e-Form Pajak, Alternatif Lapor SPT Mirip Efiling Tapi Offline

Satu lagi kabar baik dari DJP, bagi Wajib Pajak yang lagi getol-getolnya mau lapor SPT tahunan kini dapat mencoba program baru untuk ngisi SPT, namanya eFORM, jika diartikan mentah-mentah jadinya formulir elektronik, memang tidak salah, karena nanti Wajib Pajak tinggal mengisi formulir yang download dari djponline kemudian bisa diisi tanpa harus selalu nyambung dengan internet. Yuk dicoba aja, kali aja jodoh cocok.

Apa Itu e-Form?

Penyampaian SPT dengan mengisi formulir elektronik yang berkestensi XFDL. Formulir tersebut dapat dibuka di PC Windows atau Mac dengan menggunakan aplikasi viewer dan nantinya Wajib Pajak tinggal mengisi formulirnya dan menguploadnya langsung dari formulir tersebut.

Apa keuntungan menggunakan eForm?

Jika pada efiling Wajib Pajak harus selalu terkoneksi jaringan internet maka isian pada eform tidak harus terkoneksi internet, pengguna cukup konek internet hanya pada saat akan mengambil formulir dan pada saat menunggahnya saja (upload). Kadang-kadang efiling juga melambat ketika banyak Wajib Pajak yang ingin lapor SPT. Sementara untuk pengguna e-SPT, pengguna harus memasang aplikasi e-SPT sebanyak jenis pajak yang mau dilaporkan. Sehingga eForm hadir sebagai alternatif lain yang mana 1 viewer bisa digunakan untuk mengisi berbagai formulir elektronik dari berbagai jenis pajak, dan form yang diisi tampilannya mirip dengan formulir SPT versi hardcopy/kertas.

Bagaimana Cara Mendapatkan e-Form

Wajib Pajak harus mempunyai efin terlebih dahulu karena loginnya melalui djponline.pajak.go.id, setelah login nanti akses ke fitur e-Form harus diaktifkan. Berikutnya yang harus disiapkan adalah Wajib Pajak harus memasang aplikasi viewer (IBM Form Viewer) di PC dan formulir dari djponline tinggal dibuka dan diisi.

Apakah setiap WP diwajibkan menggunakan e-Form?

Tidak, WP masih bisa menggunakan layanan penyampaian SPT lainnya, ini hanya alternatif pelaporan saja. Yang terpenting WP bisa bayar dan lapor sesuai ketentuan 😀

Masih Bingung Nih..

Yuk simulasi aja..

1. Mengaktifkan Layanan e-Form Pajak

Setelah anda login di djponline.pajak.go.id, secara default menu e-Form belum bisa diakses, sehingga perlu untuk diaktifkan, caranya dengan klik tombol Profil Lengkap

2. Contreng Layanan e-Form

Berikutnya scroll layar Anda ke bawah, dan beri tanda centang untuk eform dan klik tombol Ubah Akses. Anda akan diminta login ulang ke djponline.

3. Layanan Eform Aktif

Anda kini dapat mengakses layanan eform dengan mengklik menunya atau dengan alamat https://eform.pajak.go.id

4. Download EForm Viewer

Berikutnya yang hasrus Anda lakukan  adalah unduh aplikasi viewer agar formulir elektronik XFDL dapat terbaca di PC Anda, link resmi ada di bilah sisi kiri, nanti Anda akan diberi opsi mau unduh viewer untuk Windows atau MAC. Jika menginginkan sumber unduhan viewer lain yang resumable, dapat mengunduh di akhir link. Cara memasang viewer sangat mudah tinggal klik kanan run as administrator dan next-next sampai finish. Jika sudah klik Buat SPT

5. Tentukan jenis SPT

Pada tahap ini mirip dengan efiling, Anda akan disuguhi pertanyaan yang akan mengarahkan jenis formulir SPT apa yang cocok. Dalm simulasi ini, SPT saya sendiri sebagai PNS dengan penghasilan >60juta/tahun

6. Pilih Tahun Pajak

Kemudian pilih:

  1. Tahun Pajak
  2. Status SPT
  3. Jika pembetulan isi dengan urutan pembetulannya
  4. Contreng Hanya Kirim Token, hanya jika Anda sudah pernah mendownload eform tetapi lupa dengan kode token, kode token nanti digunakan untuk verifikasi saat akan upload SPT/eform
  5. Klik Kirim Permintaan
  6. Simpan di PC
  7. dan dengan Viewer sudah terpasang, Anda siap untuk mengisi eform Anda

7. Tampilan Eform Viewer

Eform Viewer yang sudah terpasang dapat Anda gunakan untuk membuka eform dari djponline, kurang lebih tampilannya seperti ini, dibawah adalah tampilan 1770S lampiran 2.

  1. Pada bagian 1 atau kiri atas adalah menu standar, seperti open, save, save a
  2. Tombol Selanjutnya>> untuk lanjut ke lampiran SPT berikutnya yaitu 1770S-I
  3. Jika Anda ingin mengisi pada tabel, cukup klik pada item dan rubah nominal sesuai data Anda
  4. Di daftar harta, utang dan keluarga disampingnya ada tombol +/- yang fungsinya untuk menambah baris atau menghapus inputan

8. Tampilan 1770S-I

Masih sama dengan lampiran II, disini Anda bebas untuk mengedit isi tabel. Jika ingin kembali ke lampiran sebelumnya/1770S-II klik tombol <<Kembali. Jika sudah keisi semua klik Selanjutnya>>

9. Tampilan Induk 1770S

Pada halaman induk isikan nomor telepon, PTKP dan semua kotak yang berwarna merah. Jika sudah semua klik Selesai

10. Tampilan Lapor dan Cetak

Pada tampilan ini Anda dapat mengisikan kode token/verifikasi, yang masuk ke email Anda dan dalam kondisi Online Anda dapat lapor SPT langsung dari eform dengan klik Submit

11. Riwayat Efiling/Eform

Setelah notifikasi berhasil, Anda dapat melihat di inbox email untuk tanda terima dengan subjek [e-Form] Bukti Penerimaan Elektronik. Jika dilihat pada djponline baik di menu efiling/eform akan terlihat bahwa eform sudah terlapor.

12. Cetak Arsip

Jika Anda menginginkan, Anda dapat mencetak arsip SPT klik ikon printer, untuk arsip akan ada watermak bahwa Cetakan Ini Tidak Untuk Dikirim Ke KPP, memang untuk arsip saja.

Gimana ringkas bukan, menurut saya jauh lebih praktis daripada e-SPT.

Ini hal-hal yang perlu diketahui terkait e-Form

  • Aplikasi eForm Viewer dapat digunakan untuk membuka semua jenis SPT baikk pribadi atau badan, tahunan ataupun masa
  • Token/kode verifikasi tidak memiliki masa kadaluwarsa, sepanjang token belum digunakan untuk jenis formulir SPT yang telah diunduh.
  • Kode pembetulan pada formulir yang telah diunduh dapat diubah sesuai dengan kebutuhan, token tetap masih dapat digunakan, tidak perlu meminta token kembali
  • Data Prepopulated/data siap saji (Daftar Harta/Utang/Tanggungan Keluarga) hanya muncul pada Formulir 1770S Tahun Pajak 2016
    jika:

    • Pelaporan SPT Tahun Pajak 2015 menggunakan e-Filing Web DJP Online
    • Pelaporan SPT Tahun Pajak 2016 dengan kode pembetulan sebelumnya (n-1) menggunakan e-Form
  • Anda bisa meng-upload lampiran (pdf), bila ada. Khusus untuk SPT LB, Lampiran wajib diupload.
  • Untuk SPT dengan status Kurang Bayar wajib menginput NTPN

Semoga bermanfaat dan memudahkan Anda

Download e-Form Viewer dari djponline (harus setelah login djponline), klik disini

Download e-Form Viewer resumable, bisa diunduh dengan IDM dll, klik disini

Referensi:

  1. Eform pajak.go.id
  2. SinauPajak
  3. TTKI DJP

 

23 replies
  1. nur
    nur says:

    saya juga mengalami tidak bisa submit, kenapa ya pak? tertulis “ada kesalahan koneksi ke server” padahal saya online terusdan koneksi internet saya bagus. terima kasih.

    Balas
  2. livia melda
    livia melda says:

    kalau tidak bisa submit itu kenapa ya pak? tertulis “ada kesalahan koneksi ke server” padahal saya online terus. terima kasih.

    Balas
  3. Pelala
    Pelala says:

    Izin bertanya Pak Dwi, untuk pengisian 1770 WP OP dengan PP 46, dikatakan wajib mengunggah lampiran (blok warna merah). lampiran apa yang di maksud ya? fyi: status SPT Nihil.

    Terima kasih sebelumnya

    Balas
  4. Ridwan
    Ridwan says:

    Siang Pak Dwi, saya akan melaporkan dengan efiling 1770S setelah semua isian telah lengkap, dan melanjutkan ke pernyataan  untuk buat draft/arsip/submit SPT guna untuk cek ulang bila masih ada kurang lengkap, tetapi dalm proses pernytaan setuju/agree loading aja (alias muter aja) tidak selesai2 kayak ngehang kalau keluar/stop harus ketik/isi ulang daftar harta karena banyak itemnya, gimana solusinya ? terimakasih sbelumnya

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore Pak Ridwan
      Saya tidak tahu penyebabnya, jika koneksi internet bapak sudah kencang, bisa jadi server efiling sudah mulai lambat karena ramai diakses. Untuk efiling memang tidak ada tombol save khusus, asal konek inet seharusnya ketikan beralih ke lampiran lain data akan tersimpan otomatis.
      Saya rasa ini waktunya bapak mencoba eform atau eSPT, sehingga hanya online saat akan submit SPT saja.

      Balas
  5. DPratomo
    DPratomo says:

    Terimakasih.. Jurus e-Form ini dan dengan tutorial ini bikin semangat. Tapi mohon advisnya untuk bentuk 1770 berikut:1. Bagaimana cara men-save file e-SPT jika proses pengisiannya harus dihentikan sementara dan akan dilanjutkan lagi lain waktu..

    2. Lembar2 bukti potong (formulir 1721-IV) kami lumayan banyak. Haruskah dikirim semuanya atau cukup tabel summary-nya saja?

    3. Jika harus dikirim semuanya bagaimana teknis menggabung sekian file pdf dalam satu file pdf baru sesuai yang boleh diaplod ke e-SPT.

    Terimakasih

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat sore Pak Djuned

      1. Untuk menyimpan isian sementara eform dapat dengan mengklik ikon “Save Form” yang gambarnya disket di kiri atas menu aplikasi. Jika ingin jaga-jaga dapat juga di-save as dengan nama lain
      2. Bener gak salah tulis ini pak, 1721-IV itu untuk SPT masa PPh 21, jika yg dimaksud 1770-IV itu juga isian untuk daftar harta, utang dan keluarga
      3. Untuk menggabung PDF dapat menggunakan aplikasi DoPDF, PDF Creator, adobe acrobat, Foxit Phantom dll. Banyak pilihan pak, layanan online semisal smallpdf.com juga bisa. Jangan lupa setelah digabung pastikan sizenya tidak melebihi batasan yang dibolehkan

      Salam

      Balas
  6. mat
    mat says:

    Siang Pak Dwi, saya ingin bertanya sedikit . WP yg mengisi form PP46 (SPT 1770) harus mengunggah lampiran dalam bentuk PDF. Lampiran apa yg dimaksud ya?

    Balas
  7. Simon Nanlohy
    Simon Nanlohy says:

    Saya lihat di djponline kok aplikasi Forms Viewer tidak tersedia utk versi Mac. Mohon penjelasannya apakah memang ada utk Mac dan bagaimana mengunduhnya. Terima kasih.

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Untuk SPT LB harus disampaikan ke KPP terdaftar pak, sedangkan untuk efiling/eform UMKM yg nihil lampirannya adalah scan laporan keuangan atau bukti potong jika ada.

      Balas
  8. Krisna
    Krisna says:

    Pagi Pak Dwi , ijin bertanya apabila seorang dokter bekerja di rumah sakit sebagai dokter part time (tenaga ahli nenerima penghasilan berkesinambungan) dapet bupot tidak final , untuk pengisian di SPT Tahunan apakah masuk di kolom sehubungan dengan pekerjaan? Karena setahu saya kalok untuk pekerjaan bebas digunakan ketika ada praktik sendiri di klinik

    Balas
    • Dwi Utomo
      Dwi Utomo says:

      Selamat siang Pak Krisna, iya bener pak dimasukkan ke PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN, nanti dihitung ulang di halaman induk SPT

      Balas

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *