Aplikasi Excel 1721-A1 dan 1770S-SS 2014

Sudahkah Anda menyampaikan SPT tahunan? Atau sudahkah Anda para wajib pajak karyawan menerima bukti potong? Jika belum maka luangkan waktu sejenak untuk meminta bukti potong dari pemberi kerja, bisa jadi perusahaan masih belum menyelesaikan pembuatan bukti potong PPh 21 atau form 1721-A1 bagi karyawan tetap. Jika sudah terima bukti potongnya ANda bisa ke KPP terdekat untuk mengisi dan menyampaikan SPT tahunan mumpung belum mepet-mepet batas akhirnya yaitu akhir bulan ke-3 (selasa, 31 maret 2015). Nah di akhir artikel ini akan saya bagikan file excel pembuatan 1721-A1 dan dengan output SPT 1770S dan SS yang terbaru.

Bagi para pemberi usaha/perusahaan/finance staffnya perusahaan atau yg ditunjuk sebagai pemotong PPh 21 karyawan ada kewajiban untuk membuat bukti potong PPh 21 bagi karyawan tetapnya yaitu berupa formulir 1721-A1. Form ini berisi daftar rekapitulasi penghasilan dan pengurang penghasilan karyawan bersangkutan dalam setahun dia bekerja. Normalnya berisi penghasilan dari januari-desember. Nah bagaimana jika si karyawan adalah pindahan atau baru bekerja, tentunya bukti potongnya nilainya nggak full dan bisa dapat 2 bupot dari perusahaan lama dan perusahaan baru.

Sesuai dengan Pasal 23 ayat (1) Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-31/PJ/2012 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi, menyatakan bahwa pemotong PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 harus memberikan bukti pemotongan PPh Pasal 21 atas penghasilan yang diterima atau diperoleh pegawai tetap atau penerima pensiun berkala paling lama 1 (satu) bulan setelah tahun kalender berakhir. Artinya seharusnya menginjak di bulan februari masing-masing karyawan sudah bisa menerima bupot, jika belum maka mintalah ke bagian keuangan perusahaan Anda. Karena tanpa bupot tersebut Anda tidak bisa mengisi formulir SPT tahunan PPh pribadi.

Bagi para admin/finance atau apalah jabatan Anda yg kebetulan mendapat amanah untuk membuat bupot 1721-A1 saya sediakan file excel untuk membuat bukti potong 1721-A1 dan sekaligus SPT 1770S & SS jika diperlukan. Karena bagi pemotong minimal wajib membuat 1721-A1 saja, sedangkan membuat dan melaporkan 1770S dan SS adalah kewajiban masing-masing pribadi karyawan.

Aktifkan Fitur Makro Pada Excel (1)

wpid-media_1422858845074.png

Pada Office Excel klik menu File >> Options

Aktifkan Fitur Makro Pada Excel (2)

wpid-media_1422858948717.png

Klik Trust Center >> Macro Settings >> Enable all macros >> OK

Isian Sheet “Data A1” (1)

wpid-media_1422860103757.png

Terdapat 3 bagian yang harus diisi.

  • Data tahun pajak
  • Data Pemotong (yg tanda tangan form A1) bisa pimpinan atau yg ditunjuk
  • Data para pegawai (isikan Nama, NPWP, NIK/No KTP, Alamat pegawai dst)

Isian Sheet “Data A1” (2)

wpid-media_1422860468263.png

Pilih masa perolehan penghasilan dan pilih atau biarkan kosong untuk pegawai lama yg bekerja 12 bulan full. pada bagian penghasilan bruto isikan penghasilan sesuai kolomnya yang berwarna putih.

Isian Sheet “Data A1” (3)

wpid-media_1422862937382.png

pada bagian pengurang penghasilan ada 2 komponen yaitu biaya jabatan dan IHT & JHT

Kontrol Cetak Bupot dan SPT

wpid-media_1422860751385.png

Tombol cetak bisa diakses di sheet “1721A1” terdiri dari:

  1. Tombol previous data, untuk melihat data A1 pegawai nomor urut sebelumnya
  2. Tombol next data, untuk melihat data A1 pegawai nomor urut setelahnya
  3. Dari, set nomor urut awal pegawai yg akan dicetak bupot/SPT
  4. Ke, set nomor urut akhir pegawai yg akan dicetak bupot/SPT
  5. Print 1721-A1, mencetak 1721-A1 sesuai dengan setelan tombol dari dan ke
  6. Print SPT, mencetak SPT sesuai dengan setelan tombol dari dan ke

Jika Anda ingin cetak hanya untuk 1 bupot/SPT maka set tombol dari dan ke sama nilainya, misal untuk cetak nomor urut 6 maka set dari 6 ke 6
Aplikasi akan mendeteksi berdasarkan penghasilan bruto setahun karyawan apakah dia menggunakan 1770S atau 1770SS

1770S

wpid-media_1422860878409.png

Pada formulir 1770S hanya bruto pegawai yang nilainya 60jt keatas yg tertampil

1770SS

wpid-media_1422861377745.png

Yak pada sheet “SPT OP <60jt” bisa dilihat bahwa hanya pegawai a.n la Duhu saja yang datanya tampil karena penghasilan bruto setahunnya masih <60jt

Referensi Kode Harta dan Utang

wpid-media_1422861828243.png

Ada juga sheet yang berisi kode harta dan hutang, bisa dipakai karyawan saat mengisi lampiran harta dan hutang/kewajiban pada form 1770S

Cara Lain Membuat Bukti Potong 1721-A1

media_1422921582149.png

Tentu saja ada cara membuat bukti potong diluar dari aplikasi excel yg saya bagi dan bisa jadi Anda sudah menerapkannya, antara lain:

  • Buat di e-SPT PPh 21, pada aplikasi e-SPT PPh 21 tersedia menu untuk membuat bukti potong baik 1721-A1 ataupun 1721-A2. Untuk data isian bukti potongnya bisa Anda input per pegawai (Isi SPT >> daftar Bukti Potong >> A1) ataupun impor secara massal dengan impor file CSV (CSV >> Impor >> Bukti Potong >> A1).
  • Gunakan program pihak ketiga, yang saya maksud adalah gunakan aplikasi gratis atau berbayar dan biasanya jadi satu kesatuan dengan program akuntansi. Saya nggak sebut merk.
  • Buat sendiri kertas kerja PPh 21 Anda, atau bisa juga gunakan kertas kerja PPh 21 yang pernah saya bagikan karena datanya bisa diimpor untuk buat A1 di e-SPT PPh 21
  • Gunakan jasa konsultan atau konsultasikan dengan petugas pajak.
Mohon maaf pengunjung sekalian aplikasinya baru selesai update. Sejak rilis awal artikel sudah beberapa pengunjung yang memberi masukan baik via komentar dan email pribadi. Jika masih ada yang keliru jangan segan memberi tahu, bahkan bagi yang pengen sumbang revisi atau aplikasi serupa juga sangat diperkenankan. Cheers 🙂

A. Aplikasi dengan isian bruto sebulan yang nantinya akan dikalikan dengan banyaknya bulan yang dipilih

Aplikasi Excel 1721-A1, 1770S-SS 2014, Bruto Sebulan

B. Aplikasi dengan isian bruto dalam setahun, jadi penghasilan sudah dianggap setahun

Aplikasi Excel 1721-A1, 1770S-SS 2014, Bruto Setahun

Silahkan berbagai dan jangan lupa saran dan kritiknya 🙂

97 replies
  1. Putri
    Putri says:

    Sore Pak Dwi,,
    Saya Mau tanya berkaitan dengan spt tahunan 1770ss, jika di bulan januari memiliki bupot 1721 VI dengan Pengh. Bruto 3,5jta, PPH-nya 30.000. di bulan februari-desember memiliki bupot 1721 a1 dengan peng. bruto 38,5jta setahun, PPH-nya 214.500. sebagai info pegawai tersebut tidak memiliki NPWP dan PTKP TK/0.
    Bagaimana pengisian di Formulir SPT Tahunan 1770SS?
    Terima kasih pak dwi..

    Balas
  2. Agung Astungkara
    Agung Astungkara says:

    mas bagi macro- nya yang ada di sheet 1721 a-1 nya dong, terutama yang bisa nge print pake range ( dari isian a1 nomor 1 sampe xxx gitu ), trims ya. Salam Satu Jiwa 😀

    Balas
  3. Boy
    Boy says:

    Mau Tanya aplikasi ini untuk Data lebih dari 300 orang tidak bisa digunakan untuk cetak 1721 A1. Bagaimana supaya bisa dicetak lebih dari 300 data. terimakasih

    Balas
  4. Hardi
    Hardi says:

    Terima kasih artikelnya tapi aku masih bingung, untuk ngisi form spt yang mana untuk freelance yang bekerja sendiri. butuh penjelasan nih..

    Balas
  5. Deni Laua
    Deni Laua says:

    Terima kasih.
    Saya ingin tanya, bagaimana cara mengisi form 1721 a1, tapi tidak ada pegawainya?

    Balas
  6. Tyas S
    Tyas S says:

    Terima kasih share aplikasinya walaupun aturannya sudah berubah setidaknya bisa buat pedoman. Mungkin bila ada waktu lagi bisa diupdate Gan….
    Mantapzzz

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Untuk aplikasi diatas masih menggunkan PTKP lama pak yang berlaku untuk tahun pajak 2014, sehingga tetap benar. PTKP yg terbaru yg 3 juta berlaku untuk tahun pajak 2015.

      Balas
  7. Dens Yani
    Dens Yani says:

    Mas Bro, untuk formulir 1721-A1 perhitungan sebulan no. 14 tdk berubah disetahunkan msh tetap sebelun namun untuk no.15 ptkp sdh berubah, mohon infonya atau saya yg kurang jeli. tq

    Balas
  8. internal auditor's corner
    internal auditor's corner says:

    Gan, posting agan simple dan mudah dimengerti, mohon ijin sharing beberapa artikel untuk di posting ke blog saya, dengan label “from other sites” dan saya akan sebutkan referensi sumber artikel. Boleh ya gan?

    Balas
  9. Dhani
    Dhani says:

    Terima kasih banyak buat artikel dan aplikasinya, sangat membantu dan memudahkan. semoga kebaikannya dibalas berlipat ganda. amin

    Balas
  10. akang
    akang says:

    sangat membantu. tp hasilnya beda di bukti potong. sy k/2 1. 71285000 7. 6082500 10. 3564250
    seharusnya baris 14. 73499125 16. 43124125 17. 43124000 19. 2156200 20. 2156200
    apakah boleh saya lapor tidak sesuai bukti potong yang sy terima.

    Balas
  11. joni
    joni says:

    Halo Pak, terima kasih atas artikel nya yg bermanfaat. Saya sangat mendapat informasi dari ini. Sebagai unge2 saya aja ya…tdk semua A/R di ktr pajak yg informatif..salah satunya di wilayah saya…sy berusaha bertanya dan agar tau tentang pajak..tp mereka tidak terlalu helpfull.

    Ok, next saya ingin tanya bbrp hal pak:
    1. Bagaimana jika hasil perhitungan dr PPh 21 terhutang per bulan nya jadi minus? ini nihil atau gmn pelaporan nya?

    Apakah format yg bapak berikan di atas , khusus nya untuk bukti potong PPh21 bisa diberikan kepada pegawai setiap bulan nya?

    Sekian pertanyaan nya, saya newbie yang ingin belajar memahami pajak. Terima kasih sebelumnya ya..

    Balas
  12. Bowo
    Bowo says:

    Just sharing, mungkin saya yg salah cara pakainya. ini beberapa catatan saya :
    di Sheet : Data A1 –> Perlu di cek kolom AQ (PPh Kena Pajak) sepertinya Round nya ga pas diisi manual saja, kolom AR (Pph21 – Setahun) juga ga pas, isinya secara manual akhirnya, kolom AU (PPh 21) juga ga pas, akhirnya formula dibalik.

    di Sheet : 1721 A1 : Nomor urut ambil nomer di Data A1..padahal inginya sama dengan bukti potong dari perusahaan. akhirnya diisi manual

    Kesimpulan : Intinya Sheet 1721 A1 –> HARUS SAMA dengan 1721 A1 yg didapat dari kantor.

    BTW Terima kasih banyak ya

    Balas
  13. Andri
    Andri says:

    Gan, mau tanya dong! Saya kena PHK di akhir bln Feb 2014 dan blm bkrj lagi smp skrg. Saya tdk menerima formulir 1721-A1 thn 2014. Ada penghasilan cuma dari istri yg ikut NPWP saya. Saya juga punya hutang ke orang tua untuk melunasi cicilan rumah saya dithn 2014 kemarin tp tdk pakai bukti apa” cm dipinjamkan cr kekeluargaan saja. Orang tua pun ada beli rumah memakai NPWP saya (org tua tdk pny NPWP, uang yg ddpt hsl penjualan simpanan emas). Bgmana cara pelaporannya saya, Gan! Mohon bantuannya. Trims sebelumnya!

    Balas
  14. pipit
    pipit says:

    bagus, aplikasinya membantu sekali, untuk tambahan sebaiknya entrian data untuk 1770 S-I & II juga sekalian pak..:D

    Balas
  15. novrina
    novrina says:

    Pak, tanya ya, kalo ada perubahan gaji per bulannya, di pertengahan tahun, bagaimana cara pengisiannya ya ?

    Balas
  16. nimas
    nimas says:

    Makasih banyak mas, sangat membantu 🙂
    Btw, kok saya nggak bisa pindah ke data no. 2 ya, link panah-nya nggak jalan apa gimana?
    Terima kasih.

    Balas
  17. Weni
    Weni says:

    Untuk istri walaupun sudah menikah PTKP tetap dengan menggunakan yang PTKP TK (utk diri sendiri saja) kan? utk menggunakan aplikasi ini statusnya diisi dg TK berarti ya, karena apabila K/0 jadinya ngikut PTKP yg K/0

    Balas
  18. DYANA
    DYANA says:

    really helpful…
    mau tanya, kalau udah ikutin tutorial macronya, tapi tetep nggak bisa itu kenapa ya?

    thanks

    Balas
  19. amry
    amry says:

    gan permisi mau tanya kok pada spt 1770s pajak terutang masih muncul padahal jumlah di bukti potong sudah nihil

    Balas
  20. Amalia Muchtar
    Amalia Muchtar says:

    Mau tanya pak. aku kan dari januari sampai april masih kerja, nah mulai akhir april aku resign, gimana untuk pelaporan sptnya mas? terimakasih

    Balas
  21. nurmalasari
    nurmalasari says:

    Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih atas aplikasinya yang sangat bermanfaat, yang saya mau tanyakan, di bagian isiian pph yang telah dipotong kok gak muncul ya angkanya?
    kira2 ada kekeliruan dimana ya..
    Trus juga aplikasinya blm bisa dipakai untuk karyawan yang keluar masuk di tahun berjalan ya?
    mohon informasinya, terima kasih

    Balas
  22. novrina
    novrina says:

    Mau tanya, jika total pendapatan bulan 1-5, 25 juta dan bulan 6-12 total 50 juta, cara isi excel nya bagaimana ya ?

    Balas
  23. Novrina
    Novrina says:

    Mau tanya pak, jika pendapatan dari bulan 1-5 totalnya 25 juta dan bulan 6-12 totalnya 35 juta.
    Isi form nya bagaimana ya ?

    Balas
  24. Roy SDA
    Roy SDA says:

    Terimakasih banyak artikelnya sangat membantu, saya akan terus nyimak siapa tahu ada update atau revisi.

    Balas
  25. Hadi
    Hadi says:

    Gan klau per bulan kok PTKP nya ngak di bagi per bulan ya kok tetep setahun Gan Yaa jadi pph terutangnya ngak muncul di tabel gan

    Tnx Gan

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Gan Hadi
      Kalo donlot yg bruto sebulan, PTKP-nya tetap setahun, hanya saja nanti excel akan mengalikan penghasilan sebulan menjadi setahun. Tapi di bukti potong A1 sudah benar kan ketampilnya.

      Balas
  26. Abdul Hamid
    Abdul Hamid says:

    Pak Dwi,
    Saya mau izin download untuk belajar, karena saya kurang paham dalam hal pajak ini. Semoga Bapak bertambah ilmunya dengan berbagi tools ini. Aamiin.

    Balas
  27. SOLIKIN
    SOLIKIN says:

    Dear All,

    Setelah saya coba kotak katik , terkait No.6 Form 1721A1 , ternyata angka 9 seharusnya diganti dengan angka 13
    baru ling rumusnya benar, silahkan dicoba untuk membuktikannya ;
    =IF(LEFT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;13;FALSE);1)=”K”;RIGHT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;13;FALSE);1);””)

    =IF(LEFT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;13;FALSE);1)=”T”;RIGHT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;13;FALSE);1);””)

    Salam,

    Solikin

    Balas
  28. SOLIKIN
    SOLIKIN says:

    Dear Admin,
    Terimakasih banyak aplikasinya, saya ikut mengambil manfaat terkait aplikasi ini.sama dengan rekan Finta, No.6 jumlah tanggungan terkait dengan PTKP.TK/0, K/0 … dst.. rupanya rumusnya belum link ke DataA1, karena setelah saya coba untuk next dan prev..hasilnya beda.
    Mohon disempurnakan , agar lebih bermanfaat lagi.

    Balas
  29. erfan
    erfan says:

    gan gan izin download yah…. sama mau tanya ni kalo tunjangannya berbeda tiap bulannya gimana dong gan terus kalo ada uang lembur gimana

    Balas
  30. Mochamad Riza
    Mochamad Riza says:

    Admin,

    Sehubungan dengan pengisian 1721A1 khususnya untuk perhitungan biaya jabatan, apakah jumlahnya dipengaruhi oleh jumlah bulan bekerja? Setahu saya jumlahnya langsung dihitung dari total gross annual income dikalikan 5% dan maksimal 6 juta rupiah.
    Jika menggunakan aplikasi 1721A1 di atas, faktor jumlah bekerja turut berperan dalam menentukan besaran biaya jabatan.
    Mohon maaf jika saya salah. Terima kasih.

    Salam

    Balas
  31. Mochamad Riza
    Mochamad Riza says:

    Dear Pak Dwi,

    Terima kasih sekali atas aplikasi Excel 1721 A1 dan 1770 nya. Sangat membantu bagi perusahaan yang belum memiliki payroll system.
    Setelah saya coba pakai sepertinya ada cell yang rumusnya harus diperbaiki di sheet 1721A1 untuk status PTKP dimana rumusnya adalah di bawah ini:

    IF(LEFT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;9;FALSE);1)=”K”;RIGHT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;9;FALSE);1);””)

    harusnya seperti di bawah ini (diambil dari kolom no. 13 bukan 9):
    IF(LEFT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;13;FALSE);1)=”K”;RIGHT(VLOOKUP(AQ1;DataA1!$A$3:$AU$302;13;FALSE);1);””)

    Mohon diperbaiki apabila memang salah. Terima kasih.

    Salam,
    M. Riza

    Balas
  32. Dewi
    Dewi says:

    Min.. klo bukti potong untuk pegawai outsourcing di lembaga pemerintahan pakai bukti potong 1721 A1 atau yang tidak final?

    Balas
  33. arman
    arman says:

    terima kasih banyak, sebagai orang yg masih awam pajak, aplikasi ini sangat membantu sekali. jempol untuk amsyong.com

    Balas
  34. Luthfi
    Luthfi says:

    Terima kasih sangat membantu sekali.

    untuk Kolom HB (hidup berpisah) ada baiknya dimasukan juga link nya.
    kalau tidak salah itu untuk orang yang bercerai.

    Balas
  35. Finta
    Finta says:

    Terimakasih atas sharingnya, sangat berguna buat saya..
    yang saya mau tanyakan kenapa untuk form 1721-A1 bagian A no 6, jumlah tanggungan tidak sesuai dengan data yg diinputkan ya?

    Balas
  36. Ari Wibawa
    Ari Wibawa says:

    trmkasih pak,sangat membantu
    masukan :

    status tidak ter update pak contoh kita iput K/0 muncul K/2
    form 1770S setelah Zahra tidak muncul lagi.

    kalo berkenan Pak request yg isian untuk WP saja 1770SS dan 1770S untuk dibuatkan formulanya.
    terimaksih

    Balas
  37. Ari Wibawa
    Ari Wibawa says:

    Terimakasih Pak, saya cari2 dari kemarin . sangat membantu
    Masukan Pak :
    1. Status K/1,2,3 di 1721A1 tidak muncul contoh K/3 muncul di data K/0, K/0 muncul K/2
    2. 1770S setelah Zahwa sudah tidak muncul lagi

    mohon diperbaiki, jika berkenan boleh request yang isiannya wajib pajak saja boleh pak di buatkan aplikasinya.
    yg 1770S dan 1770SS.
    terimakasih

    Balas
  38. Kedavra
    Kedavra says:

    Sangat BERMANFAAT pak artikel dan File nya, tapi sudah saya aktifkan MACRO-nya tetap tidak berfungsi icon tombol di excel nya pak. tolong pencerahannya. terimakasih.

    Balas
  39. Dila
    Dila says:

    sore pak, saya mau tanya. saya berkerja di perusahaan yang sudah memakai espt, pada saat lapor tahunan PPh 21 tgl 20 januari 2015 kemarin saya hanya melaporkan karyawan yang kena pajak saja, begitu juga saat impor data bukti potong A1, jadi untuk karyawan yang di bawah PTKP (nihil) tidak mempunyai bukti potong A1 dan tidak di laporkan.

    yang mau saya tanyakan:

    apakah yang saya lakukan tersebut sudah benar atau belum?
    bagaimana cara lapor tahunan OP untuk karyawan yang mempunyai npwp tetapi tidak mempunyai bukti potong A1?

    terima kasih pak.

    Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *