Bagaimana Pelaporan SPT Masa PPh 21 Desember 2014

Sebelum mulai ngeblog di awal tahun ini saya ingin mengucapkan selamat tahun baru 2015 dan selamat tahun lama 2014. Pada bulan Januari 2015 ini artinya adalah waktunya untuk membuat laporan SPT masa PPh 21 desember, karena jatuh tempo pelaporan SPT PPh 21 desember 2014 adalah tanggal 20 Januari 2015 maka semoga sudah ada persiapan untuk penyusunannya dan bisa dilanjutkan dengan tahapan pembuatan bukti potong 1721-A1/A2. Yak mari di review apa aja yang perlu disiapkan dan dilakukan.

  1. Siapkan kertas kerja perhitungan PPh 21 2014
  2. Input hasil hitungan di e-SPT PPh 21 Desember 2014
  3. Setorkan PPh 21 Kurang bayar Desember 2014
  4. Laporkan SPT PPh 21 Desember 2014

1. Siapkan kertas kerja perhitungan PPh 21 2014

Kertas kerja ini hanyalah istilah dan Wajib Pajak bisa menggunakan berbagai macam model kertas kerja untuk menghitung PPh 21. Salah satu contoh kertas kerja yang bisa digunakan untuk menghitung PPh 21 seperti pada artikel ini yang filenya bisa diunduh di link ini. Namun jika Wajib Pajak sudah mempunyai aplikasi pajak sendiri dari pihak ketiga maka itu dibolehkan karena yang terpenting adalah prosedur penghitungannya sudah tepat. Hal yang membedakan pada perhitungan PPh 21 masa desember dibandingkan dengan masa pajak bulan lainnya adalah jika pada perhitungan masa pajak lain penghasilannya disetahunkan dulu ( bisa lihat di contoh ini dan ini), sedangkan pada masa pajak desember penghasilan yang dihitung adalah penghasilan nyata yang didapat selama dia bekerja sepanjang tahun tersebut. Saya simulasikan secara sederhana.

Contoh:

Pak Anto bekerja di PT Antonius sebagai direktur dan dianggap sebagai karyawan juga sehingga tiap bulannya sejak jan-des 2014 terima gaji dan bayar pensiun, hitung PPh 21 des dengan informasi sebagai berikut dan status K/0 dan selama jan-nov sudah dipotong PPh 21 dengan jumlah total Rp.500.000

No Bulan Gaji Iuran Pensiun
1 Jan 3.000.000 100.000
2 Feb 3.000.000 100.000
3 Mar 3.000.000 100.000
4 Apr 3.000.000 100.000
5 Mei 3.000.000 100.000
6 Jun 3.000.000 100.000
7 Jul 4.000.000 100.000
8 Aug 4.000.000 100.000
9 Sep 4.000.000 100.000
10 Okt 4.000.000 100.000
11 Nov 4.000.000 100.000
12 Des 4.000.000 100.000

Jawab:

Untuk hitungan des, maka data penghasilan sudah lengkap selama setahun/12 bulan sehingga penghasilannya tidak perlu disetahunkan tapi langsung direkap setahun dan dihitung sesuai Per-31/PJ/2012

Penghasilan:

Gaji setahun 42.000.000

Pengurangan:

a. Biaya jabatan 5% x 42.000.000=2.100.000

b. Iuran pensiun setahun 1.200.000

Penghasilan Bersih/Neto Setahun:

42.000.000-2.100.000-1.200.000=Rp.38.700.000

PTKP setahun

Status K/0 =26.325.000

Penghasilan kena pajak setahun

38.700.000-26.325.000=12.375.000

PPh 21 terutang setahun

Karena masih dibawah 50jt maka kena hanya 5% yaitu 12.375.000 x 5% = 618.750

Maka PPh 21 yang harus dipotong untuk desember

PPh 21 setahun – PPh 21 Jan s.d Nov = 618.750.000-500.000=118.750

Sehingga dari contoh perhitungan diatas PPh 21 des yg dipotong adalah 118.750 sedangkan nilai 618.750 adalah jumlah yg dipotong selama tahun 2014 yang nantinya muncul pada bukti potong 1721-A2 yang dibuat PT Antonius. nah bagaimna jika pak Anton mulai bekerjanya sejak Oktober, maka penghasilan yg dihitung setahun adalah sejak oktober-desember saja.

2. Input Hasil Hitungan di e-SPT PPh 21 Desember 2014

Setelah Anda selesai menghitung PPh 21 desember maka Anda akan tahu berapa yang yang harus disetor untuk masa pajak desember dan untuk input PPh 21 masa desember di e-SPT PPh 21 juga tidak berbeda dengan masa pajak lainnnya, sehingga setelah diinput maka pada halaman induk 1721 akan tertampil seperti gambar di bawah ini

induk des

Bedakan dengan format SPT masa PPh 21 sebelum tahun 2014, nilai 11.000.000 diatas bukanlah biaya gaji setahun tapi hanya biaya gaji desember saja dan PPh 21 diatas sebesar 550.000 juga atas biaya gaji desember saja namun cara untuk menghitunganya masih sama seperti saat kita menghitung PPh 21 desember pada format SPT PPh 21 yang lama (Per-32/PJ/2009).

3. Setorkan PPh 21 Kurang Bayar Desember 2014

Tidak ada trik khusus ini, selesai setor input pada menu Isi SPT >> Daftar SSP/Pbk (1721-IV). Gimana cara saya setor sementara besok sudah tanggal 20 Januari? Bisa gunakan ATM, internet banking yang setorannya menggunakan kode billing atau gunakan layanan perpajakan terintegrasi yang disediakan pihak ketiga (e-tax).

SSP PPh 21 Des

4. Laporkan SPT PPh 21 Desember 2014

Ada 2 jenis laporan, yang pertama yang menggunakan e-SPT PPh 21 dan bagi WP pelapor dengan hardcopy/manual. Untuk yg e-SPT PPh 21 cukup print file induk 1721 dan buat CSV-nya, simpel kan? (yg ruwet bagian ngitungnya kok). Sedangkan bagi pelapor manual selain cetak file induk 1721 juga cetak 1721-I, 1721-II, 1721-III, 1721-IV dalam hal ada pemotongan PPh 21.

 

1721-I-Desember 2014-12-23_124227 2014-12-23_124843

 

Selain itu khusus di desember bagi Wajib Pajak cabang dan joint operation juga wajib mengisi dan mencetak (bagi pelapor manual) formulir Daftar Biaya 1721-V DAFTAR BIAYA KHUSUS DESEMBER

Demikian pak bu, artikel ini dibuat dengan tergesa-gesa dan jangan segan untuk berdiskusi karena bisa saja saya yang salah menyampaikan. Mohon maaf akhir tahun kemarin saya jarang online karena berbagai hal yang tidak bisa dirinci. Di tahun ini saya akan coba lebih aktif lagi ngeblog di tahun ini dan semoga nggak bolong-bolong lagi kayak kemarin. 🙂

88 replies
  1. emanuela
    emanuela says:

    selamat sore pak, mau tanya pengisian pph 21 hadiah di spt nya itu apakah di input manual di bagian 4f atau bagaimana ya pak? mohon bantuan nya. thanks

    Balas
  2. titik nur
    titik nur says:

    Selamat sore pak
    mau nanya untuk lampiran mengenai daftar biaya 1721-V itu menghitungnya untuk bulan desember saja atau setahun ya pak ?

    Terimakasih

    Balas
  3. fuzh achmad
    fuzh achmad says:

    Selamat Pagi Pak Dwi,

    Bagaimana cara menghitung PPh 21 masa Des berdasarkan peraturan terbaru Per-16/PJ/2016.
    Dengan asumsi gaji karyawan sbb :
    Gaji Jan s/d Des = 4jt.
    THR bulan Juni = 4jt
    Bonus bulan Des = 2jt
    Karyawan tsb baru mempunyai NPWP bulan Juni 2016.

    Tolong di jawab yaa Pak, terima kasih 🙂

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Saya coba jawab tapi itungan setahun aja ya di des.
      Penghasilan setahun (gaji setahun + THR + bonus)= (4×12)+4+2=54 juta
      PTKP misal TK/0 54 juta
      Penghasilan kena pajak =0 alias gak kena pajak

      Balas
  4. rheaa
    rheaa says:

    Selamat Siang Pak Dwi,
    Mohon infonya, bagaimana mengisi espt pph 21 dengan ptkp yang baru?
    untuk per desember, atau biarkan di print mengikuti saja sistem yang lama, dan kita cukup membawa hitungan manual kita ke KPP?

    Terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat pagi Saudara Rheaa
      Untuk tata cara penghitungan PPh 21 dan input datanya di e-SPT PPh 21 masih sama dengan artikel ini, hanya saja sebelum input yang desember, pastikan dulu yang masa pajak 1-6 yang menggunakan PTKP lama dibetulkan terlebih dahulu.

      Balas
      • Emmy Martianty
        Emmy Martianty says:

        Siang mas,
        Untuk masa pajak 1-6 yang diperbaiki menggunakan PTKP baru apakah perlu dilaporkan juga SPT nya? jadi N+1?

        Terima Kasih.

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Selamat sore Bu Emmy
          Jika masa pajak 1-6 sudah pernah dilaporkan dengan PTKP lama, maka lakukan pembetulan (N+1). Jika belum pernah lapor maka langsung saja laporkan dengan PTKP baru.

          Balas
  5. putri zaisari olivia
    putri zaisari olivia says:

    Pak saya mau tanya kalo bukan pegawa tetap tapi diatas PTKP dan ga punya npwp apa dia tetep dipotong pph nya pak?dan kebetulan perusahaan baru mulai di september dan penggajian di november baru mulai operasi?

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat malam Mbak Putri
      Asumsinya karyawan tidak tetap yang belum ber-NPWP dan baru digaji di bulan November. Kurang lebih itungannya seperti ini nih.

      • Gaji nov = 6.000.000
      • Gaji setahun = 6.000.000 x 2 bulan = 12.000.000
      • dikurangi PTKP (misal TK/0) = 54.000.000
      • Penghasilan kena pajak jadinya minus karena penghasilan disetahunkan < PTKP

      Otomatis gak kena potongan PPh 21

      Balas
  6. I susilawati
    I susilawati says:

    Pa dwi, suami saya pedagang membuat npwp d tahun 2013.tanpa sepengetahuan saya Ternyata selma tiga tahun beliau tdk byr pajaknya jadi cuma bayar di awal saja.saat ini kami mau mengajuksn kredit kembali yg memerlukan laporan spt pph 21.
    Dan kami pun sekarang sudah pindah domisili.
    Apa langkah2 yg harus kami ambil?
    Berapa budget yg harus kami siapkn?
    Terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore Ibu Susi
      Karena sudah pindah domisili tetapi NPWP masih terdaftar di KPP lama, maka dapat lakukan langkah sebagai berikut:

      • Hubungi petugas di KPP lama tanyakan status NPWP saat ini sudah dihapus atau non efektif atau masih aktif
      • Jika masih aktif atau non efektif maka konsultasikan ke AR terkait apa saja kewajiban dari awal terdaftar hingga saat ini yang masih belum dipenuhi, agar dipenuhi terlebih dulu
      • Pemenuhan kewajiban yang belum dipenuhi di masa lampau dapat dihapus juga dengan mengikuti program TA/amnesti pajak
      • Untuk pindah domisili dapat mengajukan ke KPP lama dengan mengisi formulir pindah NPWP dengan lampiran terkait
      • Biayanya?? 0 alias nihil atawa gratis, kecuali jika ada pajak yang kurang bayar tentu harus dibayar dulu ke kas negara

      Terima kasih

      Balas
  7. Anella
    Anella says:

    Pak Dwi,
    Saya menerima gaji tetap tiap bulan yang melebihi PTKP dan saya memiliki NPWP, Tetapi di lembaga tempat saya bekerja tidak memiliki NPWP jadi dia tidak memotong pajak saya. Bagaimana cara saya menyetorkan dan melaporkan pajak penghasilan saya.

    Thanks

    Balas
  8. emilawati
    emilawati says:

    Pak, saya mau bertanya terkait SPT PPh pasal 21 masa Desember 2015.
    Karyawan A (K/3): gaji Januari 5.000.000; Biaya Jabatan 250.000; pajaknya 37.500. Gaji Februari-Desember naik jadi 5.425.000; biaya jabatan 271.250; pajaknya 57.688. Di bulan Desember mendapatkan bonus diluar gaji senilai 46.293.150. Pajak yang harus dibayar di bulan Desember berapa ya pak?

    Karyawan B (TK/0): gaji Januari 4.500.000; Biaya Jabatan 225.000; pajaknya 63.750. Gaji Februari-Desember naik jadi 4.882.500; biaya jabatan 244.125; pajaknya 81.917. Di bulan Desember mendapatkan bonus diluar gaji senilai 25.316.575. Pajak yang harus dibayar di bulan Desember berapa ya pak?

    Balas
  9. tini
    tini says:

    Pak Dwi

    Mohon penjelasan kalo mau bayar laporan NPWP pribadi tapi tidak bekerja itu bagaimana ya? Terima kasi

    Balas
  10. resgi
    resgi says:

    siang Pak Dwi, maaf saya mau bertanya jika saya punya bukti potong pph 21 (tidak final) dengan kode objek pajak 21-100-06 bagaimana dengan pelaporan SPT tahunan pribadi di 1770 SS sedangkan di bukti potong hanya tercantum penghasilan bruto langsung dipotong 5% untuk pajaknya
    terima kasih mohon solusinya Pak

    Balas
  11. Michael
    Michael says:

    Pak Dwi, izin tanya:

    Gmna cara perhitungan pph-21 masa desember untuk karyawan harian yang dibayarkan secara bulanan? apakah perhitungannya harus rekap setahun sama seperti karyawan tetap (tanpa pengurangan by jabatan) lalu dikurangi pph yg dibayar masa Jan-nov?

    terus mengenai cara input ke espt,
    misalnya bulan januari s/d sept, jumlah karyawan harian 50 org, lalu bulan Okt s/d Des jumlah karyawan dikurangi menjadi 30 org saja. apakah yg diinput espt Bagian B no 3 itu = 30

    mohon pencerahan
    terima kasih

    Balas
  12. neysa
    neysa says:

    sore pak dwi,
    Utk pelaporan spt 21 masa des, kan ada 2 form yaitu 1721-I masa dan 1721-I tahunan. kebetulan dari dulu saya sudah pakai progam espt dan yg terbaru sudah update versi 2.2.0.1 tapi kenapa ya, di form 1721-I Tahunannya koq tidak keluar angkanya, padahal yg masa keluar. thx

    Balas
  13. Tresno
    Tresno says:

    Dear Pak Dwi,

    perusahaannya tempat saya bekerja baru buka bln juni 2015, pada bulan agustus baru ada 5 pegawai trus di bulan sept keluar satu. Jadi total pegawai cuma 4 org dari sept – des. Yang mau saya tanyakan, pelaporan PPh 21 Des nya bagaimana untuk e-spt induk dan dicetak kah untuk masa satu tahun pajak nya pak ?
    saat ini pelaporan ke KPP masih manual (tidak e-spt)

    Terimakasih

    Balas
  14. Putynoor
    Putynoor says:

    kalau gaji karyawan setahun dibawah ptkp semua dan tdk ada pemtongan pajak, apa bukti potong tetap dibuat?

    Balas
  15. Raze
    Raze says:

    Pak mau nanya
    Apakah pelaporan desember 2015 masih sana dengan yg 2014??
    Jika beda apa saja yang perlu di lampirkan atas pelaporan pph21 tahun ini
    Thanks

    Balas
  16. Soraya
    Soraya says:

    Selamat sore Mas Dwi,

    Mas mau tanya dong, kalo untuk kantor dengan bentuk RO (Kantor perwakilan) untuk pelaporan SPT masa Desember kan harus melampirkan Daftar Biaya ya, nah pertanyaan saya, daftar biayanya itu untuk biaya yang terjadi setahun (selama tahun 2015 kemarin) atau cukup daftar biaya yang terjadi hanya di bulan Desember 2015 aja ya?
    Mohon bantuannya mas, terima kasih.

    Balas
  17. Merli
    Merli says:

    Selamat sore Pak Dwi Utomo, sya ingin bertanya pak, bagaimana membuat kertas kerja di akhir tahun yang pada bulan januari 2016 semua karyawan mendapat thr, dn tolong berikan contoh pengisian spt nya pak, terimaksih

    Balas
  18. yani
    yani says:

    Pak Dwi,
    saya ingin menanyakan manfaat dari penggunaan aplikasi ESPT Masa PPH Pasal 21 apa saja ya pak?
    terutama bapi perusahaan.
    mohon informasinya oak dwi.
    terima kasih

    Balas
  19. yani
    yani says:

    pak dewi,

    saya ingin menanyakan kelebihan dan manfaat menggunakan ESPT Masa PPH Pasal 21 itu apa aja ya?
    mohon penjelansannya pak.
    terima kasih

    Balas
  20. risa
    risa says:

    Siang pak, saya memang tidak terlalu mengerti soal pajak, tapi belajar soal pajak itu penting. Yang mau saya tanyakan itu bagaimana cara membuat laporan pajak pph pasal 21 atas tenaga kerja borongan. Sedangkan ditempat saya bekerja itu biasanya setiap akhir tahun baru di laporkan. Upah yang kita bayar juga tidak setiap bulan. Pada saat akhir proyek selesai baru kita bayar lunas. Contohnya upah borongan dari januari sampai desember 2015 itu sebesar 500.000.000. Terima kasih mohon petunjuknya……..

    Balas
  21. Intan
    Intan says:

    Pak dwi,
    Saya mau tanya klo perusahaan baru bulan 6 tahun 2014 pph 21 masih nihil untuk yg bulan desember spt masa 21nya harus dilampirin 1721 – I satu masa pajak dan satu tahun pajak ngk sih?? trus apa bukti potong 1721-A1nya harus dibuat ngk?? tolong dijawab ya pak dwi
    atau apa aja sih yg harus dilampirin untuk SPT MASA PPH 21 NIHIL BULAN DESEMBER
    thanks

    Balas
  22. Novita
    Novita says:

    dear pak dwi,

    untuk tenaga kerja yang upah hariannya dibayarkan secara bulanan itu masuk ke pegawai tidak tetap dan tenga kerja lepas yah? lalu bagaimana dengan pph 21 masa desembernya, apa disetahunkan juga atau tidak, terima kasih sebelumnya

    Balas
  23. Novita
    Novita says:

    pak, mau tanya kalo tenaga harian lepas itu pada saat bulan desember, penghasilannya disetahunkan juga atau tidak yah pak.. karna ketika disetahunkan jadi lebih bayar. mohon bantuannya pak

    Balas
  24. risna
    risna says:

    Pak Dwi,

    Tolong kirim kan gambar yg seperti bu ning.
    Tapi format spt psl 21 atas THR nya ya pak.

    Terimakasih

    Balas
  25. risna
    risna says:

    Pak Dwi,

    pak saya kesulitan membuat spt masa pph psl 21 atas thr nih. bisa tolong kirimkan gambar dan format formulir spt pph psl 21 nya cara memasukan nominalnya dengan benar.
    Di tunggu kabar secepatnya ya pak.

    Terimakasih

    Balas
  26. Destrianti Daloma
    Destrianti Daloma says:

    melanjuti pertanyaan saya tadi Pak, boleh kasih contoh perhitungan kertas kerja PPh Pasal 21 apabila dalam setahun ada THR, bagaimana pph pasal 21-nya dibulan desember pak ?

    Balas
  27. Destrianti Daloma
    Destrianti Daloma says:

    Hallo Pak Dwi boleh saya tanya,

    saya masih bingung mengenai perhitungan kertas kerja pph pasal 21, dari contoh yang bapak kasih diatas penghasilan jan – des, nah kalau ada THR dibulan Juni sebesar nilai gaji juga, apa iya nanti saat dibuat pph pasal 21 dibulan desember akan lebih bayar ?

    Balas
  28. Anastasia
    Anastasia says:

    Pak,
    saya istri dr seorang PNS yg punya penghasilan dari usaha sendiri ,kewajiban pph apa saja yang harus saya laporkan dan cara menghitungnya.
    terimakasih

    Balas
  29. septi melistiana
    septi melistiana says:

    Komentar:
    pak saya mw tanya bgaimana perhitungan pph 21 masa desember dan tahunan.. untuk pegawai tetap yg baru masuk bulan desember.. dengan gaji hanya gaji pokok tanpa tunjangan apapun. misal 4,300,000 .. untuk perhitungan pph 21 nya. untuk pengurangan ptkp. memakai yg setahun atau yg sebulan..? 24,300,000 or 2,025,000?? mksh.
    jika memakai ptkp setahun utk pph 21 terhutang masa desember minus.

    Balas
  30. Anne
    Anne says:

    Pak Dwi,

    Saya sudah mendapat bukti potong dari perusahaan A untuk januari-maret 2014, sedangkan april-desember 2014 bukti potong perusahaan B belum ada karena memang konfirmasi dari kantor belum dibayarkan pph 21nya.

    Yang mau ditanyakan:
    1. Bagaimana sanksinya karena sampai saat ini PPh tsb belum dilaporkan ?
    2. Sebenarnya tanggung jawab pembayaran PPh 21 ada dimana ya pak? Kemungkinan bulan depan perusahaan akan ditutup.
    3. Apa solusinya buat saya?

    Thanks

    Balas
  31. Fadli
    Fadli says:

    Pak saya mau tanya prosedur pertama yg dipersiapkan unt mendapatkan spt pph21 apa saja?sy karyawan swasta mohon penjelasannya dgn detial terima kasih

    Balas
  32. dwiarto
    dwiarto says:

    maaf mau menanyakan apabila perusahaan bangkrut pada bulan Oktober 2014, surat menyurat untuk pelaporan pajak dilakukan oleh perusahaan. pada saat ini saya belum memiliki pekerjaan kembali, apakah yang harus saya lakukan untuk pelaporan pajak ini? Mohon pencerahannya.

    Balas
  33. Ayu Dewi
    Ayu Dewi says:

    Selamat siang
    Pak Dwi.
    Saya menerima Bukti Pemotongan PPh 21 (Tidak final), karena saya sebagai pegawai tidak tetap, menerima Bukti Pemotongan untuk masa Juli – Desember 2014.
    Saya mau bertanya bagaimana pengisian nominal di SPT OP
    PH. Bruto : Rp 16.911.080
    PPh 21 dipotong : Rp 285.666
    Status saya : TK/0

    Terima Kasih.

    Balas
  34. Andie
    Andie says:

    Bpk Dwi, Mohon bantuannya, untuk pelaporan e-spt pph 21 yang akan di laporkan ke kkp .file csv nya kok brantakan ya ? trus sudah saya coba cari tau agar file csv itu agar normal tapi blum ketemu.apakah saya lapor file csv yang berantakan itu tidak apa-apa ?

    Balas
  35. jaka
    jaka says:

    Mau tanya mas tomo,,kalau saya bekerja di perusahaan,,kan kalau pajak sudah langsung di bayar oleh perusahaan nya,,jadi bagaimna mas,,saya sudah 1 Tahun gak laporan ke kantor pajak,,apakah ada dendanya pak,,?trims,,,diitunggua jawaban nya pak

    Balas
  36. yanti
    yanti says:

    Slamt pgi pa dwi,
    Sy mau tanya pa, perusahaan tmpt sy krja membayar gaji kryawannya dari jan-jun 2014, juli-des 2014 tdk ada pmbayaran gaji kryawan dikarenakan pnjualan mngalami pnurunan, bahk prnah 2,bulanan tdk ada pnjualan, Bgmn dgn laporan pph 21 des 2014 nya pa utk spt masa dan tahunan nya? Krn dri jul-des2014 pph 21 nya dilaporkn nihil? Trimkasih

    Balas
  37. yanti
    yanti says:

    Slmt pagi pa dwi, mau tanya pa
    Perusahaan tmpt sy krja, menggaji kryawannya hanya smpai juni 2014, juli-des 2014 tdk membyr gaji kryawan nya krn omzet Pnjualan mengalami pnurunan bhkn smpat beberapa bln pnjualan ksong, bgmn dgn pelaporn spt tahunan nya ya pa?krn juli- des dilaporkan pph 21 nya nihil

    Balas
  38. subhan
    subhan says:

    Dear Pak Dwi,

    saya mau tanya untuk perhitungan PPh21 Pegawai tidak tetap dibayar bulanan dengan metode disetahunkan. sedangkan yang kami tahu jika pegawai tidak tetap dibuatkan bukti potong setiap bulannya.
    dan yang menjadi pertanyaan kami, apakah untuk pegawai tidak tetap bisa terjadi lebih bayar (jika tidak mendapatkan pendapatan di pertengahan tahun) seperti pegawai tetap yang perhitungannya disetahunkan juga?

    mohon pencerahannya.

    Terima Kasih.

    Balas
  39. ansh
    ansh says:

    Dear Pa Dwi
    Tolong bantuan solusi dan pencerahannya..

    Ada kasus teman diperusahaan tempat teman saya kerja, PPh psl21 ditahun 2014 tidak di bayar dan laporkan 1 tahun trus dibayarnya di tahun 2015 (sekaligus) saja atas hutg pph21 tahun 2014… bagaimana ya cara melaporkannya, padahal harusnya per masa …?
    Tentang peraturan terbaru pph 21, penggabungan penghasilan jika suami dan isteri mempunyai masing2 NPWP, ternyata ada perhitungan yang membuat isteri kurang bayar tetapi si suami lebih bayar, …tanya: lebih bayar ini apakah harus diperiksa.. trus bagaimana diperiksanya…?

    Thanks n rgds,
    Ansh

    Balas
  40. Asep Samsudin
    Asep Samsudin says:

    selamat malam pak dwi saya mau tanya kalau untuk tatacara pelaporan PPh21 tidak final itu bagaimana? form apa yang harus saya pakai? dikantor saya ada sekitar 79 pegawai tidak tetap, dan tiap bulannya kami bikinkan bukti potong tidak final nya. dan sekarang ketika mau lapor kami bingung form apa yang harus dipakai soalnya di form 1770-ss ada kolom pengurangnya, sedangkan di bukti potong tidak final tidak tercantum pengurangan tersebut (lapor kolektif)

    terima kasih

    Balas
  41. Asep Samsudin Cahya Nugraha
    Asep Samsudin Cahya Nugraha says:

    selamat malam pak dwi
    saya mau tanya kalau untuk tatacara pelaporan PPh21 tidak final itu bagaimana?
    form apa yang harus saya pakai?
    dikantor saya ada sekitar 79 pegawai tidak tetap, dan tiap bulannya kami bikinkan bukti potong tidak final nya.
    dan sekarang ketika mau lapor kami bingung form apa yang harus dipakai soalnya di form 1770-ss ada kolom pengurangnya, sedangkan di bukti potong tidak final tidak tercantum pengurangan tersebut (lapor kolektif)

    terima kasih

    Balas
  42. nurul
    nurul says:

    Maaf Pak Dwi saya ingin bertanya mohon pencerahannya karena saya masih awam soal pajak..
    Kemarin saya lapor PPh Pasal 21 Desember tapi yang satu masa pajak Pak, karena awalnya saya belum tau jika Desember itu tidak sama dengan bulan-bulan yang lain, ketika saya lapor satu masa pajak bulan Desember di ACC sama pajak Pak, sudah ada tanda terima yang kuning. Itu bagaimana Pak untuk satu tahun pajaknya? kalo saya lapor lagi apa jadi pembetulan atau bagaimana Pak? karena saya bingung jika di PPh 21 Desember kan seharusnya menyertakan bukti potong karyawan juga ya Pak nah karena kemarin hanya lapor satu masa pajak jadi tidak menyertakan bukti potong itu lalu jika mau lapor pajak perorangan bagaimana? Kemudian jika satu tahun pajak tersebut masih ada kurang bayar saya harus bagaimana Pak?
    Mohon jawabannya ya Pak, dan bila yang melihat postingan saya mengerti maksud dari masalah saya tolong dibantu ya Pak/Bu.
    Terima kasih 🙂

    Balas
  43. desty
    desty says:

    Dear Pak Budi

    bagaimana cara pengisian laporan spt tahunan pph 21 yg laporan bulananya nihil , adakah artikel step pengisianya

    terimakasih banyak

    Balas
  44. andr
    andr says:

    Bila dihitung selisih total 1721-A1 dgn masa jan-des dan trnyata kurang bayar bgmn pak,,
    Utk espt masa des nya dilapor spt biasa ya
    Cara setor ssp nya kode map yg selisih kurang bayar bgmn ya pak yg selisih disetahunkn yg tadi, apa dimasukin ditambah ke masa des nya

    Balas
  45. okto71
    okto71 says:

    Selamat Sore Pak Dwi Utomo, Mohon bantuannya untuk pembuatan bukti potong pph 21 untuk pegawai tetap di e SPT untuk masa bulan Januari 2015. Saya bingung, karena ada karyawan yang meminta bukti potong tersebut. Perusahaan kami baru mempunyai NPWP bulan Desember 2014 jadi Bukti potong untuk bulan desember 2014 masih nihil. untuk Januari 2015 ini ada potongan PPH 21 sebesar 180.716.

    Mohon pencerahannya, baru belajar PPH 21.
    Trimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang pak Okto
      Perusahaan bapak terdaftar di desember 2014, artinya sejak desember sudah harus lapor SPT masa PPh 21. Dan jika di desember ada karyawan yg terima gaji diatas PTKP maka perushaan juga harus melakukan pemotongan PPh 21 masa desember. Namun jika hanya penghasilan desember kemungkinan besar memang PPh 21-nya juga nihil karena bruto setahun masih <PTKP. Walaupun begitu pak Okto tetap buat 1721-A1 sekalipun nihil dan berikanlah bupot tersebut ke karyawan tersebut sebagai lampiran untuk menyampaikan SPT tahunannya. Untuk masa januari 2015 dst tetap dilapor seperti biasa.

      Balas
      • okto71
        okto71 says:

        Baik trimakasih Pak. Untuk bulan januari 2015 cara membuatkan bukti potong di e SPT karyawan tetap bagaimana Pak ? Di menu Daftar Bukti Potong yg bisa di edit (input data) hanya unyuk formulir 1721-II dan 1721-III. A1 dan A2 tidak bisa di pilih…
        Mohon pencerahannya, trimakasih

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Selamat sore pak Okto
          Bukti potong karyawan tetap hanya dibuat setelah tutup buku dan setahun sekali. Bupot yg dibuat tiap bulan adalah bagi karyawan tidak tetap atau penerima penghasilan PPh 21 final saja.

          Balas
          • okto71
            okto71 says:

            Siappp, trimakasih atas penjelasannya Pak Dwi.

            Ada yang saya tanyakan lagi, Dibulan desember kami masih nihil untuk pembayaran PPH 21, Namun di bulan itu kami ada kesalahan perhitungan, dibulan itu kami ada pembayaran Rp 1.349.071. Saat Pelaporan ke Kantor Pajak di SPT Induk (e SPT) Point 13 (KELEBIHAN PENYETORAN PPh PASAL 21 DAN/ATAU PASAL 26 DARI) Saya menginput nominal Rp 1.349.071 dan mencentang Masa Pajak Bulan 12 tahun 2014. Dan di e SPT di Daftar SSP/PBK (1721 IV) Saya lupa untuk mengisi No NTPN atas pembyaran tersebut di atas.

            Yang ingin Saya tanyakan, apakah Pelaporan kami tersebut benar atau salah?
            Apakah perlu di lakukan pembetulan dan Bagaimana Pelaporan kami untuk Masa Januari 2015 (atas kompensasi Rp 1.349.071) ??

            Trimakasih sebelumnya Pak

            Balas
  46. NOVITA
    NOVITA says:

    saya mau tanya,
    jika penginputan PPh 21 menggunakan e-spt pph pasal 21
    bagaimana cara pelaporannya.. dan tampilan e-spt Induknya?

    apakah pelaporannya harus dua kali? yg pertama untuk masa Desember? dan yang kedua untuk satu Tahun Pajak?

    Balas
  47. fentfent
    fentfent says:

    Pa Dwi,

    Sy masih bingung mengenai penginputan espt masa desember, bila yg di input adalah satu masa pajak dan satu tahun pajak, mengapa kurang bayarnya tidak sama? atau sy masih salah cara mengihitung?
    Jika perusahaan menggunakan metode gross up, maka untuk penghasilan bruto yg akan di input apa harus ditambah dengan tunjangan pph terlebih dahulu?

    Balas
  48. AR
    AR says:

    menanggapi postingan * Selamat siang sis Rika
    Bisa jadi memang seperti itu yang terjadi biasanya karena karyawan gak bekerja 12 bulan, jika demikian maka khusus yang desember si karyawan nggak ekna potongan pajak karena pengahailan netonya <PTKP, dan ngaruhnya nanti di bukti potong 1721-A1/A2 munculnya LB dan KPP-lah yang kan mengembalika ke karyawan yang bersangkutan *

    adakah dasar hukum yang menjelaskan LB pada 1721-A1/A2 adalah kewajiban KPP untuk mengembalikan LB tersebut? dimana 1721 A1/A2 adalah produk dari bendahara si wajib pajak

    kalau LB pada SPT OP / BADAN , iya dapat direstitusikan melalui mekanisme pemeriksaan ( LB diatas 100jt untuk OP, kalau WP Badan diperiksa terlebih dahulu) / penelitian dahulu (OP dibawah 100jt nilai LBnya) baru lanjut ke SPMKP kemudian SP2D

    sekian komentar dari saya yang masih awam ini

    Balas
  49. dhani
    dhani says:

    Min mau tanya kalo untuk lapor SPT Des 2014 Nihil gimana caranya? formulir apa yang harus diisi dan gimana cara mengisinya? karena di PT saya tidak ada karyawan tetapnya dan baru berdiri feb 2014, mohon maaf karena masih baru nih, terima kasih

    Balas
  50. Henry
    Henry says:

    Mau tanya nih Pak. mengenai Bukti Pemotongan PPh 21 Tidak Final. NPWP Pemotong yang di bagian bawah itu sebenarnya NPWP nya PT (badan usaha) atau NPWP Direktur / Kuasa yah ?

    Misalnya Anto seorang konsultan manajemen memberikan Jasa Konsultan kepada PT. ABC. Waktu melakukan pembayaran, PT ABC telah memotong PPh 21 sebesar 2,5%.
    Untuk Bukti Potong nya bagaimana yah ? Nama & NPWP yang di bagian bawah Bukti Potong PPh 21 tidak final apakah Nama & NPWP PT.ABC atau Nama & NPWP Direktur-nya PT ABC ?

    Kalau misalnya pakai Nama & Direktur PT.ABC, maka waktu lapor PPh 21 Tahunan Pribadi si ANTO, 1770, Anto akan melaporkan Bukti Potong dari PT.ABC dan mencantumkan NPWP Pemotong = NPWP Direktur ??

    Terima kasih sebelumnya ….

    Best Regards,
    Henry

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore pak Hen
      Sesuai lampiran Per-14/PJ/2013 Penandatanganan bukti pemotongan dilakukan oleh Pemotong/Pimpinan/ Pihak yang ditunjuk atau kuasa. Jika oleh kuasa tentunya harus dibuatkan surat kuasa sebagai sarana tertib administrasi

      Balas
      • ririn silalahi
        ririn silalahi says:

        selamat sore pak dwi, saya mau tanya saya sudah byar pph 21 masa desember, cma ketika saya mngisi data nya, sama dgn bulan jan sampai nov. nah setelah dicek kembali trnyata utu desember pengisianny berbeda. nah gmna saya mmbuat laporan spt 21 masa desember yg baru, agar sesuai dengan pph 21 masa desember. perbaikanny di e-spt bagaimana yah? terima kasih

        Balas
  51. Timotius
    Timotius says:

    Permisi saya mau tanya,

    Saya masih bingung mengenai pelaporan pph 21 untuk bulan desember, apakah benar seperti langkah-langkah yang saya lakukan sebagai berikut:

    Membuat perhitungan PPh 21 setahun secara manual.
    Membuat 1721-A1 untuk setahun pada e-spt sesuai dengan perhitungan PPh 21 setahun.
    Membuat SPT untuk masa pajak Desember dengan penghasilan bruto untuk bulan Desember saja.

    Apakah langkah-langkah yang saya lakukan sudah benar, jika sudah mengapa pajak terutang pada 1721 induk bulan desember dengan pajak terutang untuk masa setahun di bagi 12 angka atau nilai nya berbeda?

    Mohon bantuannya secepatnya. Untuk sebelum dan sesudahnya saya mohon maaf sudah merepotkannya dan saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore pak Timotius
      Jika penghasilan setahun kemudian PPh 21-nya dibagi 12 bulan pasti berbeda dengan hitungan PPh 21 yg setahun dikurangkan dengan PPh 21 jan-nov. Karena besaran PPh 21 jan-nov bisa berubah-rubah sesuai kondisi penghasilan yg diterima. Sehingga yg benar adalah PPh 12 setahun dikurangkan dengan PPh 21 jan-nov karena itu nilai riilnya.

      Balas
      • tiara
        tiara says:

        Selamat Pagi, Jadi intinya saat di SPT Induk Nilai Bruto itu hanya gaji bulan desember dan untuk PPh Terutangnya adalah jumlah selisih Jan – Nov .
        Bgini bukan ya pak..

        Balas
        • Dwi Utomo
          Dwi Utomo says:

          Selamat sore Bu
          Iya nilai bruto pada SPT PPh 21 desember adalah biaya gaji desember dan PPh 21 terutangnya adalah selisih dari PPh 21 setahun dikurangi PPh 21 jan s.d. nov

          Balas
  52. NIng
    NIng says:

    Dear Pa Dwi,

    Mohon maaf ingin tanya, kalau kita sudah buat perhitungan Jan-Des’2014 dan ternyata setelah di akumulasi hitungan kita sebenarnya pajak Pph 21 nya LB (misal 6 juta), apakah LB tersebut bisa di kompensasi ke tahun berikutnya?

    mengigat di induk nya, dari yang pa dwi jelaskan saya menyimaknya itu gaji dan PPh bulan desember.

    Mohon di jawab , makasih banyak, salam sukses

    Balas
      • nie
        nie says:

        untuk yang 1721-I bulan desember dan 172-I 1 tahun pajak ada contoh nya gak pak yang menunjukkan adanya kelebihan pembayaran pada karyawan tersebut.

        misalnya pph 21 yang sudah dibayar 719.947 setelah dihitung dengan PTKP baru menjadi 520.060 sehingga lebih bayar (199.887) bagaimana saya membuat SPT Induk dan Bukti potongnya? pernah saya baca kalo untuk bukti potong buat saja yang 520.060 na sehingga nihil. (tidak ada lebih bayar). trus di induknya yang (199.887) saya kompensasikan ke januari 2017 bisa pak/

        Balas
          • Anastasia
            Anastasia says:

            Sore Pak Dwi,
            mau tanya, bagaimana cara pelaporan PPh 21 jika ada kelebihan bayar dari tahun sebelumnya. Sehingga pph 21 bulan februari 2017 ini kami pungut dari karyawan, tetapi tidak kami setor ke pajak/kas negara.
            Mohon bantuannya…

            Balas
  53. Timotius
    Timotius says:

    Pak, saya mau tanya. Untuk pelaporan pph 21 saya masih agak bingung cara menggunakan e-spt.
    Untuk pelaporan bulan desember 2014 khan untuk 1721-I dibuat dua kali yaitu untuk masa desember itu sendiri dan yang kedua untuk masa tahunan.
    Tapi pada untuk 1721 induk khan hanya bisa dicetak yang masa desember saja jadi untuk yang masa tahunan 1721 nya bagaimana ya?
    Lalu apakah nilai pph terutang tahunan yang dibagi 12 harus sama dengan yang ada di 1721 induk untuk masa desember ?
    Mohon pencerahannya pak

    Terima kasih sebelumnya.

    Balas
  54. Azuhri R.A
    Azuhri R.A says:

    Permisi admin mau nanya
    saya kan baru buat CV bulan desember, pemasukan masih nihil sampai januari,
    pekerjanya cuma 2, saya dan comanditer dan masih sangat awam tentang pelaporan pajak,
    untuk pelaporan nihil gmn tata cara pengisianny ya ?
    trus jg saya kan sudah punya NPWP tp pemasukan blm ada, form apa yg harus saya isi dan bagaimana cara pengisianny ?
    mohon bimbingannya pak admin

    Balas
  55. Lisa
    Lisa says:

    Pak , saya mau tanya seandainya saya tidak keburu melapor hari ini .Dendanya per hari apa gimana ya ?
    Terima Kasih info nya , saya sangat terbantu sekali di saat AR sy sedang sibuk sendiri..hahaha

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang bu Lisa
      Denda atas keterlambatan penyampaian SPT Masa PPh 21 sebesar Rp.100.000,- ini dihitung sekali kejadian artinya mau terlambat 1 hari atau 5 bulan dendanya tetap 100rb atas tidak masuknya SPT. Sedangkan jika saat lapor nanti ada PPh 21 yang terlambat disetor juga maka dendanya 2%/bulan, misal ibu baru lapor dan setor tgl 10 bulan depan artinya terlambat 1 bulan jadi kena 100rb+(2%xPPh 21 des).
      Untuk menyiasati sebaiknya ibu Lisa buat saja SPT PPh 21 desember nihil saja dan laporkan sebelum jam 4 sore maka ibu Lisa terhindar dari denda telat lapor yg sebesar Rp.100.000,-

      Balas
  56. rika
    rika says:

    yaaa ampyun min… postingan ini udah ditunggu2 dari kemarin2… mau tanya min, kan pajak masa tiap bulan itu ngitungnya dari gaji bulanan yg disetahunkan. setelah disetahunkan ternyata ada beberapa bln yg kena pajak… eehhh pas dihitung actual dari gaji januari sampai desember ternyata gag kena pajak… gimana dong min??? kan beberapa bln kmarin udah kepotong pajak… gag besar sih cuma berapa ribu pajaknya, tapi kan tetep ajah mengganjal. plisss bantuin min…

    Balas
  57. rika
    rika says:

    yaaa ampyun min… postingan yg ini udah ditunggin dr kamren2…
    min, mau tanya??? urgent. plisss dibales yaaa…
    kan pajak masa yg tiap bulan, ngitung pajaknya disetahunkan. waktu disetahunkan ada bbrp bln yg dipotong pajaknya…
    eeehhh pas ngitung pajaknya actual jan-des ternyata gag ada pajaknya??? gmn dong??? kan udah terlanjur dipotong bulan2 kmaren???

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang sis Rika
      Bisa jadi memang seperti itu yang terjadi biasanya karena karyawan gak bekerja 12 bulan, jika demikian maka khusus yang desember si karyawan nggak ekna potongan pajak karena pengahailan netonya <PTKP, dan ngaruhnya nanti di bukti potong 1721-A1/A2 munculnya LB dan KPP-lah yang kan mengembalika ke karyawan yang bersangkutan.

      Balas
  58. Luthfi
    Luthfi says:

    Pak Dwi,

    Kalau pelaporannya masih manual (non e-spt) form2 apa saja yang digunakan.
    Jika Perusahaan baru memperkerjakan karyawan di OKT 2014, bagaimana pelaporannya.
    untuk masa yg OKT – NOV sudah dilaporkan.
    Lalu Nomor Bukti Pemotongan tersebut didapat dari mana ya?
    (maaf saya masih sangat awam)
    Terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang pak Luthfi

      • Jika ada pemotongan PPh 21 maka cetak induk, 1721-I, 1721-II, 1721-III, 1721-IV, sesuaikan ya pak jika nggak ada pemotongan pada pegawai tidak tetap maka nggak usah dicetak yg 1721-II
      • Pada masa Okt & Nov tetap dihitung PPh 21-nya dengan menyetahunkan penghasilan di masing-masing bulan, sedangkan pada masa des dihitung dengan nilai penghasilan sebenarnya pada tahun itu (3 bulan), kemungkinan lebih setor nantinya.
      • Bukti potong 1721-A1/A2 ya maksudnya? Diisi dengan nomor bukti pemotongan PPh Pasal 21 atau Pasal 26 dengan format penulisan:
        1 . 3 – mm . yy – xxxxxxx. mm : diisi masa pajak; yy : diisi dua digit terakhir dari tahun pajak; xxxxxxx : diisi nomor urut.
      Balas
      • Luthfi
        Luthfi says:

        Pak Dwi,

        Kalau lebih setor bagaimana ya ?
        Agar kelebihannya dikembalikan ke perusahaan.

        Terima Kasih

        Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *