Catat! Per Januari 2018, SPT Masa Nihil (21/25/PPN) Gak Perlu Lapor

9
1762
Per Januari 2018 SPT Masa Nihil Tidak Wajib Lapor

Ada kabar gembira buat Wajib Pajak, terhitung mulai masa pajak Januari 2018 SPT Masa Nihil tidak lagi wajib dilaporkan. Nah enak kan, terutama buat karyawan bagian pajak jadi nggak perlu repot-repot datang ke KPP atau bikin CSV buat efiling laporan SPT masa. tapi mesti diingat juga nggak semua jenis pajak nihil yang gak wajib lapor. Simak selengkapnya pada rangkuman di bawah ini, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (PMK) Nomor 9/PMK.03/2018.

Pada akhir bulan kemarin, tepatnya 23 Januari 2018, Bu Menkeu menetapkan PMK terbaru yang menyempurnakan aturan terkait pelaporan SPT yg lama, yaitu PMK Nomor 9/PMK.03/2018 tentang PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 243/PMK.03/2014 TENTANG SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) merevisi aturan lama yaitu PMK-243.

Beberapa poin yang membuat ringan beban administrasi WP dalam pelaporan SPT Masa adalah menghapus kewajiban laporan SPT masa khususnya PPh Pasal 21, 25 dan PPN sehingga pada kondisi tertentu, WP tidak perlu lagi repot-repot lapor SPT dalam hal kondisinya NIHIL. Nihil artinya tidak ada pajak yang dipotong/pungut alias Rp0 (nol). Selain menghapus beberapa kewajiban laporan SPT masa, ada juga kewajiban lapor yang semula bisa manual (lapor dengan berkas) menjadi wajib dengan e-filing (nah lho..)

Langsung saja ya saya paparkan poin perubahannya:

A. Terhitung mulai Masa Pajak Januari 2018 dan seterusnya, berlaku ketentuan sebagai berikut:

No Jenis SPT Kewajiban Pelaporan Dasar Hukum sesuai PMK-9
1 SPT Masa PPh Pasal 25 Nihil Tidak Wajib Lapor Pasal 10 ayat 4
2 SPT Masa PPh Pasal 25 Kurang Bayar Tidak Wajib Lapor Pasal 10 ayat3
3 SPT Masa PPH Pasal 21 Nihil Tidak Wajib Lapor Pasal 10 ayat2
4 SPT Masa 21 Masa Desember WAJIB LAPOR Pasal 10 ayat 2(a)
5 SPT PPN Pemungut Nihil Tidak Wajib Lapor Pasal 10 ayat 8(a)
6 PPN KMS selain PKP Tidak Wajib Lapor Pasal 11 ayat 2(a)

Ulasan dikit dari tabel di atas

  • Untuk PPh 21 nihil (bisa karena tidak ada karyawan atau ada karyawan tapi penghasilannya di bawah PTKP) gak wajib lapor kecuali nihil tersebut dikarenakan adanya Surat Keterangan Domisili (Certificate Of Domicile), tetapi pada saat masa pajak desember wajib lapor, sehingga pada masa pajak desember akan terlihat secara keseluruhan sepanjang tahun berapa jumlah pemotongan PPh 21 yg dilakukan perusahaan/pemberi kerja, pada laporan masa pajak desember data 1721-I tahunan akan digunakan sebagai data pre populated untuk bukti potong 1721-A1/A2 sehingga akan konek ke e-filing. Manfaatnya agar saat karyawan/pegawai lapor SPT PPh OP tahunan via efiling sudah tersedia data pemotongan PPh dari tempat dia bekerja.
  • Untuk PPh 25 nihil, bila sebelumnya wajib lapor ke KPP walaupun cuma dengan SSP kosong, nihil pula, maka sekarang dihapuskan. Jika ada PPh 25 kurang bayar ya tanggal setornya akan dianggap sebagai tanggal lapor juga. Otomatis WP yg PPh 25 gak perlu lagi ke KPP.
  • PPN pemungut nihil berlaku bagi bendahara atau yang ditunjuk sebagai pemungut PPN, bila sebelumnya lapor dengan form 1101 PUT maka sekarang jika tidak ada PPN yang dipungut maka tidak wajib lapor SPT PPN 1101 PUT lagi.

B. Terhitung mulai Bulan April 2018 dan seterusnya berlaku ketentuan sebagai berikut:

No Jenis SPT Kewajiban Laporan Dasar Hukum sesuai PMK-9
1 SPT Masa PPh pasal 21 e-SPT Wajib e-Filing Pasal 8 ayat 6
2 SPT Masa PPN 1111 e-SPT Wajib e-Filing Pasal 8 ayat 7

Catatan dikit: e-Filing adalah salah satu media pelaporan SPT Masa, pada PMK-9 kewajiban mulai Bulan April 2018 adalah WP yang sebelumnya sudah pernah lapor SPT Masa PPH 21 dan/atau SPT Masa PPN dengan menggunakan e-SPT maka pada bulan APril dia sudah harus beralih menggunakan saluran tertentu. Saluran tertentu antara lain melalui laman DJP/e-filing, jasa ASP, saluran suara digital, jaluran komunikasi data dan saluran lain yang ditunjuk. Pada dasarnya akses yang mudah adalah dengan e-filing, kecuali menginginkan jasa pihak ketiga yang resmi (ASP) boleh-boleh saja. Pada pelaksanaannya untuk masa pajak Maret 2018, WP yang mau lapor ke KPP tidak bisa lagi lapor CSV dan induk SPT ke TPT, sebagai gantinya dapat mengunggah CSV ke laman e-filing yang mana menggunakan jaringan internet. Jika belum tahu caranya gimana dong, ya nanti bisa minta bantuan helpdesk atau AR untuk bantuan upload CSV-nya dan pastikan Anda sudah punya e-fin dulu.

Mungkin akan terasa ribet buat laporan via e-filing, terlebih bagi WP yang berada di wilayah terpencil dan susah akses internet seperti di wilayah kantor saya yang lama dulu di Timika/Papua. Tetapi tujuannya baik untuk memudahkan WP dan menyinronkan data. Sehingga ke depannya bisa lebih praktis buat WP dan terintegrasi buat data di KPP. Jangan ragu minta bantuan ke KPP. Semua layanan tersedia GRATIS.

Selamat makan malam dan selamat beristirahat 🙂 Jangan lupa lapor SPT Tahunan juga ya :mrgreen:

Download PMK Nomor 9/PMK.03/2018.pdf

9 KOMENTAR

  1. Laporan nihil untuk tahun januari – November 2018 kan gak wajib lapor?  Bagaiman dengan laporan tahun 2017? Apakah wajib dilaporkan? Karna ada sisa beberapa bulan yang belum dilaporan pada tahun 2017.

  2. Mas, mau tnya. Sy buat CV baru di bln Oct 2017 lalu. Tapi smpai skrg belum ada kegiatan jual beli. Apakah sdh hrs lapor pajak.? Sementara smpai skrg belum ada kegiatan apa2.

     

    Trims

    Salam

    Hartanto

  3. Mas Admin, e SPT PPN kalau lebih bayar sudah bisa e filling? Th 2017 lebih bayar harus lapor ke KPP.

    • Pak Devy, dari info yang saya dapat di TPT. PPN LB tetap disampaikan ke KPP. Saya masih belum nemu aturan, untuk setelah April 2018 apakah PPN LB bisa melalui efiling atau melalui TPT KPP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.