Salah satu komponen biaya usaha yang dapat dimurahkan demi memperbesar profit adalah biaya software dan hardware. Biaya software meliputi penggunaaan aplikasi baik yang berbayar misalkan microsoft office, windows, aplikasi akuntansi atau point of sales (POS), biaya hardware bisa meliputi PC/laptop.scanner atau printer. Berikut tips yang bisa dimaksimalkan agar biaya-biaya tersebut berkurang atau hilang.
Read more: Cara Gratisan Patuh Pajak- Hardware: PC anda jadul (hanya intel gen 8 atau RAM cuma mentok 4GB) silahkan backup data penting perusahaan dan ganti Windows dengan linux. Pusing? bisa iya jika tidak ada orang yang paham tentang linux, tetapi jika mau belajar bisa dari banyak sumber seprti yutub, blog-blog atau komunitas, linux punya banyak varian OS, yang populer seperti ubuntu server untuk servernya dan ubuntu desktop untuk PC/laptop harian. Masih mau berdebat? banyak varian linux lain yang lebih enteng dan ramah laptop tua renta. Pake linux sekarag tidak sehoror 10-15 tahun lalu yang dominan dengan baris perintah di terminal (di windows disebut command prompt) dan nyatanya smartphone android adalah contoh nyata bagaimana linux digunakan di perangkat tangan kita.
- Office: Office 365 personal yang hanya untuk satu orang langganannya $99/tahun, di linux Anda bisa ganti dengan libreoffice atau saya pribadi lebih suka OnlyOffice yang tampilan nya nyaris mendekati office beneran. Masih ada WPS Office dan banyak pilihan lain untuk sekedar ketik2, hitung dengan spreadsheet atau presentasi
- Untuk scanner barcode, bisa beli alat scan genggam dan menyambungkannya ke aplikasi POS (point of sale) seperti Lemon POS atau Floerant POS. Untuk printer ini yang agak tricky, jika sebatas nyetak saja biasanya sudah ada driver di linux yang dibuat baik dari produsen printer atau dari komunitas, yang agak repost prinbter keluaran terbaru yang multifungsi biasanya kurang didukung drivernya. Beli printer edisi lama yang mudah perawawatannya atau banyak suku cadangnya bisa jadi opsi terbaik. Solusi lain, bisa gunakan Linux untuk sistem operasi uatam dan masuk ke windows via dual boot untuk maintenance printer aja.
- Coretax bisa dikerjakan via browser jadi nggak masalah mau pake browser apa saja, saya sendiri cenderung pakai chrome atau firefox jika di linux.
Pro n Cons
- Windows dan deretan software berbayar menjanjikan kemudahan tetapi mahal, terutama jika Anda belinya lisensi resmi, bisa murah banget jika beli lisensinya bajakan tetapi ada bahaya lain semisal virus, spyware atau adware (iklan yg suka nongol) jika tidak hati-hati.
- Linux itu gratis begitu juga software pendukungnya, repotnya adalah jika Anda tidak memahami penggunaannya, solusinya bisa rekrut karyawan yang paham dunia opensource sehingga bisa pelan-pelan migrasi ke linux untuk fase awal.
- AI saat ini sudah semakin membantu baik di dunia windows atau linux, jadi manfaatkan untuk troubleshooting jika terjadi error, bahkan bisa digunakan untuk membuat aplikasi sendiri jika Anda sudah paham dasar-dasar software development.
Pada akhirnya tidak ada yang benar-benar sempurna, saya sendiri menggunakan windows CS di kantor, di rumah pake linux dan jika sering bepergian saya bawa macos di macbook. Antar OS tidak ada masalah dan semuanya masih lancar-lancar saja sampai dengan saat ini.

Leave a Reply