengan penambahan tabel pada database, dan sudah ada fitur CSV yang jauh lebih memudahkan untuk pengisian daripada harus menambah pegawai satu per satu lewat referensi.
  6. Apakah untuk win-64 cristall report menggunakan v.32?
    Jawaban:
    Untuk versi Windows 64 bit memang mengalami kendala pada cristall report dimana kendala tersebut adalah di luar kuasa kami selaku pengembang. Solusi yang dapat diberikan adalah dengan menginstall ganda cristall report versi 64 bit dan 32 bit.
  7. Ketika melakukan import data ada notifikasi gagal. Tetapi setelah dilakukan pengecekan pada aplikasi, datanya masuk. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Perlu di periksa apakah pesan gagalnya ada pada record tertentu atau hanya pada beberapa record. Jika hanya pada beberapa record tentu saja hanya record tersebut saja yang gagal bukan keseluruhan record pada file. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat log yang juga diinformasikan pada saat melakukan impor, yaitu pada :
    C:Program Files (x86)DJPe-SPT Masa 21-26 2014errorlog
    index
    Bagian  C:Program Files (x86) adalah lokasi instalasi.
  8. Terjadi gagal impor padahal sudah mengisi NPWP 15 digit. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Perhatikan pada saat melakukan saving file csv yang telah di edit akan ada konfirmasi penyimpanan seperti gambar berikut:
    index2
    Inti pertanyaan/konfirmasi ini adalah apakah kita akan mempertahankan format csv yang tidak kompatibel dengan file excel? Pada pesan penyimpanan ini jawab dengan Yes.Setelah melakukan penyimpanan maka file yang di edit dan telah di save di atas kita close dan kita akan mendapatkan konfirmasi kembali (konfirmasi ini berbeda dengan konfirmasi penyimpanan di atas (lihat gambar berikut):
    index3
    Untuk konfirmasi ini jawab dengan Don’t Save yang artinya penyimpanan hanya dilakukan saat kita simpan bukan saat kita keluar. Perbedaannya adalah saat keluar dan menjawab dengan save maka aplikasi Microsoft Excel akan melakukan penyimpanan yang menimpa file yang telah kita save di awal dengan format Microsoft Excel (bukan dengan original format file csv).
  9. Lampiran daftar pemotongan PPh 21 tidak final, daftar pemotongan PPh 21 final, daftar pemotongan PPh 21 tidak dapat dicetak. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Sudah termasuk dalam penyempurnaan Aplikasi e-SPT Masa PPh Pasal 21/26 rilis 2.2.
  10. Jika WP membuat 1721 A1 untuk pegawai tetap yg penghasilannya di bawah PTKP, maka akan tercatat di bagian huruf A, padahal seharusnya di bagian B. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Untuk pegawai tetap yang penghasilannya di bawah PTKP harusnya tidak boleh di-input di bagian A melainkan hanya digunggung di bagian B. Untuk versi 2.2 yang akan di rilis, bagian A tidak boleh lagi di-input dengan pegawai yang PPh-nya dipotong nol (0).
  11. Pemotongan pegawai tidak tetap dengan pembayaran gaji harian, jumlah hari maksimalnya 28 hari. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Sudah termasuk dalam penyempurnaan Aplikasi e-SPT Masa PPh Pasal 21/26 rilis 2.2.
  12. Bonus ikut diperhitungkan disetahunkan. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Sudah termasuk dalam penyempurnaan Aplikasi e-SPT Masa PPh Pasal 21/26 rilis 2.2.
  13. 1721 A1 masa perolehan kurang dari 12 bulan dan perusahaan memberikan tunjangan PPh yang gross up, hasil PPh Pasal 21 terutangnya ternyata tidak sama dengan tunjangan PPh Pasal 21-nya yang gross up. Bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Setiap melakukan perubahan masa perolehan penghasilan (dua listbox di sudut kanan atas),  checkbox untuk opsi gross up harus di-uncheck dan check kembali agar menyesuaikan perhitungannya.
  14. Error seperti pada gambar dibawah ini bagaimana solusinya?
    Jawaban:
    Ignorance
    Sudah termasuk dalam penyempurnaan Aplikasi e-SPT Masa PPh Pasal 21/26 rilis 2.2
3 replies
  1. Yudi Ramadhanni
    Yudi Ramadhanni says:

    Iya bisa mas, ternyata harus install crystal report yang 32 bit, padahal aku windows 7 64 bit.
    terima kasih infonya mas Dwi

    Salam

    Balas
  2. niezam
    niezam says:

    Bismillah,
    Senang bisa menemukan blog ini karena sangat bermanfaat, mohon izin untuk bertanya.
    Pada point 14, saya tetap mengalami hal yang sama pada saat penambilan “SPT Induk” untuk “cetak”.
    Saya menggunakan windows 8, mohon masukan dan solusinya. Terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Asslamualaikum rekan Niezam
      Jika belum dipatch, silahkan patch dulu e-SPT PPh 21 agar menggunakan versi terbaru saat ini yaitu 2.2. Jika gagal print preview bisa juga dengan menginstall crystal report 32 bit.

      Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *