Sabtu, Desember 14, 2019
Beranda blog

Tanya Berjawab e-Bupot PPh Pasal 23/26

0

Pada bulan September 2019 lalu DJP meluncurkan aplikasi pajak berbasis web (web based application). Aplikasi tersebut dinamakan e-Bupot PPh 23/26. Nah dari namanya aja udah kelihatan kalau fungsinya untuk memudahkan para WP pemotong dalam membuat bukti potong PPh 23/26. Yang buat saya bertanya-tanya adalah..

Kilas Balik KSWP

0

Beberapa tahun lalu DJP menerbitkan aplikasi online yaitu iKSWP. Aplikasi pada awalnya menyediakan data bagi instansi non DJP untuk mengecek bagaimana status terakhir kewajiban perpajakan si pemohon. Hal ini berguna karena semenjak diluncurkannya Online Single Submission yang saya belum nemu arti bahasa Indonesianya, kira-kira layanan satu atap online lah, si pemohon tidak perlu bolak balik ke KPP untuk minta surat keterangan Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) atau Surat Keterangan Fiskal (SKF) dan juga Surat Keterangan Domisili Subjek Pajak Dalam Negeri (SKD SPDN), semua bisa dilakukan secara online yang semua layanan di atas bisa diakses di djponline.pajak.go.id

Tetapi kali ini yang saya tulis ulang dari sebuah resume di portal internal DJP yaitu tentang KSWP. Sudah pernah mendengar tentang NIB (Nomor Induk Berusaha)?? Nah itu salah satunya yang bisa didapat jika status KSWB pemohon sudah valid alias patuh sesuai syarat minimal untuk memperolehnya..

Mengisi, Memperbanyak DB (eSPT PPh OP)

0
Video Tutorial Mengisi DB eSPT PPh OP

Ini masih rangkaian dari serial postingan video saya sebelumnya. Jika yang sebelumnya tentang cara mendownload dan menginstal eSPT Tahunan PPH OP versi 1.6.1. Sekarang tentang cara mengisi dan menggandakan database pada eSPT PPh OP.

Unduh & Instal eSPT PPh OP

1

Ini adalah materi pajak yang cukup lawas, yaitu tentang cara menginstal aplikasi e-SPT Tahunan PPh Orang Pribadi. Tetapi saya pengen ulas lagi dengan lebih runut dan dibanding video saya yang lainnya.

Mungkin faktor umur juga kali ya, bikin saya malas ngetik, lebih enak capture video dan cuap-cuap sebisanya. Tetapi inshaalloh video ini akan berseri dan tuntas. Subscribe like dan komen untuk request atau bertanya ya.

Terima kasih

Mengulik Pajak Online Content Creator (Part 2 of 2)

0

Yuk lanjut ke lanjutannya materinya setelah pada bagian pertama banyak diuraikan dasar hukum dan istilah terkait konten online. Kali ini kita ulas jenis penghasilan yang bisa didapat oleh pembuat konten daring, alur kerja sederhana dan beberapa contoh bentuk kerjasama antara konten kreator dengan customer.

Mengulik Pajak Online Content Creator (Part 1 of 2)

1

Dulu sebelum dunia tersentuh jejaring internet, kita lebih akrab dengan media cetak dan elektronik visual. Media cetak antara lain majalah, koran/surat kabar, buletin dll. Media elektonik audio visual yang termahsyur termasyhur yang umum dinikmati adalah televisi dan radio. Saat ini semua media kuno atau konvensional di atas masihlah tetap bisa kita nikmati hingga saat ini, hanya mungkin pangsa pasar penikmatnya tidaklah sebesar dulu karena internet membawa medianya sendiri seperti sosmed, podcast (siaran audio), vlog ataupun blog seperti yang Anda baca saat ini.