Tahun 2014-an silam, ketika saya masih kerja di Timika, Papua, saya punya blog aktif yang bernama sama dengan domain ini yaitu amsyong.com. Isinya masih membahas pajak, dan pernak pernik kerjaan kantoran. Tahun segitu artinya saya baru 5 tahun megawe di DJP. Hitungannya masih hijau daun alias anak kemarin sore. Blog itu menjadi pelampiasan saya untuk belajar menulis terlebih di Papua kala itu masih sepi hiburan, maklumjaugh dari mana-mana.
Read more: Normalisasi Domain Singkat cerita amsyong.com semakin ramai dan semakin banyak pengunjung, tetapi besar kapal besar juga gelombang, biaya tahunan untuk sewa hosting kala itu juga makin membengkak dan akhirnya saya memilih untuk tidak menlajutkan blog tersebut, walhasil domain amsyong.com pun hangus di tahun 2020an.
Setelah itu saya coba buat blog dengan berbagai nama yang selalu kandas di tengah jalan. Sampai akhirnya di 1 Mei 2026 ini, saya coba iseng-iseng buat blog lagi dan coba search nama domain amsyong.com dan voilaa.. ternyata domain amsyong.com available lagi dengan harga normal. Bak punguk merindukan bulan, yang punguknya naik Artemis II, akhirnya sayapun bisa memiliki domain legendaris yang sangat bermakna ini.
Proses membangun wordpress dimulai tetapi herannya domian dan hosting sudah aktif, wordpress pun terintall sukses tetapi saya sendiri tidak bisa mengakses website yg sudah kelar dibangun, sempat saya komplain ke tim teknis hosting, katanya mereka bisa akses. Sempat kebingungan saya coba akses via VPN ternyata bisa, dan gongnya diakses via DNS public (Google DNS, Cloudflare dsb) ternyata bisa juga. Dan ketemulah penyebabnya ternyata pada periode 2021-2022, domain amsyong.com sempat dipakai untuk website jdl.. Woow. Karena pernah sempat intip apakah domainnya nganggur tetapi isinya malah j*dol.
Untungnya ada notifikasi dari komdigi jika pemilik domain bisa banding jika merasa domainnya sudah bersih dari aktifitas terlarang, saya ajukan komplainlah dengan mengisi surat pernyataan dan surat permohonan.
Semoga bisa
