,

Kertas Kerja Penghitungan PPh Pasal 21 dengan PTKP 2015

Dari beberapa pertanyaan masuk terkait penerapan PTKP tahun 2015 ini, beberapa menanyakan tentang kertas kerja untuk penghitungan PPh 21 pegawai tetap. Pada artikel lama yang masih menggunakan PTKP lama (yg berlaku 2013-2014) sang pembuat file, Bapak Faisal mengunci sheet yang digunakan sebagai referensi PTKP sesuai PMK-122/PMK.03/2015 yaitu pada sheet baca. Secara pribadi saya bisa merubah tetapi lebih afdol jika empunya turun tangan, maka dari hasil blogwalking di blognya Pak Faisal akhirnya nemu juga file kertas kerja dengan PTKP terbaru.

Pak Faisal membagi beberapa file antara lain kertas kerja untuk perhitungan PPh 21 bagi pegawai tetap dan pensiunan. Selain itu juga ada contoh csv impor untuk bukti potong 21 tidak final.

KK PPh 21

Petunjuk penggunaan:

  1. Misal Anda ingin menggunakan untuk menghitung pegawai tetap maka gunakan sheet “Kertas Kerja 1721 I Bulanan”  dan setelah sampai pada masa pajak desember, pindahkan datanya pada sheet “Kertas Kerja 1721 A1 2015” untuk pembuatan bukti potong 1721-A1.
  2. Pada masing-masing workbook tersedia petunjuk penggunaan yaitu “BACA” dan di akhir workbook ada sheet “CSV” yang bisa Anda gunakan sebagai file impor untuk e-SPT PPh 21. Unuk isian rincian penghasilan bisa diisi pada sheet Masa Pajak untuk kertas kerja PPH 21 bulanan, sedangkan pada kertas kerja pembuatan bupot 1721-A1 bisa diisi pada sheet Entry Data.
  3. Pada sheet “BACA” tersedia kontak Pak Faisal yang bisa dihubungi via email dan pranala ke blognya. Silahkan dihubungi jika ada kesulitan teknis dan beliau AR juga di KPP PMA Satu, yg pasti ilmunya lebih maknyus daripada saya 8-). Sekali lagi kertas kerja disini bukan format baku yang dimau DJP tetapi salah satu cara untuk menghitung PPh 21 dan formatnya bebas semau WP asalkan cara hitungnya sesuai dengan Per-32/PJ/2015. Semoga bermanfaat.

 Penghitungan kertas kerja PPh 21Pembetulan PPh 21 Untuk Pegawai Tidak Tetap

Beberapa pengunjung bertanya via surel untuk pembetulan PPh 21 karyawan secara massal dan pegawai tidak tetap setelah pemberlakuan PTKP tahun 2015. Pada postingan sebelumnya saya hanya menunjukkan pembetulan bagi pgawai tetap dan caranya edit satu per satu dengan asumsi jumlah pegawai tidak banyak, tetapi bila jumlahnya ada ribuan jelas bikin jari keriting juga. Dan sebagian pengunjung juga merasa PTKP harian yang sebelumnya 200.000/hari tetap tidak berganti menjadi 300.000/hari di e-SPT PPh 21 padahal referensi PTKP sudah diubah menjadi 36.000.000. Yang kasus terakhir ini saya belum nemui 😕

Solusi sementara yang bisa saya tawarkan untuk dua kasus di atas yaitu dengan melakukan prosedur impor file CSV sebagai alternatif pengisian secara manual. Templat file CSV untuk impor sudah tersedia secara built-in pada aplikasi e-SPT PPh 21 di direktori “C:\Program Files\DJP\e-SPT Masa 21-26 2014\dokumentasi\csv format\contoh csv” secara default.

Mohon maaf pengunjung sekalian, saya lagi fokus ngerjakan blog kantor (Timika) sekalian (ditunjuk) ngadmin disana jadi jarang buka blog sendiri, insyaAlloh senin dah kelar dan bisa ngurusi blog ini juga. Kemudian saya ucapkan selamat berakhir pekan, semoga mendapat waktu berkumpul dengan keluarga yang berkualitas. 😀

Kertas Kerja PPh 21 dengan PTKP 2015

Download KK PPh 21 via blog Faisal

38 replies
  1. Julius
    Julius says:

    di kolom yg B.16 yang keluar kan seharusnya SSP/Pbk yg di setor tetapi knapa yg kluar PPh yang terhutang ya di kolom B.16

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      B.16 di excel ini atau di aplikasi e-SPT nya? Untuk di kertas kerja memang PPh 21 kurang bayarnya, untuk nilai yang disetor diinput di aplikasi e-SPT PPh 21

      Balas
  2. Fajar
    Fajar says:

    PTKP 2016 sudah keluar yang baru, tolong buatkan lembar kerjanya dong, dengan nilai PTKP 54,000,000. 😀

    terima kasih

    Balas
  3. Indra PN
    Indra PN says:

    Pak untuk “Kertas kerja 1721 I Bulanan” pada saat dibuka ada peringatan recover contents of this work book, saya klik No tidak tampil apa-apa, saat saya klik Yes Tampil tapi ada peringatan error :
    Removed Part: /xl/comments1.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments2.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments3.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments4.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments5.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments6.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments7.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments8.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments9.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments10.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments11.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Removed Part: /xl/comments12.xml part with XML error. (Comments) Load error. Line 2, column 174.
    Apakah ini akan mempengaruhi kinerja apliaksi nya?
    Terimakasih..

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Sore Pak Indra
      Sepertinya maslaah kompatibilitas aplikasi MS Office yang dipakai, biasnaya pengaruh ke layout yang berantakan, untuk formula biasanya tidak terpengaruh.

      Balas
  4. Dedy Bahagiadi
    Dedy Bahagiadi says:

    Siang Pak Dwi Utomo.
    mau tanya tentang pinjam meminjam uang untuk suami istri yang PH ( pisah harta ) :
    1. Apakah uang yg dipinjamkan statusnya akan menjadi hibah ( karena adanya formulir/lembar Pajak Terutang Gabungan suami istri )
    2. Bila bukan hibah apakah akan bayar..?
    2. Apakah statusnya normal seperti bila kita meminjam kepada orang lain / bank , dimana didlm SPT akan kita tulis kewajiban besarnya hutangnya kita.
    Terima Kasih, Mohon pencerahannya Pa..

    Balas
  5. Iraswati norina
    Iraswati norina says:

    Saya CV baru,pengen belajar buat laporan pajak sendiri,dari awal proses jual beli sampai pelaporan bulanan,tahunan n perbaikanya,kira2 ada wadah untuk itu gk? Bantu info dong!
    Mksh sebelumnya.

    Balas
  6. dinda puspita
    dinda puspita says:

    saya dinda, mau bertanya..
    jika suatu perusahaan selama tahun yang bersangkutan telah membayar komisi kepada para pegawai freelance nya sebesar Rp 178.000.000 dengan pajak PPH yang d bayarkan perusahaan, itu berapa ia pajaknya tersebut?ada tarif yang di kenakan atas komisi?
    mohon bantuannya , terimakasih ^^

    Balas
  7. Didik
    Didik says:

    Terima kasih, semua postingannya membantu masalah pekerjaan saya.
    jangan jenuh pak Dwi, tetap semangat memberikan pencerahan dan solusi bagi pembaca.

    Balas
  8. salmawati
    salmawati says:

    bagaimana ya kami sudah mendapatkan no efin tahun lalu, nah saat ini kami mau siap2 lapor spt th 2015 bagaimana ya caranya misalnya alamat emailnya sdh tdk valid lagi , kan bloleh ganti alamat email kan, tp setelah kami mencobanya tuk masuk tuk apadate data dgn isi npwp kemudian isi kode efin malhan info prosessingya hasilnya npwp tdk terdaftar padahl kami sdh efin tahn lalu ,, gmana .mohon penjelasannya

    Balas
  9. Moris
    Moris says:

    selamat sore pa dwi.. ada yg mau sy tanyakan pak.. perusahaan baru kami bergerak di bidang jasa PJTKI .. kira2 apa saja ya kewajiban perpajakan saya .. thanks infonya..

    Balas
  10. Hery
    Hery says:

    Pak Dwi
    Selama 4 bulan ini, saya kesulitan melakukan koreksi PPh 21, karena perusahaan pindah KPP
    – Saat diajukan koreksi, KPP baru mengatakan SPT Normal tidak ditemukan. Kontak dengan Data Informasi, hasil tetap sama.
    – Diajukan ke KPP lama, data sudah tidak ada.
    – Hubungi kring pajak, hanya diberi nomor tiket dan mengatakan sudah diteruskan ke ybs. Sampai saat ini tiket masih open
    – Sudah hubungi ke kantor wilayah, dikatakan WP tidak diperkenankan menghubungi. Seharusnya KPP yang menghubungi.
    Kami selaku WP yang berusaha mematuhi ketentuan perpajakan, merasa kesulitan untuk pelaporan pajaknya. Mengapa proses perpindahan data begitu lama, pak.

    best regards

    Balas
  11. Irawan
    Irawan says:

    Selamat siang pak Dwi,

    Mengenai kertas kerja PPh 21 bulanan, untuk insert (tambah baris baru), kenaoa tidak bisa ya Pak?
    Tolong diberikan tutornya dengan jelas ya Pak…

    Salam,

    Irawan

    Balas
  12. tri
    tri says:

    saya mau tanya cv saya bergerak dibidang jasa dan tidak mempunyai karyawan tetap..jika ada kerja baru di bayar..apakah SPT pasal 21 nihil ? dan perlukah membuat hitungan PPH21 pada kertas kerja ?

    Balas
  13. Daisy Limanau
    Daisy Limanau says:

    Aduh mumet ah, rumusnya banyak bangeeeeet
    Untung kantor aku sudah ganti Program Excelnya menjadi Aplikasi http://www.akuntan.work
    jadi ngak usah mabok ngafalin MANTERA formula excel lagi
    kerjaan jadi mudah dan cepat selesai.
    kalau nga bisa beneran AMSYONG deh eike 🙂

    Balas
  14. suci adinda
    suci adinda says:

    Pak mohon izin utk bertanya

    Sy sdh membaca artikel bpk yg berjudul “Cara Merubah PTKP Pada e-SPT PPh 21 dan Pembetulan SPT PPh 21” kebetulan sy jg ada pembetulan PPh Ps 21 Jan-Jul 2015 & menggunakan ESPT.
    Saya sdh ikuti petunjuk dari artikel bpk, tetapi setelah sy lapor pajak & sy lihat Tanda Terima dari KPP bukan Lebih Bayar melainkan Kurang Bayar.
    Sy tanya ke petugas KPP katanya kalau lapor pakai ESpt petugas tinggal print aja kemungkinan ada salah pd waktu input.
    Mohon penjelasan nya . Trims

    Balas
  15. novi
    novi says:

    saya bingung dengan kecerdasan petugas pajak, masa sih tanya hal normatif jawabnya di ping-pong kiri kanan, mengenai PKP apanya yg online? kalau online pembeli tidak usah input faktur karena otomatis TERPOSTING dari laporan pajak keluaran si penjual, SUDAH BAYAR PAJAK PAKAI RIBET PULA

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang Bu Novi
      Di KPP ada petugas dimana ibu bisa mencari/konsultasi tentang perpajakan, ada petugas helpdesk yang biasanya berjaga di area loket pelayanan atau Account Representative. Untuk layanan pertanyaan umum bisa dengan menghubungi kring pajak 1500200 atau dengan mencari konten resmi di pajak.go.id
      PKP online? mungkin e-faktur ya maksudnya bu, program ini terus-menerus dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, jika masih bingung juga untuk pengoperasiannya silahkan kembali hubungi account representative di KPP ibu terdaftar. Semoga keluhan wajib pajak bisa diatasi oleh unit yang terkait di DJP.

      Terima kasih

      Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *